• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 21 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polda Jabar: Tidak Ada Salah Tangkap, Pegi Memerintahkan Mengejar, Orang Pertamakali Memperkosa, Sebelum Vina dan Eky Dibunuh!

Editor
Minggu, 26 Mei 2024 - 05:25
Pegi Setiawan alias Perong, tersangka otak di balik kasus pembunuhan Vina dan Eky, saat dihadirkan dalam keterangan pers di Mapolda Jabar, Minggu (26/05/2024).Foto:.Istimewa)

Pegi Setiawan alias Perong, tersangka otak di balik kasus pembunuhan Vina dan Eky, saat dihadirkan dalam keterangan pers di Mapolda Jabar, Minggu (26/05/2024).Foto:.Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Polda Jawa Barat (Jabar) memastikan tidak salah tangkap terhadap tersangka DPO (daftar pencarian orang), Pegi Setiawan alias Perong alias Robi, dalam kasus pembunuhan Vina Dewi alias Vina dan Muhamad Rizky alias Eky.

Pegi adalah otak dari kasus pembunuhan, yang terjadi Agustus 2016 lalu, sebagai orang yang memerintahkan mengejar, pertamakali memperkosa korban Vina, sebelum Vina dan kekasihnya, Eky, dibunuh.

RelatedPosts

16 Polisi Polrestabes Bandung Luka Saat Truk Dalmas Diserang Massa Perusuh

Truk Dalmas Polrestabes Bandung Diserang Massa Perusuh Pakaian Hitam-Hitam

Harga Emas Rabu 21/10/2026 Antam Rp 2.554.000 Per Gram

Dalam keterangan pers yang disampaikan di Markas Polda (Mapolda) Jabar, Minggu (26/05/2024), Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol. Surawan, menegaskan kembali, Pegi Setiawan alias Perong alias Robi, merupakan otak di balik kasus pembunuhan disertai pemerkosaan Vina dan kekasihnya, Eky, yang terjadi di Cirebon, 27 Agustus 2016 silam.

“Semua berawal dari PS (Pegi Setiawan), tersangka DPO yang berhasil kami tangkap. Tersangka PS sering berkumpul sesama anggota motor Moonraker. Mereka sering melakukan aksi pelemparan batu jika ada dari anggota geng motor XTC melintas di jalanan tempat mereka berkumpul (nongkrong),” ujar Surawan.

Surawan mengatakan, saat kejadian, tersangka PS mengajak (memerintahkan) untuk melakukan pengejaran terhadap korban Vina dan kekasihnya, Eky.

PS saat itu mengatakan, “Saya ada masalah dengan orang itu, kejar!”

Para pelaku sesama anggota geng motor, langsung mengejar, memepet, dan melakukan pemukulan hingga korban terjatuh dari sepeda motornya di jembatan layang.

Korban Vina dibawa oleh seorang tersangka lain (saat ini sudah jadi terpidana).

“Pelaku lain mengatakan, selain memerintah untuk melakukan pengejaran, PS ini merupakan orang pertamakali memperkosa korban Vina. Pelaku lain mengungkapkan itu, dan ada keterangan saksi juga memperkuat, melihat keberadaan PS saat mereka berkumpul,” jelas Surawan.

Tidak Salah Tangkap

Surawan menegaskan, dengan demikian tidak ada salah tangkap, semua sudah diuji di pengadilan.

Menurutnya, apa pun keterangan yang pernah disampaikan para pelaku lain sudah diuji oleh pengadilan. Bahkan sampai ke tingkat kasasi, sudah vonis, dan para pelaku saat ini sedang menjalani masa hukumannya.

“Jadi, tidak ada salah tangkap. Kami, dalam hal ini penyidik Polda Jabar, bekerja secara profesional, tidak ada salah tangkap, dan tidak harus dipersoalkan lagi,” tegas Surawan.

Bekerja Profesional

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, mengungkapkan, Polda Jabar akan melakukan pengusutan kasus pembunuhan 8 tahun lalu tersebut, secara tuntas.

Penuntasan perkara akan dilakukan secara prosedural dan profesional hingga hingga pada saatnya berkas acara pemeriksaan (BAP) dilimpahkan kejaksaan.

“Kami pastikan, Polda Jabar akan bekerja secara prosedural dan profesional dalam perkara pembunuhan ini. Penyidik melakukan proses penyidikan dengan menggunakan metode ilmiah atau scientific crime investigation,” ungkap Jules Abraham.

Polda Jabar juga siap menghadapi jika tersangka berniat mengajukan praperadilan sebagai hak tersangka yang dijamin undang-undang. Polda Jabar mempersilahkannya, dan siap untuk menghadapinya.

Tags: cirebonPegipolda jabarVina

Related Posts

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

16 Polisi Polrestabes Bandung Luka Saat Truk Dalmas Diserang Massa Perusuh

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 16 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa perusuh. Aksi penyerangan...

Tangkapan layar massa perusuh melempari truk Dalmas Polrestabes Bandung di Simpang Jalan Dago-Sulanjana.(Foto: Istimewa/Instagram).

Truk Dalmas Polrestabes Bandung Diserang Massa Perusuh Pakaian Hitam-Hitam

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung, diserang massa tidak dikenal setelah mengamankan aksi demonstrasi. Massa perusuh tersebut melempari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Rabu 21/10/2026 Antam Rp 2.554.000 Per Gram

Editor
21 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Rabu 21/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.554.000 per gram...

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutan pembuka Pertemuan Tahunan (Ijtima' Sanawi) 2026 yang digelar bersama Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.(Foto: Humas OJK)

OJK Optimistis Industri Keuangan Syariah Terus Tumbuh, OJK dan DSN-MUI Gelar Ijtima Sanawi 2026

Editor
21 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis industri keuangan syariah akan terus bertumbuh sejalan dengan berbagai program dan kebijakan yang...

Menkomdigi Meutya Hafid berfoto dan Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil berfoto bersama dalam rangkaian kegiatan hari kedua Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, Selasa (20/10/2026). Foto: Anhar/Komdigi

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

Editor
21 Oktober 2026

JAKARTA - Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya melindungi anak di ruang digital. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya...

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, (Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2027: Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April, Kloter Pertama Terbang 11 April

Editor
21 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah menetapkan rencana perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Melalui keputusan ini, rangkaian perjalanan jemaah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.