• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Puka Creative House, Saat Teman Disabilitas Mampu Hadirkan Kreativitas

Editor
Kamis, 20 November 2025 - 06:36
Puka Creative House (Puka).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Puka Creative House (Puka).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Sejak berdiri pada tahun 2015, Puka Creative House (Puka) atau Pulas Katumbiri terus menghadirkan karya kreatif yang tidak hanya unik dan fashionable, tetapi juga sarat nilai pemberdayaan.

Didirikan sebagai bisnis sosial di bidang crafting, Puka berkomitmen memberdayakan teman-teman berkebutuhan khusus melalui produksi tas, aksesori, dan ragam produk kriya bernilai seni tinggi.

RelatedPosts

Parfum Stick Balm “Timeless by Six” Berawal dari Tugas Kuliah

Bootcamp Wiramuda Hebat di Garut Terus Berinovasi

Perajin Tahu Tempe Tertekan Harga Kedelai, Farhan: Lebih Efisien

Beroperasi di Jalan Jati No. 35, Kota Bandung, Puka menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif dan nyaman. Masyarakat dapat menemukan berbagai produk Puka secara langsung di Official Store Puka di The Park Jabar, Jalan Pahlawan No. 70, Kota Bandung.

Founder Puka, Dessy Nur Anisa Rahma menjelaskan, semangat inklusivitas menjadi fondasi utama berdirinya Puka. Hingga saat ini, Puka telah bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, SLB BC YPLAB Wartawan Bandung, serta komunitas tuli dan down syndrome se-Kota Bandung.

Sebanyak 15 orang penyandang disabilitas berusia 19 hingga 54 tahun telah bergabung sejak 2016. Melalui aktivitas produktif di Puka, mereka mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan karya yang bernilai ekonomi.

“Pada awalnya, saya memulai dengan self-manufacture. Ketika permintaan pasar meningkat, saya mencari partner kerja sama. Setelah menganalisis berbagai opsi, saya melihat potensi luar biasa dari teman-teman di Sekolah Luar Biasa (SLB). Ketika kami bertemu dan mencoba bekerja bersama, hasil karyanya sangat bagus,” ujar Dessy dikutip laman Pemkot Bandung.

Perlu diketahui, SLB memiliki berbagai mata pelajaran vocational seperti crafting, make up class, dan cooking class yang berfokus pada peningkatan hard skill.

“Daripada karya mereka hanya tersimpan di lemari, melalui Puka karya tersebut bisa memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi teman-teman disabilitas,” tambahnya.

Proses kerja inklusif tentu menghadirkan dinamika tersendiri. Dessy mengakui bahwa tantangan seperti miskomunikasi, khususnya dengan teman tuli, menjadi bagian dari proses belajar.

Dessy berharap, keberadaan Puka dapat semakin membuka mata masyarakat mengenai inklusifitas dan potensi besar penyandang disabilitas.

“Kesan bekerja bersama kawan disabilitas sangat menyenangkan. Mereka memberi warna baru untuk kami. Di balik hambatan mereka, ada banyak potensi yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Puka berharap produknya dapat diminati masyarakat yang lebih luas, sekaligus mengubah paradigma tentang kemampuan penyandang disabilitas. Ke depannya, Puka berkomitmen memperluas dampak sosialnya.

“Kami ingin dapat meng-hire lebih banyak kawan disabilitas agar manfaatnya semakin besar,” tutur Dessy.

Tags: Puka Creative House

Related Posts

Parfum Stick Balm “Timeless by Six”.(Foto: Dok. Kemendag)

Parfum Stick Balm “Timeless by Six” Berawal dari Tugas Kuliah

Editor
18 Juni 2026

Jumat pagi (12/6/2026) di Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB University, Bogor, Jawa Barat. Auditorium ramai dengan mahasiswa, pelaku usaha muda,...

Kegiatan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026, yang bertempat di Gedung Bela Negara, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (17/6/2026). ‎(Foto: Nijma Tazkiyatun Nafsi/ Diskominfo Kab. Garut)

Bootcamp Wiramuda Hebat di Garut Terus Berinovasi

Editor
18 Juni 2026

Bootcamp Wiramuda Hebat diikuti pemuda pilihan yang menyisihkan ratusan pendaftar lainnya. Dari 265 pendaftar, hanya 40 peserta yang lolos seleksi....

Jeni Tahu Populer dari kedelai

Perajin Tahu Tempe Tertekan Harga Kedelai, Farhan: Lebih Efisien

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Perajin tahu dan tempe adalah salah satu klaster UMKM yang terdampak kenaikan harga kedelai. Gejolak harganya menjadi...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
12 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian mengakselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional melalui peningkatan keterlibatan industri kecil...

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung.pph FINAL umkm

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM sebesar 0,5...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengunjungi perusahaan Agung Sari Utama di Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026). (Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Genjot Kinerja UMKM, Bupati Sumedang Gandeng Agung Sari Utama

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Untuk memperkuat jejaring UMKM Sumedang, Pemkab SUmedang dipimpin Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengunjungi perusahaan Agung Sari...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.