• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 29 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pengemudi Ojol Diki Akbari Belum Ditemukan, Ditanya Terus 4 Anaknya

Editor
Rabu, 29 Juli 2026 - 04:54
Diki Akbari, pengemudi ojek online (ojol), warga Kelurahan Sukapada (Cicadas,), Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, dilaporkan hilang, sejak Sabtu (25/07/2026) malam.

Diki Akbari, pengemudi ojek online (ojol), warga Kelurahan Sukapada (Cicadas,), Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, dilaporkan hilang, sejak Sabtu (25/07/2026) malam.

SATUJABAR, BANDUNG–Pengemudi ojek online (ojol), Diki Akbari, yang dilaporkan hilang oleh istrinya, setelah keluar rumah menerima orderan mengantarkan pesanan makanan, belum ditemukan. Polisi belum menemukan petunjuk terkait keberadaan ayah empat orang anak tersebut.

Keempat anak pengemudi ojek online (ojol), Diki Akbari, terus menanyakan keberadaan ayahnya, yang dilaporkan hilang oleh istrinya, sejak Sabtu (25/07/2026) malam. Diki Akbari keluar meninggalkan rumahnya, untuk menerima orderan mengantarkan pesanan makanan dari aplikasi shopeefood.

RelatedPosts

Lulusan Terbaik IPDN 2026 dari Keluarga Sederhana, Presiden: Bukti Meritokrasi

Kampung Sosial Diluncurkan di Tugumulya Kuningan

Kemenhut Tetapkan Dua Tersangka Pembuka Jalan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Istri Diki Akbari, Arni Mardiani, mengabarkan, suaminya masih belum ditemukan. Keluarga masih menunggu informasi dari pihak kepolisian, sejak kasus hilangnya Diki Akbari dilaporkan Arni ke Polsek Cibeunying Kidul.

“Belum pulang, kami keluarga masih menunggu informasi dari kepolisian. Anak-anak juga masih terus menanyakan keberadaan ayahnya,” ujar Arni, mengabarkan soal perkembangan suaminya, Rabu (29/07/2026).

Menurut, Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Yadi Supiadi, pihaknya belum menemukan petunjuk terkait keberadaan Diki Akbari. Proses penyeldikan masih dilakukan, dengan menelusuri dan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak, untuk bisa menemukan pengemudi ojol yang hilang tersebut.

“Kami masih terus melakukan penyelidikan dengan menelusuri dan mengumpulkan informasi, untuk bisa menemukan (Diki Akbari). Sampai saat ini belum ada petunjuk terkait keberadaannya,” ujar Yadi.

Unit Reskrim Polsek Cibeunying Kidul bersama Satreskrim Polrestabes Bandung, juga telah menyebarkan informasi orang hilang atas nama Diki Akbari di Whatsapp (WA) group SPKT dan jajaran Polsek di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Jejak terakhir berdasarkan hasil pelacakan telepon selular (ponsel) Diki Akbari, yang sudah tidak aktif, posisinya di kawasan Dago.

Diki Akbari, dilaporkan hilang setelah keluar dari rumah mengambil orderan mengantarkan pesanan makanan, pada Sabtu (25/07/2026) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Warga Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung tersebut, tidak bisa dihubungi istrinya, dan belum kembali ke rumah.

Komunikasi terakhir Diki Akbari, dengan istrinya, Arni Mardiani, melalui telepon selular-nya, saat berada di kawasan Dago. Diki mengabarkan baru mengantarkan sejumlah pesanan makanan dari aplikasi shopeefood, yang dijalaninya.

Saat itu, Diki memberitahu istrinya, baterai ponselnya hampir habis. Arni kemudian meminta suaminya segera pulang dan berhati-hati di perjalanan.

“Posisinya, suami waktu itu bilang baterai hp-nya low batt. Saya bilang hati-hati di jalan. Saya kira sudah pulang, tapi sampai pukul 23.00 belum pulang, dari situ tidak ada kabar dan HP-nya sudah tidak aktif,” ujar Arni.

