• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemerintah Targetkan Penurunan Biaya Logistik hingga 8% dari PDB untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Editor
Jumat, 26 Juli 2024 - 02:52
Pemerintah Indonesia targetkan penurunan biaya logistik dari 14,29% menjadi 8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih efisien dan kompetitif. (FOTO: Humas Kemenhub)

Pemerintah Indonesia targetkan penurunan biaya logistik dari 14,29% menjadi 8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih efisien dan kompetitif. (FOTO: Humas Kemenhub)

BANDUNG – Pemerintah Indonesia targetkan penurunan biaya logistik dari 14,29% menjadi 8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih efisien dan kompetitif.

Target tersebut disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Seminar Nasional Sehari bertajuk “Peningkatan Kinerja Logistik di Indonesia: Refleksi, Tantangan, dan Peluang Sistem Logistik Nasional” yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis, 25 Juli 2024.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Menhub menjelaskan strategi pengembangan logistik untuk periode 2024-2045 mencakup berbagai aspek, termasuk transformasi digital layanan logistik, pengurangan biaya transportasi, optimalisasi pemanfaatan tol laut, penguatan konektivitas, serta peningkatan aksesibilitas antarwilayah.

“Upaya ini bertujuan untuk menurunkan biaya logistik dari 14,29% menjadi 8% dari PDB,” ungkap Menhub melalui siaran pers.

Menhub menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya mengurangi biaya logistik nasional melalui pengembangan strategi yang komprehensif.

Menurutnya, tren skor Logistic Performance Index (LPI) Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif dan mulai mendekati peringkat LPI Filipina.

Efisiensi logistik transportasi, katanya, adalah prioritas utama bagi para pelaku logistik.

“Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, kita perlu menguatkan sistem logistik nasional dengan menurunkan biaya logistik dan mengatasi berbagai tantangan yang ada,” tegas Menhub.

Inaportnet

Menhub juga menjelaskan bahwa semangat efisiensi ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mengatur penguatan dan penataan melalui National Logistic Ecosystem (NLE), sesuai dengan Inpres No. 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional. NLE, yang sudah diimplementasikan di beberapa pelabuhan dan bandara, telah berkontribusi terhadap efisiensi waktu dan biaya layanan.

Saat ini, terdapat 264 pelabuhan yang telah mengaplikasikan Inaportnet, dengan 46 pelabuhan terintegrasi dengan NLE dan 6 bandara yang menerapkan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT).

“Untuk mendukung penerapan NLE, Kementerian Perhubungan terus mendorong perbaikan layanan melalui digitalisasi, khususnya yang berkaitan dengan layanan kapal, barang, dan penumpang,” tambah Menhub.

Menhub juga mengingatkan bahwa semua pihak harus tetap waspada dan berinovasi menghadapi perkembangan global serta tantangan baru.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara penyedia dan pengguna jasa logistik, kementerian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah, serta pihak swasta untuk mencapai efisiensi sistem logistik nasional.

“Saya mengajak semua pihak untuk berperan aktif dan memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera melalui peningkatan kinerja logistik nasional,” ujar Menhub.

Menhub mengapresiasi inisiatif ITB dalam menyelenggarakan seminar ini, yang dianggapnya sebagai langkah konkret dalam upaya meningkatkan kinerja logistik nasional. Seminar ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi V DPR RI periode 2014-2019, Fary Djemy Francis, Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah, dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB, Muhamad Abduh.

Tags: ITBkemenhubMenhub Budi Karya Sumadi

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.