• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 10 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pelaku UMKM Desa Wisata Jatimulyo Terima Sertifikat Halal

Editor
Senin, 01 Juni 2026 - 01:51
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyerahkan sertifikat halal kepada lima perwakilan pengusaha UMKM di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.(Foto: Humas Kemenpar)

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyerahkan sertifikat halal kepada lima perwakilan pengusaha UMKM di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.(Foto: Humas Kemenpar)

Pelaku UMKM menerima sertifikat halal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata halal yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

SATUJABAR, YOGYAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyerahkan sertifikat halal kepada lima perwakilan pengusaha UMKM di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pariwisata halal yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

RelatedPosts

Bulan Belanja Bandung 2026: Pasar Kreatif Jadi Motor Penggerak UMKM

Industri Batik: Kemenperin dan YBI Perkuat Daya Saing IKM

UMKM Didorong Tingkatkan Kapasitas & Inovasi

Penyerahan sertifikat halal yang dilakukan bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hasan, di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (31/5/2026), merupakan tindak lanjut kolaborasi strategis antara Kementerian Pariwisata dan BPJPH dalam program percepatan sertifikasi halal bagi produk UMKM di desa wisata.

“Kehadiran kami hari ini bukan hanya untuk menyerahkan sertifikat halal, tetapi juga untuk menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pariwisata yang semakin berkualitas, inklusif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menpar Widiyanti melalui keterangan resminya.

Program percepatan sertifikasi halal ini telah berjalan sejak Juli 2025 melalui proyek percontohan di 20 desa wisata. Sejak akhir 2025, program tersebut diperluas ke 1.500 desa wisata di seluruh Indonesia, termasuk Desa Wisata Jatimulyo.

Hingga 30 Mei 2026, Desa Wisata Jatimulyo telah mencatatkan capaian 123 pelaku UMKM dan 139 produk yang berhasil memperoleh sertifikat halal. Secara nasional, kolaborasi Kementerian Pariwisata dan BPJPH telah menghasilkan 31.548 sertifikat halal di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi.

Program ini juga mendukung penguatan 15 provinsi yang berpartisipasi dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025.

Menurut Menpar Widiyanti, capaian tersebut patut disyukuri karena di balik setiap sertifikat halal terdapat proses pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, serta terbukanya peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di desa wisata.

Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri menempati peringkat kelima nasional dalam jumlah sertifikat halal yang telah diterbitkan, setelah Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Riau.

Menpar menjelaskan sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Ketika UMKM tersertifikasi halal, daya saingnya meningkat. Kepercayaan konsumen bertambah, akses pasar semakin terbuka, baik untuk wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara,” kata Menpar.

Desa Wisata Jatimulyo Yogyakarta.(Foto: Humas Kemenpar)
Desa Wisata Jatimulyo Yogyakarta.(Foto: Humas Kemenpar)

Desa Wisata Jatimulyo dipilih sebagai lokasi penyerahan sertifikat halal karena berbagai prestasi yang telah diraih. Desa ini berhasil meraih Juara I Kategori Desa Wisata Maju pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Selain itu, Jatimulyo juga telah memperoleh fasilitasi sertifikasi desa wisata berkelanjutan pada 2020.

Kepala BPJPH, Haikal Hasan, mengatakan bahwa konsep pariwisata halal saat ini berkembang pesat di berbagai negara dan tidak hanya ditujukan bagi wisatawan Muslim.

“Halal kini menjadi simbol kesehatan, kebersihan, kepercayaan, dan transparansi yang dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Haikal.

Ia menambahkan, sejumlah negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Korea Selatan juga mulai mengembangkan sektor pariwisata halal sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Haikal optimistis sinergi antara Kementerian Pariwisata dan BPJPH dapat memperkuat industri halal nasional sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2028–2029.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat,” katanya.

Mewakili Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Wisata Jatimulyo.

Menurut Imam, sertifikasi halal memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pemenuhan aspek administratif.

“Ketika produk-produk UMKM di desa wisata memperoleh sertifikasi halal, yang sedang kita bangun bukan hanya legalitas produk, melainkan peradaban usaha yang lebih bermartabat. Kita sedang menegaskan bahwa desa mampu menjadi ruang ekonomi yang maju tanpa kehilangan keluhuran nilainya,” kata Imam.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, berharap sertifikasi halal dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus meningkatkan minat kunjungan ke berbagai destinasi wisata di wilayahnya.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan ini. Kami akan terus berupaya agar semakin banyak destinasi wisata di Kulon Progo yang memiliki sertifikasi halal,” ucap Agung.

Turut mendampingi Menpar dalam acara tersebut Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi, Plt. Deputi Bidang Penyelenggara Kegiatan/Event Kementerian Pariwisata Hafiz Agung Rifai, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Strategi Media Kementerian Pariwisata Apni Jaya Putra, Asisten Deputi Pengembangan Produk Pariwisata Itok Parikesit, serta Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur Yusuf Hartanto.

Tags: pelaku umkm

Related Posts

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berbincang dengan pelaku UMKM di acara Bulan Belanja Bandung di Mal Paris Van Java.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bulan Belanja Bandung 2026: Pasar Kreatif Jadi Motor Penggerak UMKM

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 resmi dimulai dengan pembukaan Pasar Kreatif Bandung di Paris Van Java Mall,...

Batik Indonesia

Industri Batik: Kemenperin dan YBI Perkuat Daya Saing IKM

Editor
8 Juni 2026

Industri batik konsisten mencatatkan kinerja positif. Nilai ekspor batik tahun 2025 mencapai US$30,62 juta atau tumbuh 13,03 persen dibandingkan tahun...

Wamendag Roro Dyah Esti terus mendukung inovasi dan penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia di era digital agar dapat bersaing di pasar domestik dan global.(Foto: Humas Kemendag)

UMKM Didorong Tingkatkan Kapasitas & Inovasi

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, BADUNG – Kementerian Perdagangan terus mendukung inovasi dan penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia di...

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung

Bulan Belanja Bandung 2026, Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Bulan Belanja Bandung 2026 akan mendorong sektor perekonomian sekaligus mendorong daya saing UMKM. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung...

Pasar Kreatif 2026 Kota Bandung. Belanja di Mal Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, 8 Mal

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pasar Kreatif Bandung 2026 kembali hadir sebagai pembuka rangkaian Bulan Belanja Bandung dengan melibatkan ratusan pelaku usaha...

Fesyen

IKM Fesyen Penetrasi Pasar Global

Editor
2 Juni 2026

IKM fesyen bisa lebih mempenetrasi pasar global salah satunya menurut Kemenperin melalui diversifikasi tenun. SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.