• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 9 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Editor
Jumat, 24 Juli 2026 - 06:40
Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

SATUJABAR, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi meluncurkan Rumah Sayur Kabupaten Kuningan di Perumda Aneka Usaha Daerah (PDAU) Kuningan, Jalan Siliwangi No. 9, Cirendang, Kamis, (23/7/2026). Kehadiran Rumah Sayur menjadi langkah strategis memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui kolaborasi Pemerintah Daerah, Perumda Aneka Usaha, dan Rumah Tani Nusantara.

RelatedPosts

Aksi Bullying, Siswi MTs di Garut Dikeroyok Kawanan Pelajar SMA

OJK Setujui Ekspansi Usaha PT Gadai Elektronik Jakarta

Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Redaksi Merdeka.com Koordinasi Basarnas

Peluncuran tersebut dihadiri langsung Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar , didampingi Wakil Bupati Tuti Andriani , Sekretaris Daerah U. Kusmana, unsur Forkopimda, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Fikri Widyanugraha, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RR. Yuli Sri Wilanti, serta jajaran perangkat daerah dan para mitra strategis.

Bupati Dian menegaskan, Rumah Sayur bukan sekadar tempat transaksi jual beli hasil pertanian, melainkan simbol keberpihakan pemerintah terhadap petani agar memperoleh harga yang layak sekaligus memberi akses kepada masyarakat terhadap produk hortikultura berkualitas dengan harga terjangkau.

“Keberadaan Rumah Sayur ini bukan hanya sekadar tempat jual beli, tetapi bentuk komitmen pemerintah hadir di tengah petani dan masyarakat. Kita ingin memotong rantai distribusi yang selama ini merugikan petani sehingga mereka mendapatkan harga terbaik, sementara masyarakat memperoleh sayuran segar dengan kualitas terbaik,” ujar Dian dilansir laman Pemkab Kuningan.

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)
Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Menurutnya, Kabupaten Kuningan memiliki modal besar berupa lahan yang subur dan sumber air yang melimpah. Tantangan yang harus dijawab adalah memastikan potensi tersebut benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Ia berharap depot itu menjadi awal lahirnya pusat-pusat distribusi hasil pertanian lainnya di Kabupaten Kuningan apabila konsep yang dijalankan terbukti berhasil.

“Kita ingin masyarakat tidak perlu lagi membeli sayuran ke luar daerah. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Sayuran yang ditanam petani Kuningan harus menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan sendiri,” katanya.

Bupati juga mengajak pelaku usaha, restoran, swalayan, hingga katering untuk mengutamakan penggunaan hasil pertanian lokal melalui kemitraan dengan PDAU sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pengendali Inflasi

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Fikri Widyanugraha, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Rumah Sayur sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang tidak hanya berorientasi menjaga stabilitas harga, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, tekanan inflasi bahan pangan mulai meningkat akibat dinamika global sehingga diperlukan langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperkuat rantai pasok pangan.

“Kami menyambut baik hadirnya Rumah Sayur karena pengendalian inflasi harus dilakukan secara terintegrasi, menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan petani tetap sejahtera,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, RR. Yuli Sri Wilanti. Ia menilai Rumah Sayur menjadi langkah penting menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu pusat distribusi komoditas pertanian di Jawa Barat bahkan nasional.

Menurutnya, sinergi antara Rumah Tani Nusantara, Perumda, pemerintah daerah, dan dukungan jaringan logistik BUMN akan memperkuat distribusi hasil pertanian antardaerah.

“Rumah Sayur tidak hanya menjadi ikon baru Kabupaten Kuningan, tetapi juga menjadi inspirasi bagaimana membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir yang mampu menjaga ketersediaan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Mitra Strategis PDAU Kuningan yang terdiri dari berbagai unsur, yakni kelompok tani dan gapoktan, komunitas, koperasi, BUMDes, serta pelaku UMKM sebagai bagian dari penguatan ekosistem agribisnis daerah.

rumah sayur, super market, pasar, sayur, pertanian, pangan
Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Dorong Ekonomi

Direktur Rumah Sayur sekaligus CEO Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menegaskan pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Kuningan untuk memasok hasil panennya.

Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan gudang penyimpanan berkapasitas besar di kawasan Ciloa sebagai pusat pengumpulan hasil panen sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.

“Semua petani dan KWT di Kabupaten Kuningan bisa memasok hasil panennya kepada kami. Rumah Sayur akan menjadi hub distribusi, apalagi bulan depan kami akan membuka 100 titik Rumah Sayur di Jakarta,” katanya.

Pada tahap awal, dia menargetkan mampu menyerap 15 hingga 20 ton hasil pertanian asal Kuningan setiap hari. Angka tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring bertambahnya kapasitas produksi petani.

Bahtiar mengungkapkan, perusahaannya selama ini telah menjadi pemasok berbagai kebutuhan pangan bagi perusahaan nasional, termasuk jaringan restoran Mie Gacoan, Indofood, dan Sasa. Karena itu, peluang pasar bagi komoditas pertanian asal Kuningan dinilai sangat terbuka selama mampu memenuhi standar kualitas dan harga yang kompetitif.

“Kami tidak hanya membeli hasil panen, tetapi juga akan mendampingi petani agar kapasitas produksinya terus meningkat. Harapan kami, Rumah Sayur menjadi rumah bersama bagi petani Kuningan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Tags: Bupati KuninganRumah Sayur

Related Posts

Ilustrasi wanita korban penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Aksi Bullying, Siswi MTs di Garut Dikeroyok Kawanan Pelajar SMA

Editor
9 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi bullying, atau perundungan, viral di media sosial, setelah siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Setujui Ekspansi Usaha PT Gadai Elektronik Jakarta

Editor
9 September 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan industri pergadaian yang sehat, inklusif, dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas...

Gunung Anak Krakatay di Selat Sunda.(Image: Google)

Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Redaksi Merdeka.com Koordinasi Basarnas

Editor
9 September 2026

JAKARTA - Merdeka.com terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dalam upaya pencarian jurnalis Merdeka.com yang mengalami hilang...

Menter Komdigi Meutya Hafid menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Layanan Telekomunikasi Diperkuat

Editor
9 September 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput aktivitas...

Tenaga kesehatan bersiaga di TPA Galuga.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Tim Nakes Siaga di Posko TPA Galuga

Editor
9 September 2026

CIBUNGBULANG - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan petugas yang terdampak...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama warga berolahraga.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Warga Bandung Suka Olahraga 63 Persen

Editor
9 September 2026

Warga Bandung Suka Olahraga sebanyak 63 perse menjadi kabar baik sekaligus menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aktivitas olahraga....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.