• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 8 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penerbangan Muscat–Medan Dongkrak Pariwisata

Editor
Minggu, 05 Juli 2026 - 04:43
(Foto: Humas Kemenpar)

(Foto: Humas Kemenpar)

Penerbangan perdana maskapai asal Oman tersebut berlangsung pada Sabtu (4/7/2026), bertolak dari Muscat dan mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara.

SATUJABAR, MEDAN – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut baik penerbangan perdana SalamAir rute Muscat–Medan yang diharapkan memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman sekaligus membuka akses lebih luas bagi wisatawan Timur Tengah menuju Sumatra Utara (Sumut) termasuk Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas.

RelatedPosts

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Menangkap ‘Partikel Hantu’ di Es Antartika: Francis Halzen Raih Hadiah Nobel Fisika 2026

Komite Kebijakan Sektor Kesehatan Bahas Isu Strategis di Bogor, Ini Hasilnya

Penerbangan perdana maskapai asal Oman tersebut berlangsung pada Sabtu (4/7/2026), bertolak dari Muscat dan mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Sumatra Utara.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengatakan kehadiran rute langsung Muscat–Medan menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas internasional sekaligus memperluas peluang bagi wisatawan Timur Tengah dalam menjelajahi keragaman destinasi pariwisata Indonesia.

“Kami menyambut baik penerbangan perdana SalamAir dari Muscat menuju Medan. Rute langsung ini tidak hanya memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi wisatawan Timur Tengah untuk menjelajahi destinasi pariwisata Indonesia, khususnya Sumatra Utara dengan Danau Toba sebagai salah satu destinasi prioritas,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026) dilansir laman Kemenpar.

Menurut Menpar, kehadiran SalamAir menjadi sinyal positif bagi penguatan pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

Rute Muscat–Medan dinilai strategis karena Muscat memiliki posisi sebagai hub yang menghubungkan Indonesia dengan sejumlah kota di kawasan Teluk dan Timur Tengah.

Konektivitas tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi pariwisata Indonesia kepada wisatawan dari Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, serta berbagai pasar potensial lainnya di kawasan tersebut.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini saat menjelaskan penerbangan perdana SalamAir rute Muscat–Medan memperkuat konektivitas Indonesia dengan Oman, (4/7/2026).

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menjelaskan pasar Timur Tengah merupakan salah satu pasar penting bagi pariwisata Indonesia, terutama pada segmen wisata keluarga, pariwisata ramah Muslim, perjalanan mewah, kebugaran, wisata berbasis alam, serta perjalanan minat khusus.

Wisatawan dari kawasan Timur Tengah juga dikenal memiliki minat terhadap destinasi alam, aktivitas belanja, kekayaan kuliner, serta layanan akomodasi berkualitas.

“Pembukaan rute ini sejalan dengan upaya Kementerian Pariwisata untuk memperkuat aksesibilitas, meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan, serta mendorong pemerataan kunjungan ke destinasi di luar Bali. Sumatra Utara memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pintu masuk wisatawan Timur Tengah, baik untuk perjalanan wisata, keluarga, maupun konektivitas lanjutan ke destinasi lain di Indonesia,” kata Ni Made Ayu Marthini.

Selain memperkuat arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, rute langsung tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku industri pariwisata di Sumatra Utara, termasuk hotel, restoran, biro perjalanan wisata, UMKM, pelaku ekonomi kreatif, serta pengelola destinasi.

Kementerian Pariwisata mendorong kehadiran rute baru tersebut dapat dioptimalkan melalui penyusunan paket wisata yang relevan dengan karakteristik wisatawan Timur Tengah, peningkatan kesiapan dan kualitas layanan, serta penguatan kolaborasi promosi bersama maskapai penerbangan, pemerintah daerah, dan industri pariwisata.

“Ke depan, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat kerja sama dengan maskapai penerbangan, pelaku industri, dan mitra strategis internasional dalam meningkatkan konektivitas udara menuju Indonesia,” ucap Ni Made Ayu Marthini.

Upaya ini, kata dia, menjadi bagian dari strategi memperluas pasar wisatawan mancanegara, meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan, serta memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.

Tags: KemenparKementerian PariwisataPenerbangan Muscat–Medan

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 8/10/2026 Antam Rp 2.565.000 Per Gram

Editor
8 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 8/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.565.000 per gram...

Medali Nobel

Menangkap ‘Partikel Hantu’ di Es Antartika: Francis Halzen Raih Hadiah Nobel Fisika 2026

Editor
8 Oktober 2026

STOCKHOLM — Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia resmi menganugerahkan Hadiah Nobel Fisika 2026 kepada fisikawan asal Belgia, Francis Halzen, atas...

Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) di Bogor, pada Selasa (6/10/2026).(Foto: Humas Kemenkes)

Komite Kebijakan Sektor Kesehatan Bahas Isu Strategis di Bogor, Ini Hasilnya

Editor
8 Oktober 2026

BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), BPJS Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta...

Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Octavianus, meresmikan UPTD Puskesmas III Denpasar Barat, Bali, Selasa (6/10).(Foto: Humas Kemenkes)

Ratusan Triliun untuk Bangun Fasilitas Kesehatan di Pelosok

Editor
8 Oktober 2026

DENPASAR - Pemerintah mengalokasikan anggaran ratusan triliun rupiah untuk merombak wajah layanan kesehatan nasional selama tiga tahun, mulai 2027 hingga...

Menteri Perdagangan Budi Santoso di salah satu stan UMKM Kriya di The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Vol. 5 October 2026 Youthpreneurs di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu, (7/10).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026: Mendag Busan Dukung Techo Craft

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha lokal untuk memadukan produk kriya dengan teknologi. Menurutnya, kombinasi kearifan...

Kementerian Perdagangan memfasilitasi 38 pelaku usaha bidang industri kreatif berbasis kekayaan intelektual (intellectual property/IP) pada acara Jakarta Futura Connectiva (JFC) pada 3—4 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.(Foto: Humas Kemendag)

JFC 2026: Kemendag Bawa IP Kreatif, Potensi Transaksi Rp3,51 Miliar

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan memfasilitasi 38 pelaku usaha bidang industri kreatif berbasis kekayaan intelektual (intellectual property/IP) pada acara Jakarta Futura...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.