• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penyakit yang Biasa Datang Saat Musim Kemarau

Editor
Senin, 15 Mei 2023 - 08:52
musim panas

Musim panas (pixabay)

SATUJABAR, BANDUNG – Beberapa penyakit yang umum terjadi selama musim kemarau adalah sebagai berikut:

Dehidrasi:

Dehidrasi adalah kondisi di mana tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang dikonsumsi. Musim kemarau dengan suhu yang tinggi dan kurangnya pasokan air dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Gejalanya termasuk haus berlebihan, mulut kering, lemas, kelelahan, pusing, dan urin yang berwarna gelap. Penting untuk minum banyak air selama musim kemarau untuk mencegah dehidrasi.

RelatedPosts

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Explorex 2027: Memantik Adrenalin, Mendongkrak Wisata Petualangan

Pameran Foto Toba Heritage, Menteri Ekraf: Perkuat Ekosistem Ekraf

Heatstroke (stroke panas):

Heatstroke terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara signifikan dan melebihi kemampuan tubuh untuk mendinginkannya. Musim kemarau dengan suhu yang sangat tinggi meningkatkan risiko heatstroke. Gejala heatstroke meliputi kulit merah dan kering, sakit kepala berat, kebingungan, kelelahan yang parah, mual, muntah, dan detak jantung yang cepat. Heatstroke adalah kondisi yang serius dan membutuhkan penanganan medis segera.

Infeksi saluran pernapasan atas:

Musim kemarau yang kering dan berdebu dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan, meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek, flu, dan sinusitis. Penyebaran kuman dan virus juga bisa lebih mudah terjadi dalam udara kering.

Infeksi kulit:

Kulit kering dan retak akibat kekurangan kelembaban selama musim kemarau dapat menyebabkan infeksi kulit seperti dermatitis, eksim, dan kurap. Juga, jika seseorang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan selama musim kemarau, mereka mungkin lebih rentan terhadap infeksi kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan.

Penyakit pernapasan:

Kualitas udara yang buruk selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan pneumonia. Polusi udara dan partikel-partikel debu yang lebih banyak terhirup dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran pernapasan.

Penyakit diare:

Pada musim kemarau, pasokan air yang terbatas dan kurangnya sanitasi yang memadai dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi. Infeksi bakteri, virus, atau parasit dapat menyebabkan diare.

Penting untuk menjaga kebersihan diri, menjaga hidrasi yang baik, menghindari paparan terlalu lama pada sinar matahari langsung, dan mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya untuk mengurangi risiko penyakit selama musim kemarau. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan atau khawatir terkena penyakit, segeralah berkonsultasi dengan profesional medis.

Tags: musim kemaraupenyakit

Related Posts

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

Kementerian Pariwisata melalui Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai (ketiga dari kiri) bersama stakeholders meluncurkan Explorex 2027 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (14/7/2026).(Foto: Dok. Kemenpar)

Explorex 2027: Memantik Adrenalin, Mendongkrak Wisata Petualangan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Exploration and Experience Expo (Explorex) 2027 sebagai langkah strategis dan katalisator untuk...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kiri), bersama Fotografer profesional sekaligus pendiri Huta Art Space, Edward Tigor Siahaan (kanan) mengamati foto pada pameran Toba Heritage Photo Exhibition 2026 di Huta Art Space, Sumatra Utara, Sabtu (11/7/2026).

Pameran Foto Toba Heritage, Menteri Ekraf: Perkuat Ekosistem Ekraf

Editor
12 Juli 2026

Pameran Foto Toba Heritage berlangsung di Huta Art Space, Sumatra Utara, Sabtu (11/7/2026). SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (11/7/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Kebun Kopyor Bogor Perkuat City of Gastronomy

Editor
12 Juli 2026

Kebun Kopyor Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (11/7/2026) menggelar festival dibuka oleh Wali Kota Bogor Dedie...

Kementerian Kebudayaan menggelar Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026.(Foto: Humas Kemenbud)

Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026

Editor
10 Juli 2026

Sayembara produksi film narasi kepahlawanan Indonesia mendorong hadirnya karya-karya sinema yang berkualitas dan mengusung nilai-nilai perjuangan, persatuan, kemanusiaan, dan kebangsaan....

Coral’s Soapery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Yuk Ke Bandung! Belajar Bikin Sabun Natural di Coral’s Soapery

Editor
5 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Menghabiskan masa akhir pekan kini tak hanya soal kuliner atau jalan-jalan. Masyarakat kini bisa mencoba pengalaman baru...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat