• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 16 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemkab Sumedang Luncurkan Inovasi Pangan Bersama Perguruan Tinggi

Editor
Senin, 19 Agustus 2024 - 06:03
Pemkab Sumedang Luncurkan Inovasi Pangan Bersama Perguruan Tinggi

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli.9FOTO: Humas Pemkab Sumedang)

BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mengumumkan peluncuran inovasi baru di bidang pangan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.

Acara peluncuran tersebut berlangsung usai Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Inovasi pangan yang diluncurkan melibatkan dua produk utama: Beras Analog Mandala hasil kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Beras Organik yang dikembangkan bersama Universitas Widyatama.

RelatedPosts

3 Pembunuh Pemuda Asal Makasar Terbungkus Karung di Tol Bocimi Ditangkap

Buka Usaha Sektor Olahraga Kini Semakin Mudah

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL Ketapang Kalbar

Beras Analog Mandala adalah alternatif pangan pengganti beras yang terbuat dari bahan pangan non-beras, khususnya olahan singkong. Produk ini dirancang untuk menjadi pengganti beras yang dapat dikonsumsi dan disajikan seperti nasi, dan memiliki potensi besar sebagai pangan utama, terutama dalam menghadapi situasi kelangkaan pangan.

Sementara itu, Beras Organik dikembangkan di Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua, yang memiliki luas 630,80 hektare dengan 63,60% wilayahnya merupakan lahan pertanian. Universitas Widyatama berperan dalam pengembangan padi organik di desa ini, yang dianggap sangat potensial untuk menghasilkan beras organik berkualitas tinggi.

Melalui pengelolaan yang efisien, diharapkan produk ini dapat memenuhi permintaan pasar lokal, regional, dan global.

Selain itu, Universitas Widyatama juga menangani berbagai aspek pascapanen, termasuk kurasi produk, kemasan, promosi, pemasaran, dan penjualan. Perguruan tinggi ini juga berpotensi terlibat dalam proses pra-produksi, seperti pengembangan bibit unggul dan pupuk organik, guna memastikan kualitas dan keberlanjutan produksi beras organik.

Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menyampaikan harapannya bahwa kedua inovasi ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Sumber: sumedangkab.go.id

Tags: Kabupaten SumedangUniversitas Widyatama

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

3 Pembunuh Pemuda Asal Makasar Terbungkus Karung di Tol Bocimi Ditangkap

Editor
16 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Kasus pembunuhan terhadap Abuzala Baldani, pemuda asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang mayatnya ditemukan terbungkus karung di kolong jembatan Tol...

Menpora RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) sore. (foto:Andre/kemenpora.go.id)

Buka Usaha Sektor Olahraga Kini Semakin Mudah

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko...

Temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL Ketapang Kalbar

Editor
16 Oktober 2026

KETAPANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan...

Image: Kemenhut

Karhutla Bromo Telan Korban Jiwa, Kemenhut Berduka

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya empat orang yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan...

Kemenpar ajak agen travel Singapura explore Yogyakarta antara lain Borobudur.(Foto: Humas Kemenpar)

Agen Travel Singapura Explore Yogyakarta Lewat Famtrip

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak empat agen perjalanan asal Singapura untuk menjajal langsung sederet atraksi wisata berkualitas yang ada...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya menghadiri konferensi pers World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Kamis (15/10/2016).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf)

Jelang WCCE 2026, Menteri Ekraf: Indonesia Siap Pimpin Ekonomi Kreatif Global

Editor
16 Oktober 2026

JAKARTA – Enam hari menjelang pembukaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, Indonesia siap menjadi tuan rumah dialog global...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.