• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Januari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemilik ‘WO’ Diduga Tipu Puluhan Calon Pengantin di Garut Diburu Polisi

Editor
Rabu, 14 Januari 2026 - 03:49
Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin.(Foto:Istimewa).

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, GARUT–Puluhan calon pengantin di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan jasa wedding organizer (WO). Pemilik WO hilang dan saat ini diburu polisi, setelah korbannya melaporkan kasusnya ke Polres Garut.

Pemilik jasa wedding organizer (WO) di Kabupaten Garut, dilaporkan menghilang setelah kasus dugaan penipuan yang dilakukannya mencuat ke publik. Puluhan calon pengantin menjadi korbannya, setelah menyetorkan sejumlah uang.

Pemilik jasa WO berinsial AM, berusia 27 tahun, saat ini sedang dicari Satreskrim Polres Garut. Sudah tiga korban calon pengantin melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan AM ke Markas Polres (Mapolres) Garut.

“Saat ini sedang dalam proses penyelidikan. Sementara masih tiga korban yang telah resmi membuat laporan ke Satreskrim Polres Garut,” ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, dalam keterangannya, Rabu (14/01/2026).

Hilangnya pemilik jasa WO, AM, juga dilaporkan keluarganya. Pihak keluarga mengaku, kehilangan AM dari rumahnya, sejak 20 Desember 2025, dan sempat kontak terakhir sedang dalam perjalanan menumpang kendaraan umum elf dari Bandung menuju Garut.

“Pihak keluarga AM sempat datang ke Polres Garut, untuk berkonsultasi. Namun, yang bersangkutan pergi saat perkaranya ramai menjadi perbincangan,” kata Joko.

Joko menjelaskan, berdasarkan penelusuran sementara, ada 19 korban yang sudah terdata. Tiga korban diantaranya sudah membuat laporan resmi.

“Tiga pelapor (korban) tanggal pernikahannya sudah lewat. Mereka tetap menggelar acara pernikahan dengan biaya ganda, setelah uang yang telah disetorkan untuk membayar vendor dibawa pihak WO,” jelas Joko.

Sementara 16 korban lainnya sudah menyetorkan uang muka (DP) kepada terduga pelaku, untuk tanggal pernikahannya belum tiba. Total kerugian dari tiga korban yang sudah melaporkan kasusnya sebesar Rp.70 juta.

Kasus dugaan penipuan jasa WO viral, setelah sejumlah korbannya bersuara di media sosial. Jumlah korban disebutlan hingga 40 calon pengantin, berikut vendor pernikahan ikut terdampak.

Total kerugian dalam kasus dugaan penipuan jasa WO, disebutkan Rp.549.437.500, atau setengah miliar lebih. Nilai kerugian tersebut, terdiri dari kerugian klien sebesar Rp.421.757.500, dan kerugian jasa vendor pernikahan sebesar Rp.127.680.000.

Korban pasangan calon pengantin, diantaranya akan melangsungkan pernikahan pada Desember 2025. Pernikahan di tanggal yang telah ditentukan batal, karena pemilik jasa WO, menghilang dan sudah tidak bisa dihubungi.

Tags: AKP Joko Prihatinjawa baratkabupaten garutKasatreskrim Polres GarutPemilik WO Diburu Polisipolres garutPuluhan Calon Pengantin di Garut Tertipu Jasa WOSatreskrim Polres Garut

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.