• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 10 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polisi Temukan Palu Godam Alat Digunakan Ririn dan Priyo Habisi Satu Keluarga di Indramayu

Editor
Rabu, 20 Mei 2026 - 05:02
Priyo Bagus Setiawan, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu.(Foto:Istimewa).

Priyo Bagus Setiawan, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, INDRAMAYU–Barang bukti penting yang selama ini dicari polisi dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berhasil ditemukan. Barang bukti tersebut, berupa palu godam, alat yang digunakan terdakwa, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, saat menghabisi Sahroni bersama empat  anggota keluarganya.

Palu godam, barang bukti penting dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, berhasil ditemukan Tim Satreskrim Polres Indramayu, Selasa (19/05/2026). Barang bukti penting ditemukan, setelah terdakwa Priyo Bagus Setiawan, akhirnya memilih berkata jujur dalam perkara kasus pembunuhan Sahroni bersama empat anggota keluarganya, yang saat ini sudah masuk proses persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu.

RelatedPosts

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

“Alhamdulillah, barang bukti penting (palu godam) sudah berhasil kami temukan. Barang bukti ditemukan, setelah salah satu terdakwa, Priyo, memberikan keterangan yang sebenarnya pasca persidangan,” ujar Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, kepada wartawan, Rabu (20/05/2026).

Arwin mengatakan, terdakwa Priyo Bagus Setiawan, memberitahukan soal keberadaan palu godam, telah dibuang di sebuah selokan tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), atau sekitar seratus meter dari rumah korban, di Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu. Berbekal informasi tersebut, Tim Satreskrim langsung bergerak menuju lokasi, hingga berhasil menemukannya

Sebelumnya, saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan, selalu berbelit-belit dalam memberikan keterangan kepada penyidik. Keduanya mengelabui penyidik saat memberitahu barang bukti palu godam yang digunakan saat menghabisi korban, telah dibuang ke aliran sungai di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Tim Satreskrim Polres Indramayu dibantu warga berupaya mencarinya dengan mengeruk aliran sungai hingga beberapa hari. Namun, barang bukti palu godam tersebut, tetap tidak juga ditemukan.

Terdakwa Priyo Budi Setiawan, akhirnya memilih berkata jujur, setelah mengaku sebelumnya disuruh berbohong oleh terdakwa Ririn Rifanto. Selama proses penyidikan hingga perkara disidangkan, Priyo tetap diminta untuk merahasiakan keberadaan palu godam oleh Ririn,

Barang bukti palu godam diketahui cocok dengan keterangan Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu, dr Andi Nur Rohman, saat menjadi saksi ahli dalam persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu, Rabu (06/05/2026) lalu. Keempat korban mengalami luka serius akibat hantaman benda tumpul di bagian di kepala berdasarkan hasil pemeriksaan otopsi, sedangkan korban bayi delapan bulan tidak ditemukan luka cedera pada tubuhnya.

Kasus pembunuhan terhadap satu keluarga, terjadi di rumah korban di Jalan Siliwangi, Kelurahan Paoman, Kecamatan Indramayu, pada Kamis (28/08/2025) malam. Lima korban yang tewas dihabisi, yakni Sahroni, 75 tahun, anaknya, Budi 45 tahun, menantu, Euis 40 tahun (istri Budi), serta kedua anak Budi, berusia tujuh tahun dan bayi delapan bulan.

Jasad para korban ditemukan terkubur di samping rumah, Senin (01/09/2025), setelah warga curiga mencium bau busuk. Pelaku pembunuhan mengarah kepada Ririn dan Priyo, yang berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Indramayu di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, pada Senin (08/09/2025).

Polisi mengungkap motif pembunuhan, dipicu sakit hati dan dendam tersangka Ririn terhadap korban, Budi, terkait uang sewa rental mobil. Tersangka merasa sakit hati, karena uang sewa sebesar Rp.750.000 tidak kunjung dikembalikan korban, setelah gagal menyewa mobilnya karena mogok.

Proses persidangan kasus pembunuhan satu keluarga, masih bergulir di Pengadilan Negeri Bandung. Proses persidangan sempat menyita perhatian, saat terdakwa Ririn membantah sebagai pelaku pembunuhan dengan menyebut nama Aman Yani, Hardi, Yoga, dan Joko, sebagai pelaku sebenarnya.

Tags: AKP Muchammad Arwin BacharBarang Bukti Palu Godam Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Ditemukanjawa baratkabupaten indramayuKasatreskrim Polres Indramayupolres indramayuSatreskrim Polres Indramayu

Related Posts

Atmosfer Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 terasa sejak pengunjung tiba di Bandara Internasional Lombok.(Foto: Pertamina)

MotoGP Mandalika Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas

Editor
9 Oktober 2026

LOMBOK - Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menjadi magnet bagi wisatawan,...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

PMI Manufaktur Naik ke 52,4, Menkeu: Indikasi Ekspansi

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Sektor manufaktur Indonesia menunjukkan tren ekspansi dengan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur mencapai 52,4 pada September 2026. Capaian...

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (09/10).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil: APBN Kredibel, Kinerja Fiskal Terjaga

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2026 tetap terjaga di tengah meningkatnya indikator volatilitas....

(Image: BRIN)

Impor Implan Tulang Traumatik Capai 94%, Profesor Riset BRIN Dorong Inovasi Lokal

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Implan tulang traumatik berperan penting untuk menstabilkan dan memperbaiki tulang akibat kecelakaan atau cedera dimana kebutuhan terus meningkat....

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan antara lain melalui keterlibatan periset dalam kegiatan pembelajaran serta dukungan peralatan pengamatan astronomi di Imah Noong, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.(Image: BRIN)

BRIN dan Imah Noong Dongkrak Literasi Astronomi

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong pemanfaatan hasil riset dan teknologi antariksa untuk mendukung edukasi astronomi...

Kondisi lahan yang terbakal terjadi di Desa Kawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Kamis (8/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sragen)

Kejadian dan Penanganan Bencana Hingga Jum’at (9/10)

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana dalam pemantauan selama 24 jam, sejak Kamis (8/10) pukul...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.