• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pejabat BKAD Purwakarta Dua Hari Tidak Masuk Kerja Sebelum Ditemukan Tewas

Editor
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:50
Jenazah Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, saat akan dimakamkan.(Foto:Istimewa).

Jenazah Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, saat akan dimakamkan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, PURWAKARTA–Penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Yogi Saleh, masih belum bisa dipastikan. Yogi Saleh, berusia 40 tahun, yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka, termasuk luka tusukan, dua hari sebelumnya tidak masuk kerja.

Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta masih melalukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh. Penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi rumah sakit terhadap jenazah Yogi Saleh, berusia 40 tahun, yang ditemukan sejumlah luka, termasuk tiga luka tusukan di bagian lehernya.

RelatedPosts

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, di Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/06/2026) malam. Kematian korban pertamakali diketahui oleh istrinya saat baru pulang setelah mendampingi anaknya wisuda.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dua hari korban tidak masuk kerja sebelum ditemukan tewas. Namun, korban tidak memberitahukan alasan tidak masuk kerja ke kantornya.

“Jadi, sejak hari Kamis dan Jumat, korban tidak masuk kerja. Namun, korban tidak memberikan alasan ke kantornya,” ujar Hendra dalan keterangannya, Selasa (16/06/2026).

Hendra mengatakan, penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, masih dalam proses penyelidikan penyidim Satreskrim Polres Purwakarta. Pihak keluarga yang menilai kematian korban janggal dan tidak yakin akibat tindakan bunuh diri, diminta bersabar menunggu proses penyelidikan dan hasil otopsi jenazah dari rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, pada Minggu (14/06/2026) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Kematian korban pertamakali diketahui istrinya saat baru pulang menghadiri wisuda anaknya.

“Saat istri pulang usai menghadiri wisuda anaknya, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dan gelap. Istri korban berusaha menggedor-gedor pintu, hingga bisa masuk melalui jendela rumah yang bisa dibuka. Korban sudah tergeletak beesimbah darah di dalam kamar, setelah istrinya menemukan ceceran darah di depan pintu,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, Senin (15/06/2026).

Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka, teemasuk luka tusukan di tubuh korban.

Polisi juga menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban, diantaranya tangga, dua potong kabel yang sudah terputus, serta sebuah ikat pinggang. Meski barang-barang tersebut ditemukan di sekitar kamar, belum bisa menyimpullan penyebab kematian korban, karena tindakan bunuh diri, atau dibunuh.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, kami belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian korban. Meninggal karena tindakan bunuh diri, atau tindak pidana dibunuh,” kata Made.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak tidak ada barang-barang berharga yang hilang. Dompet berikut uang tunai, kartu identitas, telepon genggam, masih utuh.

“Tidak ada barang-barang berharga hilang, termasuk dompet, uang, hp, dan kartilu identitas korban. Jadi, kami belum menemukan indikasi tindak pidana perampokan maupun tanda-tanda perkelahian,” ungkap Made.

Hasil visum rumah sakit, korban mengalami tiga luka tusukan serius di bagian leher dan luka robek di ulu hati. Selain itu, ada bekas jeratan di leher.

Barang bukti sebilah pisau dapur dengan panjang 10 hingga 15 sentimeter, ditemukan di lokasi kejadian. Penyidik masih mendalami percakapan terakhir dalam telepon genggam korban, serta bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, atau CCTV, untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, sekaligus motif yang melatarbelakanginya.

Sementara itu, pihak keluarga mendesak pihak kepolisian mengungkap penyebab kematian korban secara menyeluruh dan transparan. Pihak keluarga tidak yakin jika korban tewas karena binuh diri.

Perwakilan keluarga korban, Eka Yusuf, mengatakan, temuan sejumlah luka pada tubuh korban, membuat keluarga meragukan spekulasi yang berkembang terkait penyebab kematian mengarah tindakan bunuh diri. Banyak luka yang ditemukan, penyebab kematian janggal lebih mengindikasikan ke tindak pidana.

“Saya melihat ada kejanggalan, banyak luka ditemukan, di leher dan bagian tubuh lainnya. Kalau takdir kami terima, tapi kalau memang karena tindak pidana, keluarga meminta keadilan dan meminta polisi mengungkap kasusnya seterang-terangnya,” ujar Eka.

Selain meminta pihak kepolisian mengusut tuntas, keluarga juga meminta Pemkab Purwakarta memberikan perhatian serius terhadap penanganan perkara yang menimpa salah satu pejabatnya. Proses penyelidikan masih dilakukan penyidik Satreskrim Polres Purwakarta untuk memastikan penyebab kematian, termasuk hasil otopsi rumah sakit yang dilakukan terhadap jenazah korban.

Tags: jawa baratKabid Humas Polda Jawa Baratkabupaten purwakartaKombes Pol. Hendra RochmawanPenyebab Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Bisa Dipastikanpolda jawa baratPolres PurwakartaSatreskrim Polres Purwakarta

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana (kiri) dan Shandy Purnamasari (tengah), saat kunjungan kerja ke kantor MS Glow, Malang, Jawa Timur, Kamis (30/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke kantor MS Glow...

Lokasi penebangan pohon di Jalan Riau Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar 10 pohon yang terjadi di...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, CIREBON--Peristiwa kebakaran memilukan melanda bangunan rumah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga merenggut nyawa...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang el nino godzilla.(Foto:Istimewa).

El Nino 2026: Hari Tanpa Hujan Terlama di Purworejo Jateng

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Niño akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama...

Baituzzakah Pertamina (BAZMA) Refinery Unit VI Balongan menggandeng Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiralodra, gelar menggelar Pelatihan Pembuatan Tempe Skala Rumahan bagi kelompok ibu-ibu mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.(Foto: Istimewa)

Berdayakan Eks TKW, BAZMA Pertamina Kilang Balongan Gelar Pelatihan Tempe Guna Pacu Ekonomi Desa Rawadalem

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, BALONGAN INDRAMAYU – Baituzzakah Pertamina (BAZMA) Refinery Unit VI Balongan mengambil langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar...

Menpora RI, Erick Thohir melakukan MoU bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth, David Neo, dalam rangkaian Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Sanur, Bali, Senin (4/5).(foto:dok/kemenpora.go.id)

Indonesia Youth Summit 2026 Usung Penguatan Kepemimpinan, Solutif, Keberlanjutan

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 di Jakarta. Dihadiri diikuti sekitar 5000 peserta dari berbagai daerah,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat