• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Produk Jamu dan Obat Ilegal Senilai Rp.8,1 Miliar Disita BPOM Bandung

Editor
Selasa, 08 Oktober 2024 - 10:55
Produk jamu dan obat ilegal senilai Rp.8,1 miar disita BPOM Bandung.(Foto:Istimewa).

Produk jamu dan obat ilegal senilai Rp.8,1 miar disita BPOM Bandung.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG — Ratusan ribu jamu dan obat ilegal disita Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, Jawa Barat. Ratusan ribu jamu dan obat ilegal senilai Rp.8,1 miliar, disita dari empat lokasi di wilayah Kota Bandung dan Cimahi.

Menurut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, penyitaan terhadap ratusan ribu jamu dan obat ilegal, dilakukan sejak 25 September 2024. Ratusan ribu jamu dan obat ilegal tersebut disita dari agen wilayah Kota Bandung dan Cimahi.

RelatedPosts

Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Terkait PP TUNAS

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

bank bjb Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Nelayan di Kabupaten Cirebon

“Penindakan dilakukan sejak 25 September 2024 dari agen di wilayah Kota Bandung dan Cimahi. Total sebanyak 217.475 produk jamu dan obat ilegal dari 218 item senilai Rp 8,1 miliar, disita BPOM,” ujar Taruna, dalam keterangan pers di Kantor BPOM Bandung, Senin (07/10/2024).

Produk jamu dan obat yang disita selain ilegal, atau tidak memiliki izin edar dari BPOM, juga tidak memenuhi standar persyaratan keamanan yang diharuskan, mulai khasiat, manfaat, uji mutu, serta diduga mengandung bahan kimia obat. Sehingga produk-produk tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

“Produk-produk yang telah kami sita, sedang dalam pengujian dan pemeriksaan di laboratorium. Uji laboratorium untuk mengetahui dan memastikan kandungannya,” ungkap Taruna.

Taruna menjelaskan, produk-produk ilegal tersebut diedarkan oleh agen-agen ke sejumlah toko jamu dan toko obat di Jawa Barat. Paling banyak beredar di Kota/Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Depok, Kabupaten Purwakarta, serta Subang.

BPOM masih menelusuri pihak distrubutor selaku pemasok produk jamu dan obat ilegal ke agen-agen. Produk jamu dan obat tanpa izin edar dan diduga mengandung bahan kimia berbahaya, seperti sildenafil sitrat, fenilbutazon, metampiron, piroksikam, parasetamol, serta deksametason.

Taruna menegaskan, sejumlah produk yang ditemukan beredar di pasaran terdapat produk telah masuk dalam public warning BPOM. Misalnya saja, merek Cobra X, Spider, Africa Black Ant, Cobra India, Tawon Liar, Wan Tong, Kapsul Asam Urat TCU, Antanan, Tongkat Arab, serta Xian Ling.

Taruna juga meminta masyarakat hati-hati dan menghindari mengkonsumsi obat bahan alam tanpa izin edar BPOM, atau mengandung bahan kimia sangat berisiko bagi kesehatan. Produk-produk tersebut bisa mengakibatkan kerusakan organ tubuh, seperti gagal ginjal, kerusakan hati, gangguan kesehatan lainnya, hingga kematian.

BPOM mengamankan satu orang masih berstatus saksi terkait peredaran produk jamu dan obat ilegal. Sengaja mengedarkan dan memasarkan produk-produk ilegal bisa dijerat Pasal 435 junto Pasal 138 Ayat 2 dan Ayat 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, tentang Kesehatan dengan ancaman pidana 12 tahun kurungan penjara, atau denda hingga 5 Miliar.(chd)

Tags: Jamu ilegalobat ilegal

Related Posts

Menkomdigi Meutya Hafid menandatangani Peraturan Menkomdigi No. 9 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (06/03/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Terkait PP TUNAS

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksanaan dari Peraturan...

bank bjb. (Foto: Istimewa)

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

Editor
6 Maret 2026

BANDUNG – Komitmen bank bjb dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan kembali mendapat respons positif dari pasar. Hal ini tercermin dari tingginya...

(Foto: Istimewa)

bank bjb Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Nelayan di Kabupaten Cirebon

Editor
6 Maret 2026

CIREBON - bank bjb memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat pesisir melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keuangan bertajuk...

Kecelakaan beruntun di KM 93-B Tol Cipularang mengakibatkan 2 orang tewas.(Foto:Istimewa).

Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang 2 Orang Tewas, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipularang, setelah sembilan kendaraan terlibat tabrakan beruntun. Tabrakan beruntun yang dipicu truk...

Pelabuhan.(Foto: Pelindo)

Angkutan Lebaran 2026: Pelindo Regional 2 Banten Uji Sandar Kapal di Pelabuhan Ciwandan

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, CILEGON - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten melaksanakan uji sandar KMP Amadea dan KMP Wira Qaila di...

Stadion Pakansari Bogor.(Foto: Dok. Humas Pemprov Jabar)

Perdana, Pemkab Bogor Akan Gelar Salat Idul Fitri 2026 di Stadion Pakansari

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menyelenggarakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriyah secara terbuka bagi masyarakat di Lapangan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.