• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Peci M Iming yang Melegenda

Editor
Minggu, 15 Oktober 2023 - 09:11
Peci M Iming yang Melegenda

Peci M Iming (bandung.go.id)

RelatedPosts

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Peci M Iming bukan sembaran peci tetapi mampu menorehkan cerita luar biasa tentang product history asal Kota Bandung.
Peci merupakan penutup kepala yang kemudian berkembang menjadi aksesoris penutup kepala oleh seorang laki-laki muslim untuk beribadah.
Ketenaran peci tidak bisa dilepaskan dari sosok Soekarno. Presiden pertama Indonesia ini memang identik dengan peci hitam yang selalu digunakan dalam setiap aktivitasnya kala itu.
Menurut keturunan M. Iming generasi keempat, Yuliani Sabana sejarah merek peci legendaris asli Bandung ini dimulai dari sepak terjang pemuda asal Pekalongan, Mas Iming, yang mencoba membuat peci dan menjualnya di emperan toko tahun 1918. Peci itu diberi merek M. Iming.
Sepintas memang tidak ada yang berbeda dari peci M. Iming. Terbuat dari material beludu (velvet), peci M. Iming begitu terkenal di Kota Bandung bahkan hingga nasional.
“Peci Iming itu pertama berdiri tahun 1918, pertamanya ada di Jalan Ahmad Yani, Kosambi dan sudah berusia 105 tahun,” kata Yuliani saat ditemui Humas Bandung di tokonya yang berada di Jalan PHH Mustapa, Cibeunying Kaler, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
“Sekarang berkembang ada beberapa cabang di Bandung. Salah satunya di sini,” imbuhnya.
Yuliani menuturkan, pada awal membuat peci Mas Iming tidak memiliki pegawai sama sekali. Mas Iming menjahit dan menjual peci buatannya sendiri.
“Awalnya membuat peci ini awalnya menjahit sendiri, dari dia jahit sendiri dijual sendiri karena kan waktu itu belum punya toko hanya di depan rumah jualannya terus lama-lama dari mulut ke mulut,” ujarnya.
Sejak dulu Peci M. Iming dipakai oleh para negarawan, pemimpin daerah, menteri, gubernur, walikota, bahkan presiden. Yuliani mengungkapkan pelanggan pejabat yang sering memakai peci M. Iming di antaranya Ridwan Kamil, Airlangga Hartarto hingga almarhum Mang Oded.
Tenarnya nama peci M. Iming menurut Yuliani dikarenakan sejak awal, bahan yang digunakan untuk membuat peci selalu memakan kualitas terbaik. Selain itu, Mas Iming juga salah satu pioner pembuat peci di Bandung.
“Peci terkenal karena kualitasnya, kita dari zaman pertama dibuat sampai sekarang pemilihan bahan tidak ada yang berubah. Kita mempertahankan kualitasnya,” jelasnya.
Yuliani mengaku dalam sehari memproduksi 10 kodi atau 200 buah leci dalam sehari. Ada beberapa seri mulai dari K, A dan B dengan tipe sorbanis dan kaligrafi.
“Kita tidak produksi banyak karena ingin mempertahankan kualitas,” kata dia.
Adapun jenis peci M. Iming yang paling banyak diburu pembeli ialah peci polos. Meski begitu, peci dengan motif kaligrafi saat ini juga mulai diminati.
Menurutnya juga, peci saat ini sudah menjadi gaya fashion. Minat masyarakat untuk menggunakan peci saat beraktivitas semakin tinggi tiap tahunnya.
“Minat masyarakat menggunakan peci tinggi, bahkan sekarang sudah jadi fashion juga. Dipakai tarawih salat Idulfitri. Anak-anak muda mulai cari yang motif, tapi kalau penjualan peci polos masih banyak,” jelasnya.
Untuk harganya, peci M. Iming dibanderol dari Rp180.000 hingga Rp300.000 tergantung jenisnya.
Kini, ia telah memiliki 20 pegawai yang membantunya membuat peci. Bagi warga yang ingin mendapatkan peci berkualitas M. Iming yuk kunjungi tokonya dibeberapa cabang yakni Cabang Jalan PHH Mustata, Jalan Pelajar Pejuang dan Jalan Kopo.
Tags: Peci M Iming

Related Posts

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama anggota MPR di Gedung Merdeka.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Peluncuran Buku Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat serta Risalah Tematik Perubahan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa hadirnya perpustakaan di Museum Nasional Indonesia merupakan dua elemen yang saling...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerima Piagam Penghargaan dari Keraton Sumedang Larang yang diserahkan Sri Radya Keraton Sumedang Larang Lukman Soemadisoeria di Museum Srimanganti, Kamis (24/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Keraton Sumedang Larang Beri Penghargaan ke Bupati

Editor
25 September 2026

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta perhatian dalam memberikan perlindungan hukum kepada Keraton Sumedang Larang, Bupati Sumedang  Dony...

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.