• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Perkembangan AI Dongkrak Penipuan Digital, Waspadalah!

Editor
Kamis, 18 Juni 2026 - 06:59
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan - Perkembangan AI atau Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial dinilai semakin meningkatkan kompleksitas ancaman penipuan digital.(Foto: Dok. Komdigi)

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan - Perkembangan AI atau Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial dinilai semakin meningkatkan kompleksitas ancaman penipuan digital.(Foto: Dok. Komdigi)

SATUJABAR, JAKARTA – Perkembangan AI atau Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial dinilai semakin meningkatkan kompleksitas ancaman penipuan digital karena teknologi tersebut mampu menghasilkan konten palsu yang sulit dibedakan dari kenyataan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan bahwa penyalahgunaan AI melalui teknologi deepfake telah menjadi salah satu tantangan etis dan keamanan digital yang perlu diantisipasi secara serius.

RelatedPosts

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

“Sekarang suara kita bisa ditiru, gambar wajah kita bisa ditiru, dan tampil dalam bentuk deepfake video yang dihasilkan oleh AI dengan sangat mulus,” ujarnya dalam acara Indonesia Ethical AI Summit di Jakarta Selatan, Rabu (17/06/2026).

Menurut Wamen Nezar Patria, kemajuan AI saat ini berlangsung sangat cepat, bahkan telah melampaui fase generative AI menuju pengembangan agentic AI dan berbagai teknologi baru lainnya.

Perkembangan tersebut membawa manfaat besar bagi berbagai sektor, tetapi pada saat yang sama memunculkan risiko-risiko baru yang memerlukan perhatian serius.

Dalam aspek keamanan siber, Wamen Nezar menyoroti pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan digital untuk melakukan penipuan (scam) dengan memanfaatkan teknologi deepfake.

Menurutnya, hasil manipulasi berbasis AI kini telah berkembang menjadi apa yang disebut sebagai synthetic reality atau realitas sintetik, sehingga masyarakat awam semakin sulit membedakan antara konten asli dan konten hasil rekayasa.

“Awamnya masyarakat kita tentang perkembangan AI ini membuat banyak yang terkecoh. Itu sebabnya scam saat ini luar biasa,” tegasnya.

Wamen Nezar juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip human in the loop dalam pengembangan agentic AI yang memiliki kemampuan melakukan penalaran dan pengambilan keputusan secara mandiri.

Menurutnya, sejumlah pakar telah mengusulkan penerapan protokol yang lebih ketat agar keputusan penting tetap berada dalam pengawasan manusia.

“Banyak pakar mengusulkan agar dilakukan satu protokol yang cukup ketat, termasuk menerapkan prinsip human in the loop dalam decision making,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wamen Nezar menilai pendekatan etika AI tidak lagi cukup bersifat sukarela sebagaimana pada tahap awal perkembangan teknologi tersebut.

Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip seperti transparansi, akuntabilitas, dan keamanan harus diwujudkan secara nyata dalam proses pengembangan produk AI melalui pendekatan ethics by design.

“Transparency, accountability, safety, itu harus hadir di dalam implementasi, di dalam pengembangan satu produk AI,” tandasnya.

Karena itu, Wamen Nezar mendorong para pengembang, pelaku industri, akademisi, dan komunitas pengguna AI untuk memperkuat tata kelola serta mitigasi risiko sejak tahap perencanaan.

Menurutnya, forum Indonesia Ethical AI Summit menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah bersama dalam membangun ekosistem AI yang inovatif sekaligus bertanggung jawab.

“Semoga kita bisa merumuskan langkah-langkah yang tepat dan pemikiran dari forum ini mungkin bisa menjadi pertimbangan-pertimbangan dalam membuat satu kebijakan AI yang etis di Indonesia,” pungkasnya.

Tags: artificial intelligencePerkembangan AI

Related Posts

Situasi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis (8/10). Kondisi yang terjadi sejak pagi hari mengganggu aktivitas masyarakat setempat. (Foto: Bidang Komunikasi Kebencanaan/Desna Dwinda Jatnika)

Asap Karhutla Selimuti Kota Palembang, Warga Diimbau Gunakan Masker

Editor
8 Oktober 2026

PALEMBANG – Di tengah upaya penanganan intensif pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, kabut asap masih dirasakan...

Presiden Prabowo Subianto saat sambutan di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: Kemenhaj)

Presiden Prabowo: Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik Bukti Nyata Strategi Hilirisasi Indonesia

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melanjutkan strategi hilirisasi industri nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

34 Jemaah Umrah Asal Bekasi Sempat Tertahan di Kualanamu

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Sebanyak 34 jemaah umrah asal Bekasi dan Jakarta sempat tertahan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara,...

Jemaah haji 2026 tiba di Bandara Kertajati Majalengka.(Foto: Humas Kemenhaj)

Biaya Haji 2027 Disubsidi Rp 3 Juta, MUI Apresiasi

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Prof KH  Asrorun Niam Sholeh, memberikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo...

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin.(Foto:Istimewa).

Tersangka Korupsi Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin Dicekal ke Luar Negeri

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mengeluarkan surat pencekalan bepergian ke luar negeri buat Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin. Syaefudin telah...

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis (08/10/2026).(Foto: BPMI Setneg)

Presiden Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel Rp 180 Triliun

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.