Selain telah melaporkan ke Polsek Cibeunying Kidul, Arni juga berusaha menghubungi rekan-rekan suaminya di komunitas pengemudi ojol, serta kerabat untuk mencari informasi. Diki keluar rumah, untuk mengambil order pesanan makanan dan mengantarkan ke daerah Cihaurgeulis.

Setelah menyelesaikan pengantaran pertama, Diki kembali mendapatkan pesanan menuju kawasan Saparua dan Dago. Arni masih sempat berkomunikasi dengan suaminya saat berada di Dago, memberitahu baterai ponselnya sudah lemah.

Arni berharap suaminya segera bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Baginya, keselamatan suaminya jauh lebih penting, daripada sepeda motor maupun ponsel yang dibawanya saat bekerja.

Arni memastikan, tidak ada masalah keluarga, atau perselisihan. Kondisi rumah tangganya baik-baik saja, berjalan seperti biasa, bahkan sebelum berangkat sempat mengajak anak-anak membeli perlengkapan sekolah dan makanan.

“Tidak ada masalah, semua baik-baik saja. Bahkan, Diki sempat mengajak anak-anak membeli perlengkapan sekolah dan makanan, dan malamnya pergi ambil pesanan izin pamitan,” jelas Arni.

Diki menjalani profesinya sebagai pengemudi ojol baru sekitar dua pekan. Pekerjaan tersebut dijalani Diki setelah mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari tempat kerja sebelumnya.

Diki menjadi tulang punggung bagi istri dan empat anaknya yang masih kecil. Diki memiliki empat anak, pertama kelas tiga SD, kedua TK, ketiga berusia tiga tahun, dan anak keempat masih berusia satu tahun setengah.

“Semoga suami cepat ditemukan dalam keadaan selamat pulang ke rumah. Anak-anak pada masih kecil dan terus menanyakan ayah ke mana, kenapa enggak pulang-pulang. Saya sebagai ibunya hanya bisa menenangkan kalau ayah lagi ngojek, lagi cari uang, doain sama kalian ayah cepat pulang,” ungkap Arni sambil menangis penuh harap.

Tags: Empat Anaknya Bertanya Terusjawa baratKecamatan Cibeunying Kidulkota bandungPengemudi Ojol Diki Akbari Belum Ditemukanpolrestabes bandungPolsek Cibeunying Kidul

Related Posts

Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Tahun 2026 di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Sumedang, pada Rabu (29/07/2026).(Foto: Setneg)

Lulusan Terbaik IPDN 2026 dari Keluarga Sederhana, Presiden: Bukti Meritokrasi

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi keberagaman serta pemerataan akses pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Hal tersebut...

Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Kampung Sosial di Desa Tugumulya, Kecamatan Darma, Rabu (29/7/2026).(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kampung Sosial Diluncurkan di Tugumulya Kuningan

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Kampung Sosial di Desa Tugumulya, Kecamatan Darma,...

Pembukaan akses jalan secara tidak sah di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tetapkan Dua Tersangka Pembuka Jalan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, LAMPUNG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan),...

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

Senator Agita: Penyelenggaraan Pendidikan Harus Didukung Regulasi yang Adaptif, Berkeadilan, dan Tepat Sasaran

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Parade IPDN Kampus Jatinangor, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (29/07/2026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Sarjana IPDN

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)...

Proses evakuasi mayat Sumarna (40), Satpam Jatiluhur yang ditemukan tewas tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.(Foto:Istimewa).

Satpam Sumarna Diduga Dibunuh Sebelum Ditenggelamkan di Waduk Jatiluhur, Polisi Dalami Masalah Pribadi

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kasus kematian satpam bernama Sumarna, berusia 42 tahun, ditemukan mengambang dengan tangan terborgol di area Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat