• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 15 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pejabat BKAD Purwakarta Dua Hari Tidak Masuk Kerja Sebelum Ditemukan Tewas

Editor
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:50
Jenazah Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, saat akan dimakamkan.(Foto:Istimewa).

Jenazah Yogi Saleh (40), Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, saat akan dimakamkan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, PURWAKARTA–Penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Yogi Saleh, masih belum bisa dipastikan. Yogi Saleh, berusia 40 tahun, yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka, termasuk luka tusukan, dua hari sebelumnya tidak masuk kerja.

Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta masih melalukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh. Penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan otopsi rumah sakit terhadap jenazah Yogi Saleh, berusia 40 tahun, yang ditemukan sejumlah luka, termasuk tiga luka tusukan di bagian lehernya.

RelatedPosts

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, di Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/06/2026) malam. Kematian korban pertamakali diketahui oleh istrinya saat baru pulang setelah mendampingi anaknya wisuda.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dua hari korban tidak masuk kerja sebelum ditemukan tewas. Namun, korban tidak memberitahukan alasan tidak masuk kerja ke kantornya.

“Jadi, sejak hari Kamis dan Jumat, korban tidak masuk kerja. Namun, korban tidak memberikan alasan ke kantornya,” ujar Hendra dalan keterangannya, Selasa (16/06/2026).

Hendra mengatakan, penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, masih dalam proses penyelidikan penyidim Satreskrim Polres Purwakarta. Pihak keluarga yang menilai kematian korban janggal dan tidak yakin akibat tindakan bunuh diri, diminta bersabar menunggu proses penyelidikan dan hasil otopsi jenazah dari rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, pada Minggu (14/06/2026) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Kematian korban pertamakali diketahui istrinya saat baru pulang menghadiri wisuda anaknya.

“Saat istri pulang usai menghadiri wisuda anaknya, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dan gelap. Istri korban berusaha menggedor-gedor pintu, hingga bisa masuk melalui jendela rumah yang bisa dibuka. Korban sudah tergeletak beesimbah darah di dalam kamar, setelah istrinya menemukan ceceran darah di depan pintu,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, Senin (15/06/2026).

Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka, teemasuk luka tusukan di tubuh korban.

Polisi juga menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban, diantaranya tangga, dua potong kabel yang sudah terputus, serta sebuah ikat pinggang. Meski barang-barang tersebut ditemukan di sekitar kamar, belum bisa menyimpullan penyebab kematian korban, karena tindakan bunuh diri, atau dibunuh.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan, kami belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian korban. Meninggal karena tindakan bunuh diri, atau tindak pidana dibunuh,” kata Made.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak tidak ada barang-barang berharga yang hilang. Dompet berikut uang tunai, kartu identitas, telepon genggam, masih utuh.

“Tidak ada barang-barang berharga hilang, termasuk dompet, uang, hp, dan kartilu identitas korban. Jadi, kami belum menemukan indikasi tindak pidana perampokan maupun tanda-tanda perkelahian,” ungkap Made.

Hasil visum rumah sakit, korban mengalami tiga luka tusukan serius di bagian leher dan luka robek di ulu hati. Selain itu, ada bekas jeratan di leher.

Barang bukti sebilah pisau dapur dengan panjang 10 hingga 15 sentimeter, ditemukan di lokasi kejadian. Penyidik masih mendalami percakapan terakhir dalam telepon genggam korban, serta bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, atau CCTV, untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, sekaligus motif yang melatarbelakanginya.

Sementara itu, pihak keluarga mendesak pihak kepolisian mengungkap penyebab kematian korban secara menyeluruh dan transparan. Pihak keluarga tidak yakin jika korban tewas karena binuh diri.

Perwakilan keluarga korban, Eka Yusuf, mengatakan, temuan sejumlah luka pada tubuh korban, membuat keluarga meragukan spekulasi yang berkembang terkait penyebab kematian mengarah tindakan bunuh diri. Banyak luka yang ditemukan, penyebab kematian janggal lebih mengindikasikan ke tindak pidana.

“Saya melihat ada kejanggalan, banyak luka ditemukan, di leher dan bagian tubuh lainnya. Kalau takdir kami terima, tapi kalau memang karena tindak pidana, keluarga meminta keadilan dan meminta polisi mengungkap kasusnya seterang-terangnya,” ujar Eka.

Selain meminta pihak kepolisian mengusut tuntas, keluarga juga meminta Pemkab Purwakarta memberikan perhatian serius terhadap penanganan perkara yang menimpa salah satu pejabatnya. Proses penyelidikan masih dilakukan penyidik Satreskrim Polres Purwakarta untuk memastikan penyebab kematian, termasuk hasil otopsi rumah sakit yang dilakukan terhadap jenazah korban.

Tags: jawa baratKabid Humas Polda Jawa Baratkabupaten purwakartaKombes Pol. Hendra RochmawanPenyebab Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Bisa Dipastikanpolda jawa baratPolres PurwakartaSatreskrim Polres Purwakarta

Related Posts

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu dari sembilan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, korban hilang dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8...

Cadangan devisa emas,harga patokan ekspor emas

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua September 2026. HPE emas ditetapkan...

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia telah menyepakati penandatanganan MoU. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengembangkan layanan telekomunikasi melalui kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan layanan telekomunikasi. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Dipecat

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merespons dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum...

Penegakan hukum pada kasus pelanggaran yang akibatkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.(Image: Humas Kemenhut)

Kemenhut Proses 31 Kasus Pelanggaran yang Akibatkan Karhutla

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berkomitmen menindak tegas setiap pihak yang melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kebakaran hutan. Saat ini...

Pemadaman api di TPAS Galuga.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

TPAS Galuga Sudah Tidak Membara, Kerja Keras Semua Pihak

Editor
15 September 2026

BOGOR - Petugas gabungan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga berhasil memadamkan seluruh titik api. Dengan peralatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.