• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkot Bandung Hadirkan Panic Button dan Sistem CCTV Pelindung

Editor
Sabtu, 08 November 2025 - 05:46
Pemkot Bandung Hadirkan Panic Button dan Sistem CCTV Pelindung

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi digital demi mewujudkan kota yang aman, cerdas, dan tanggap terhadap kebutuhan warganya.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, meluncurkan dua layanan unggulan: Panic Button di ruang publik dan CCTV Pemantauan Lingkungan Kota Bandung (Pelindung).

RelatedPosts

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Menkeu Suahasil Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Diskominfo Kota Bandung telah menghadirkan Panic Button di dua titik ruang publik strategis, yakni Taman Supratman dan Palestine Walk (Alun-alun Bandung).

Fasilitas ini merupakan bagian dari sistem Bandung Siaga 112, layanan tanggap darurat terpadu yang siap menerima laporan warga selama 24 jam.

Dengan menekan tombol darurat di lokasi tersebut, warga dapat langsung terhubung secara dua arah dengan petugas Bandung Siaga 112 untuk melaporkan situasi mendesak seperti kecelakaan, kondisi medis kritis, hingga tindak kriminal berat.

“Panic Button ini berguna ketika terjadi hal mendesak di sekitar lokasi. Begitu tombol ditekan, sistem langsung terhubung ke Bandung Siaga 112 dan bisa dilakukan komunikasi dua arah serta terpantau melalui CCTV,” jelas Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana melalui keterangan resmi.

Menurut Yayan, dua lokasi awal dipilih karena merupakan ruang publik dengan mobilitas tinggi, sehingga rawan terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan.

Perangkat Panic Button dilengkapi CCTV tipe PTZ (Pan-Tilt-Zoom) dan CCTV fix untuk memantau area sekitar secara menyeluruh. Sistem ini memungkinkan pengawasan visual, komunikasi dua arah, serta penyampaian pengumuman darurat melalui speaker.

“Kalau ada warga melihat kecelakaan, keributan, atau gangguan ketertiban umum, cukup tekan tombol. Petugas bisa langsung berinteraksi dan menindaklanjuti laporan dengan cepat,” terang Yayan.

Ia juga menegaskan, seluruh perangkat didesain anti-vandalisme dan diawasi secara berkala melalui sistem terintegrasi.

“Kalau pun ada tindakan perusakan, kami bisa segera mengetahui siapa pelakunya dari rekaman CCTV,” jelasnya.

Ia mengatakan, Panic button akan di diduplikasi di berbagai tempat apabila dirasakan perlu.

CCTV Pelindung: Mata Digital Kota Bandung

Selain Panic Button, Pemkot Bandung juga mengembangkan sistem CCTV Pemantauan Lingkungan Kota Bandung (Pelindung) melalui laman pelindung.bandung.go.id.

Inovasi ini menjadi salah satu langkah nyata dalam pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan akses dan efisiensi pelayanan publik.

Sistem CCTV Pelindung tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau keamanan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam efisiensi operasional, transparansi pemerintahan, dan keselamatan warga.

Melalui pemantauan real-time, CCTV membantu:

  1. Mengawasi aktivitas di lokasi konstruksi, memastikan keselamatan kerja, dan mengoptimalkan proses pembangunan.
  2. Mendukung pengelolaan lalu lintas, deteksi dini bencana, dan pemantauan lingkungan perkotaan.
  3. Membantu pencegahan tindak kriminal dan memberikan imbauan parkir liar melalui teknologi Smart Pole yang terkoneksi dengan sistem audio di Bandung Command Center.

Hingga kini, terdapat lebih dari 389 titik CCTV aktif yang tersebar di berbagai kawasan kota. Warga, wisatawan, dan masyarakat umum dapat mengakses tampilan CCTV Kota Bandung secara real-time melalui situs pelindung.bandung.go.id.

Wujud Kota Aman, Cerdas, dan Terkoneksi

Yayan mengungkapkan, berbagai inovasi ini merupakan bagian dari visi Pemkot Bandung untuk menghadirkan layanan publik berbasis teknologi yang humanis dan adaptif.

“Melalui kehadiran Panic Button dan sistem CCTV Pelindung, kami ingin warga merasa aman, terlindungi, dan yakin bahwa pemerintah hadir untuk mereka, kapan pun dan di mana pun,” ujar Yayan.

Tags: cctv bandungpanic button

Related Posts

Gedung KPK.(Foto:Istimewa).

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kegiatan penggeledahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor PT Summarecon Bogor, Jawa Barat, Senin (21/09/2026), berlangsung hingga sore...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham Bursa Efek

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek...

Menkeu atau Menteri Keuangan Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (21/9).(Foto: Dok. Kemenkeu)

Menkeu Suahasil Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Editor
21 September 2026

JAKARTA – Menkeu atau Menteri Keuangan Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat...

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika.(Foto: Dok. Kemenperin)

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor industri agro, khususnya hasil hutan dan...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Editor
21 September 2026

MAKKAH — Kabar duka menyelimuti umat Islam di seluruh dunia dan pengelola Dua Masjid Suci. Salah satu suara merdu pemandu...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

Kasus Suap Buka Blokir Hak Guna Bangunan, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus suap buka blokir Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor, Jawa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.