• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penyakit yang Biasa Datang Saat Musim Kemarau

Editor
Senin, 15 Mei 2023 - 08:52
musim panas

Musim panas (pixabay)

SATUJABAR, BANDUNG – Beberapa penyakit yang umum terjadi selama musim kemarau adalah sebagai berikut:

Dehidrasi:

Dehidrasi adalah kondisi di mana tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang dikonsumsi. Musim kemarau dengan suhu yang tinggi dan kurangnya pasokan air dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Gejalanya termasuk haus berlebihan, mulut kering, lemas, kelelahan, pusing, dan urin yang berwarna gelap. Penting untuk minum banyak air selama musim kemarau untuk mencegah dehidrasi.

RelatedPosts

Saung Angklung Udjo Tampil di Summarecon Mall Bandung Saat Imlek 2026

Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 Dorong Ekonomi Kreatif Indonesia

Sudah Jelas! Bandung Terbukti Jadi Episentrum Busana Muslim

Heatstroke (stroke panas):

Heatstroke terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara signifikan dan melebihi kemampuan tubuh untuk mendinginkannya. Musim kemarau dengan suhu yang sangat tinggi meningkatkan risiko heatstroke. Gejala heatstroke meliputi kulit merah dan kering, sakit kepala berat, kebingungan, kelelahan yang parah, mual, muntah, dan detak jantung yang cepat. Heatstroke adalah kondisi yang serius dan membutuhkan penanganan medis segera.

Infeksi saluran pernapasan atas:

Musim kemarau yang kering dan berdebu dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan, meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek, flu, dan sinusitis. Penyebaran kuman dan virus juga bisa lebih mudah terjadi dalam udara kering.

Infeksi kulit:

Kulit kering dan retak akibat kekurangan kelembaban selama musim kemarau dapat menyebabkan infeksi kulit seperti dermatitis, eksim, dan kurap. Juga, jika seseorang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan selama musim kemarau, mereka mungkin lebih rentan terhadap infeksi kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan.

Penyakit pernapasan:

Kualitas udara yang buruk selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan pneumonia. Polusi udara dan partikel-partikel debu yang lebih banyak terhirup dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran pernapasan.

Penyakit diare:

Pada musim kemarau, pasokan air yang terbatas dan kurangnya sanitasi yang memadai dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi. Infeksi bakteri, virus, atau parasit dapat menyebabkan diare.

Penting untuk menjaga kebersihan diri, menjaga hidrasi yang baik, menghindari paparan terlalu lama pada sinar matahari langsung, dan mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya untuk mengurangi risiko penyakit selama musim kemarau. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan atau khawatir terkena penyakit, segeralah berkonsultasi dengan profesional medis.

Tags: musim kemaraupenyakit

Related Posts

Penamilan Saung Angklung Udjo di Mal Summarecon Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Saung Angklung Udjo Tampil di Summarecon Mall Bandung Saat Imlek 2026

Editor
13 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Supermusic, Summarecon Mall Bandung menghadirkan pertunjukan budaya melalui kolaborasi dengan Saung Angklung Udjo. Event itu dikemas dalam...

Audiensi Tatler Asia di Gedung Autograph, Jakarta, Selasa (10/2/2026).(Foto: Ekraf)

Tatler BEST Awards Asia Pacific 2026 Dorong Ekonomi Kreatif Indonesia

Editor
11 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Tatler Asia di Gedung Autograph,...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sudah Jelas! Bandung Terbukti Jadi Episentrum Busana Muslim

Editor
10 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Nuansa Islami jelang Ramadan 2026 terasa di area Pendopo Kota Bandung. Pendopo kembali menjadi ruang kelahiran bagi...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar Li dan Wali Kota Bandung Muhammad Fahan dalam Kik-Off Radio Ekraf di Cihampelas Walk Kota Bandung pada 8 Februari 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Media Radio Masih Eksis, Ekraf Radio Hadir di Ciwalk Bandung

Editor
9 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Bertahan di tengah gempuran platform digital, radio masih dapat eksis hingga sekarang sebagai platform saluran komunikasi massa....

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Farhan Sambut Natanael, Siswa Kelas 3 SD Juara 2 Dunia Neo Science di Amerika

Editor
7 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Warga Kota Bandung patut berbangga dimana salah satu warganya bahkan masih terbilang anak-anak sudah mampu menunjukkan kemampuan...

Kereta panoramic di malam hari.(Foto: Istimewa)

Nikmati Kereta Panoramic Mulai Rp 300.000, Spesial di Bulan Februari 2026

Editor
6 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Bulan Februari memang identik dengan momen kebersamaan, kehangatan, dan perjalanan penuh makna. Mengusung tema “Love Meet Fortune...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.