SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan luas panen jagung pipilan pada Maret 2026 sebesar 0,25 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,04 juta hektare atau 14,44 persen dibandingkan luas panen pada Maret 2025 yang sebesar 0,29 juta hektare.
Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Maret 2026 diperkirakan sebanyak 1,40 juta ton, turun sebanyak 0,23 juta ton atau 14,23 persen dibandingkan pada Maret 2025 yang sebanyak 1,64 juta ton.
Potensi luas panen jagung pipilan periode April–Juni 2026 diperkirakan sebesar 0,66 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode April–Juni 2026 diperkirakan sebanyak 3,77 juta ton.







