• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pergi-Pulang Sekolah Seberangi Sungai, Pelajar di Kuningan: Takut Kalau Pas Arusnya Deras

Editor
Selasa, 15 April 2025 - 01:03
Ilustrasi

Ilustrasi

Dibutuhkan keberanian dan tekad yang kuat bagi para pelajar di desa tersebut setiap kali menyeberangi sungai Sirigading. 

SATUJABAR, KUNINGAN — Perjuangan berat harus dijalani para pelajar di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Setiap hari, mereka harus menyeberangi Sungai Sirigading dengan berjalan kaki untuk bisa sampai ke sekolah. Hal itu terpaksa mereka lakukan karena tidak adanya jembatan penghubung antara Desa Cipakem, Kecamatan Maleber dan Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan.

RelatedPosts

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Dibutuhkan keberanian dan tekad yang kuat bagi para pelajar di desa tersebut setiap kali menyeberangi sungai Sirigading. Mereka harus melepas sepatu dan menggulung celana atau rok seragam yang mereka kenakan agar tidak basah.

Seringkali mereka juga dibantu menyeberang sungai oleh petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas maupun orang dewasa yang kebetulan ada di lokasi. Terutama para pelajar yang masih kecil, mereka kerap digendong ataupun digandeng oleh petugas.

“Setiap hari pergi dan pulang sekolah ya harus menyeberangi sungai ini,” tutur seorang pelajar SMP Negeri Ciniru, Alika, Selasa (15/4/2025).

Alika mengakui, selain menyeberangi sungai, ada akses jalan lain. Namun, jaraknya sangat jauh sehingga ia lebih memilih untuk menyeberangi sungai tersebut.

“Takutnya itu pas arus sungainya lagi deras. Tapi kadang suka ada yang bantuin nyeberang kalau airnya deras,” ujar Alika.

Alika berharap, pemerintah bisa membangun jembatan penghubung antara Desa Cipakem dan Desa Cipedes. Dengan demikian, dia bisa pergi ke sekolah dengan lebih mudah.

Tak hanya pelajar sekolah, aktivitas menyeberangi sungai Sirigading juga dilakukan oleh masyarakat dari kedua desa tersebut. Hal itu bahkan sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Kepala Desa Cipedes, Arusdiana, mengungkapkan, tak hanya pejalan kaki, pengendara sepeda motor juga terpaksa harus menerjang aliran sungai Sirigading meski harus menghadapi ancaman mesin motor menjadi mogok. “Tidak ada akses jalan lain. Kalaupun ada, muter jauh sampai sepuluh kilometer,” katanya.

Dia berharap, bisa ada jembatan penghubung agar aktivitas warganya menjadi lebih mudah. “Kalau hujan besar, air sungai biasanya luber dan aktivitas penghubung kedua desa jadi putus,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Danramil Ciniru, Lettu Arh Fatkhul Azis. Dia juga berharap, adanya pembangunan jembatan untuk memudahkan mobilisasi warga di kedua desa.

Dia mengatakan, anggotanya pun kerap turun dan membantu warga menyeberang sungai. Bahkan, tak jarang anggotanya harus menggendong anak sekolah untuk menyeberangi sungai tersebut. (yul)

 

Tags: Kuninganpelajarseberangi sungai

Related Posts

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KMP...

Wisman ke Jabar Juni 2026 dan hunian hotel.(Image: BPS Jabar)

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juni 2026 tercatat sebanyak 477...

Jumlah penumpang dan barang angkutan udara.(Image: BPS Jabar)

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah penumpang angkutan udara domestic Jawa Barat pada bulan Mei 2026 naik 22,09 persen dibandingkan April 2026....

Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, H.M. Kunang, menjalani sidang tuntutan Jaksa KPK dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Bupati Bekasi Non Aktif, Ade Kuswara Kunang Dituntut 7 Tahun Penjara

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan senilai...

Ekspor Jabar Juni 2026.(Image: BPS Jabar)

Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 Naik 5,11 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 mencapai USD 19,60 miliar atau naik 5,11 persen dibanding periode yang sama...

Inflasi Jabar Juli 2026.(Image: BPS Jabar)

Inflasi Juli 2026 Jawa Barat Capai 2,72 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Inflasi Juli 2026 Jawa Barat sebesar 2,72 persen year on year (y-on-y), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat