• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Puka Creative House, Saat Teman Disabilitas Mampu Hadirkan Kreativitas

Editor
Kamis, 20 November 2025 - 06:36
Puka Creative House (Puka).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Puka Creative House (Puka).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Sejak berdiri pada tahun 2015, Puka Creative House (Puka) atau Pulas Katumbiri terus menghadirkan karya kreatif yang tidak hanya unik dan fashionable, tetapi juga sarat nilai pemberdayaan.

Didirikan sebagai bisnis sosial di bidang crafting, Puka berkomitmen memberdayakan teman-teman berkebutuhan khusus melalui produksi tas, aksesori, dan ragam produk kriya bernilai seni tinggi.

RelatedPosts

Pemkot Siapkan Ribuan Paket Pelatihan Kerja 2026, Begini Cara Daftarnya!

Kolaborasi Kemenperin-IKEA Dorong Penjualan IKM Hampir Rp 1 Miliar

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Bagikan Ayam Petelur, Ikhtiar Dorong Ekonomi Warga

Beroperasi di Jalan Jati No. 35, Kota Bandung, Puka menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif dan nyaman. Masyarakat dapat menemukan berbagai produk Puka secara langsung di Official Store Puka di The Park Jabar, Jalan Pahlawan No. 70, Kota Bandung.

Founder Puka, Dessy Nur Anisa Rahma menjelaskan, semangat inklusivitas menjadi fondasi utama berdirinya Puka. Hingga saat ini, Puka telah bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, SLB BC YPLAB Wartawan Bandung, serta komunitas tuli dan down syndrome se-Kota Bandung.

Sebanyak 15 orang penyandang disabilitas berusia 19 hingga 54 tahun telah bergabung sejak 2016. Melalui aktivitas produktif di Puka, mereka mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan karya yang bernilai ekonomi.

“Pada awalnya, saya memulai dengan self-manufacture. Ketika permintaan pasar meningkat, saya mencari partner kerja sama. Setelah menganalisis berbagai opsi, saya melihat potensi luar biasa dari teman-teman di Sekolah Luar Biasa (SLB). Ketika kami bertemu dan mencoba bekerja bersama, hasil karyanya sangat bagus,” ujar Dessy dikutip laman Pemkot Bandung.

Perlu diketahui, SLB memiliki berbagai mata pelajaran vocational seperti crafting, make up class, dan cooking class yang berfokus pada peningkatan hard skill.

“Daripada karya mereka hanya tersimpan di lemari, melalui Puka karya tersebut bisa memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi teman-teman disabilitas,” tambahnya.

Proses kerja inklusif tentu menghadirkan dinamika tersendiri. Dessy mengakui bahwa tantangan seperti miskomunikasi, khususnya dengan teman tuli, menjadi bagian dari proses belajar.

Dessy berharap, keberadaan Puka dapat semakin membuka mata masyarakat mengenai inklusifitas dan potensi besar penyandang disabilitas.

“Kesan bekerja bersama kawan disabilitas sangat menyenangkan. Mereka memberi warna baru untuk kami. Di balik hambatan mereka, ada banyak potensi yang bisa dikembangkan,” ungkapnya.

Puka berharap produknya dapat diminati masyarakat yang lebih luas, sekaligus mengubah paradigma tentang kemampuan penyandang disabilitas. Ke depannya, Puka berkomitmen memperluas dampak sosialnya.

“Kami ingin dapat meng-hire lebih banyak kawan disabilitas agar manfaatnya semakin besar,” tutur Dessy.

Tags: Puka Creative House

Related Posts

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung Andri Darusman.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Siapkan Ribuan Paket Pelatihan Kerja 2026, Begini Cara Daftarnya!

Editor
2 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali membuka akses peningkatan kompetensi dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat. Sepanjang tahun...

Produk UMKM/IKM

Kolaborasi Kemenperin-IKEA Dorong Penjualan IKM Hampir Rp 1 Miliar

Editor
30 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pemerintah terus mendorong kinerja industri kecil dan menengah (IKM) nasional dengan membuka seluas-luasnya akses pasar. Seperti dilakukan...

(Foto: Dok. Pemkot Bogor)

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Bagikan Ayam Petelur, Ikhtiar Dorong Ekonomi Warga

Editor
28 Januari 2026

SATUJABAR, BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membagikan 80 ekor ayam petelur kepada 8 Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Omzet Pedagang di Street Food Cikuray Kota Bandung Melejit 70 Persen, Kenapa?

Editor
27 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Inilah dampak dari penataan kawasan Street Food Cikuray di Jalan Cikuray, Kota Bandung yang akhirnya membawa dampak...

(Foto: Istimewa)

Melalui Forum Bisnis Perumahan, bank bjb Perkuat Akses Kredit dan Dukungan UMKM

Editor
27 Januari 2026

BANDUNG - bank bjb terus memperkuat dukungannya dalam memperluas akses pembiayaan ke sektor perumahan melalui penyelenggaraan Forum Bisnis Perumahan Bersama...

‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

Bupati Garut Dorong UMKM Jadi Supplier Utama Melalui Hilirisasi Kedelai

Editor
23 Januari 2026

SATUJABAR, GARUT - Program Kick Off Pemberdayaan UMKM dan Kelompok Masyarakat Sebagai Supplier Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertempat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.