• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penyakit yang Biasa Datang Saat Musim Kemarau

Editor
Senin, 15 Mei 2023 - 08:52
musim panas

Musim panas (pixabay)

SATUJABAR, BANDUNG – Beberapa penyakit yang umum terjadi selama musim kemarau adalah sebagai berikut:

Dehidrasi:

Dehidrasi adalah kondisi di mana tubuh kehilangan lebih banyak air daripada yang dikonsumsi. Musim kemarau dengan suhu yang tinggi dan kurangnya pasokan air dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Gejalanya termasuk haus berlebihan, mulut kering, lemas, kelelahan, pusing, dan urin yang berwarna gelap. Penting untuk minum banyak air selama musim kemarau untuk mencegah dehidrasi.

RelatedPosts

Bandung World Cinema 2026 Perkuat Ekosistem Perfilman dan Ekonomi Kreatif

Putri Hijabfluencer Jadi Ruang Kreativitas, Dorong Modest Fashion Kota Bandung Mendunia

Kabar Gembira di Hari Badak Sedunia: Dua Induk Badak Bunting di Suaka Rhino Sumatera

Heatstroke (stroke panas):

Heatstroke terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara signifikan dan melebihi kemampuan tubuh untuk mendinginkannya. Musim kemarau dengan suhu yang sangat tinggi meningkatkan risiko heatstroke. Gejala heatstroke meliputi kulit merah dan kering, sakit kepala berat, kebingungan, kelelahan yang parah, mual, muntah, dan detak jantung yang cepat. Heatstroke adalah kondisi yang serius dan membutuhkan penanganan medis segera.

Infeksi saluran pernapasan atas:

Musim kemarau yang kering dan berdebu dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan, meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek, flu, dan sinusitis. Penyebaran kuman dan virus juga bisa lebih mudah terjadi dalam udara kering.

Infeksi kulit:

Kulit kering dan retak akibat kekurangan kelembaban selama musim kemarau dapat menyebabkan infeksi kulit seperti dermatitis, eksim, dan kurap. Juga, jika seseorang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan selama musim kemarau, mereka mungkin lebih rentan terhadap infeksi kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan.

Penyakit pernapasan:

Kualitas udara yang buruk selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan pneumonia. Polusi udara dan partikel-partikel debu yang lebih banyak terhirup dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran pernapasan.

Penyakit diare:

Pada musim kemarau, pasokan air yang terbatas dan kurangnya sanitasi yang memadai dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air dan makanan yang terkontaminasi. Infeksi bakteri, virus, atau parasit dapat menyebabkan diare.

Penting untuk menjaga kebersihan diri, menjaga hidrasi yang baik, menghindari paparan terlalu lama pada sinar matahari langsung, dan mengambil langkah-langkah pencegahan lainnya untuk mengurangi risiko penyakit selama musim kemarau. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan atau khawatir terkena penyakit, segeralah berkonsultasi dengan profesional medis.

Tags: musim kemaraupenyakit

Related Posts

Bandung World Cinema 2026 Perkuat Ekosistem Perfilman dan Ekonomi Kreatif

Bandung World Cinema 2026 Perkuat Ekosistem Perfilman dan Ekonomi Kreatif

Editor
6 Oktober 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut positif pelaksanaan Pekan Kreatif Bandung melalui Bandung World Cinema (BWC) 2026 yang...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara Grand Final Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 di Ballroom Trans Luxury Hotel, Minggu 4 Oktober 2026 malam.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Putri Hijabfluencer Jadi Ruang Kreativitas, Dorong Modest Fashion Kota Bandung Mendunia

Editor
5 Oktober 2026

BANDUNG - Grand Final Putri Hijabfluencer Indonesia 2026 di Ballroom Trans Luxury Hotel, Minggu 4 Oktober 2026 malam menjadi ruang...

Peringatan Hari Badak Sedunia 2026 yang diselenggarakan di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Sabtu (3/10/2026).(Foto: Dok. Kemenhut)

Kabar Gembira di Hari Badak Sedunia: Dua Induk Badak Bunting di Suaka Rhino Sumatera

Editor
4 Oktober 2026

BOGOR - Kabar menggembirakan datang dari Suaka Rhino Sumatera (SRS), Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Dua induk badak sumatera betina,...

(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Indonesia Comic Con Masuki Usia Satu Dekade, Semoga Makin Mendunia

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, secara resmi membuka gelaran satu dekade Indonesia...

Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 berlangsung di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Jumat (2/10/2026).(Foto: Humas Kemenpar)

Wonderful Indonesia Gastronomy Artisan Market Perkuat Ekosistem

Editor
4 Oktober 2026

YOGYAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meninjau pelaksanaan WIG Artisan Market 2026 yang menghadirkan beragam produk kuliner tradisional...

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di acara Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Grand Hotel De Djokja, Yogyakarta, Jumat (2/10/2026). (Foto: Humas Kemenpar)

Ikhtiar Mengangkat Rasa dan Cerita Indonesia Jadi Narasi Global

Editor
4 Oktober 2026

YOGYAKARTA - Setelah mengawali rangkaiannya di Pura Mangkunegaran, Solo, Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 berlanjut ke Daerah Istimewa Yogyakarta dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.