• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 16 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pejabat BKAD Purwakarta Dua Hari Tidak Masuk Kerja Sebelum Ditemukan Tewas

Editor
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:50
Jenazah Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, saat akan dimakamkan.(Foto:Istimewa).

Jenazah Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, saat akan dimakamkan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, PURWAKARTA–Penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Yogi Saleh, masih belum bisa dipastikan. Yogi Saleh, berusia 40 tahun, yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka, termasuk luka tusukan, dua hari sebelumnya tidak masuk kerja.

Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta masih melalukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh. Penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi rumah sakit terhadap jenazah Yogi Saleh, berusia 40 tahun, yang ditemukan sejumlah luka, termasuk tiga luka tusukan di bagian lehernya.

RelatedPosts

Kementerian ESDM, Pagu Indikatif 2027 Rp27,335 Triliun

CHOES X GENSi 2026 Lahirkan 15.000 Kreator Muda

Haji 2026: Sebanyak 96.155 Jemaah Sudah di Tanah Air

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, di Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/06/2026) malam. Kematian korban pertamakali diketahui oleh istrinya saat baru pulang setelah mendampingi anaknya wisuda.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dua hari korban tidak masuk kerja sebelum ditemukan tewas. Namun, korban tidak memberitahukan alasan tidak masuk kerja ke kantornya.

“Jadi, sejak hari Kamis dan Jumat, korban tidak masuk kerja. Namun, korban tidak memberikan alasan ke kantornya,” ujar Hendra dalan keterangannya, Selasa (16/06/2026).

Hendra mengatakan, penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, masih dalam proses penyelidikan penyidim Satreskrim Polres Purwakarta. Pihak keluarga yang menilai kematian korban janggal dan tidak yakin akibat tindakan bunuh diri, diminta bersabar menunggu proses penyelidikan dan hasil otopsi jenazah dari rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, pada Minggu (14/06/2026) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Kematian korban pertamakali diketahui istrinya saat baru pulang menghadiri wisuda anaknya.

“Saat istri pulang usai menghadiri wisuda anaknya, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dan gelap. Istri korban berusaha menggedor-gedor pintu, hingga bisa masuk melalui jendela rumah yang bisa dibuka. Korban sudah tergeletak beesimbah darah di dalam kamar, setelah istrinya menemukan ceceran darah di depan pintu,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, Senin (15/06/2026).

Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka, teemasuk luka tusukan di tubuh korban.

Polisi juga menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban, diantaranya tangga, dua potong kabel yang sudah terputus, serta sebuah ikat pinggang. Meski barang-barang tersebut ditemukan di sekitar kamar, belum bisa menyimpullan penyebab kematian korban, karena tindakan bunuh diri, atau dibunuh.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, kami belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian korban. Meninggal karena tindakan bunuh diri, atau tindak pidana dibunuh,” kata Made.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak tidak ada barang-barang berharga yang hilang. Dompet berikut uang tunai, kartu identitas, telepon genggam, masih utuh.

“Tidak ada barang-barang berharga hilang, termasuk dompet, uang, hp, dan kartilu identitas korban. Jadi, kami belum menemukan indikasi tindak pidana perampokan maupun tanda-tanda perkelahian,” ungkap Made.

Hasil visum rumah sakit, korban mengalami tiga luka tusukan serius di bagian leher dan luka robek di ulu hati. Selain itu, ada bekas jeratan di leher.

Barang bukti sebilah pisau dapur dengan panjang 10 hingga 15 sentimeter, ditemukan di lokasi kejadian. Penyidik masih mendalami percakapan terakhir dalam telepon genggam korban, serta bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, atau CCTV, untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, sekaligus motif yang melatarbelakanginya.

Sementara itu, pihak keluarga mendesak pihak kepolisian mengungkap penyebab kematian korban secara menyeluruh dan transparan. Pihak keluarga tidak yakin jika korban tewas karena binuh diri.

Perwakilan keluarga korban, Eka Yusuf, mengatakan, temuan sejumlah luka pada tubuh korban, membuat keluarga meragukan spekulasi yang berkembang terkait penyebab kematian mengarah tindakan bunuh diri. Banyak luka yang ditemukan, penyebab kematian janggal lebih mengindikasikan ke tindak pidana.

“Saya melihat ada kejanggalan, banyak luka ditemukan, di leher dan bagian tubuh lainnya. Kalau takdir kami terima, tapi kalau memang karena tindak pidana, keluarga meminta keadilan dan meminta polisi mengungkap kasusnya seterang-terangnya,” ujar Eka.

Selain meminta pihak kepolisian mengusut tuntas, keluarga juga meminta Pemkab Purwakarta memberikan perhatian serius terhadap penanganan perkara yang menimpa salah satu pejabatnya. Proses penyelidikan masih dilakukan penyidik Satreskrim Polres Purwakarta untuk memastikan penyebab kematian, termasuk hasil otopsi rumah sakit yang dilakukan terhadap jenazah korban.

Tags: jawa baratKabid Humas Polda Jawa Baratkabupaten purwakartaKombes Pol. Hendra RochmawanPenyebab Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Bisa Dipastikanpolda jawa baratPolres PurwakartaSatreskrim Polres Purwakarta

Related Posts

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Wamen ESDM Yuliot Tanjung saat Rapat Kerja Penetapan RKA-K/L dan RKP Tahun 2027 bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (15/6/2026).(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Kementerian ESDM, Pagu Indikatif 2027 Rp27,335 Triliun

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat menjadi arah utama kebijakan anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Adobe melalui program ECHOES X GENSi untuk meningkatkan awareness ekonomi kreatif sekaligus memperkuat talenta muda digital, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda Indonesia.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi kreatif.)

CHOES X GENSi 2026 Lahirkan 15.000 Kreator Muda

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Adobe melalui program ECHOES X...

Jemaah haji Indonesia.(Foto: Humas Kemenhaj)

Haji 2026: Sebanyak 96.155 Jemaah Sudah di Tanah Air

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Haji 2026 masih dalam fase pemulangan jemaah bersamaan dengan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang...

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.(Foto: Humas Kemenag)

Tahun Baru Islam 1 Muharam, Ini Pesan Menteri Agama

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak masyarakat untuk berhijrah dari...

Gempa bumi berkekuatan cukup besar mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pagi. (Image" BMKG)

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tenggara Palu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan cukup besar mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

Ilustrasi wanita korban penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Hilang 3 Tahun, Wanita Muda Asal Bandung Ditemukan Luka Parah di Rumah Sakit

Editor
16 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Setelah dilaporkan sudah tiga tahun hilang, seorang wanita muda asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditemukan terluka parah dalam perawatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.