• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pasca Ledakan Pipa Gas Pertamina EP Subang, Aliran Gas di 4 Desa Dihentikan

Editor
Selasa, 05 Agustus 2025 - 08:03
Insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan di area PT Pertamina Regional 2 Zona 7 Field, Kabupaten Subang.(Foto:Istimewa).

Insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan di area PT Pertamina Regional 2 Zona 7 Field, Kabupaten Subang.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUBANG–Insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan di Stasiun Pengumpul Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field, Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengakibatkan aliran jaringan gas ke rumah warga di empat desa, dihentikan sementara. Penghentian aliran jaringan gas, untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

Menurut Senior Field PT Pertamina EP Subang, Ndirga Andeo Sisworo, penghentian sementara aliran jaringan gas di empat desa, meliputi jalur distribusi gas untuk sekitar 9.000 sambungan rumah warga. Rumah-warga tersebut berada di wilayah Kelurahan Dangdeur, Sukamelang, Cigadung, dan Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat.

RelatedPosts

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

Harga Properti Residensial di Pasar Primer Naik

Cadangan Devisa Akhir Juli 2026 Sebesar 145,3 Miliar Dolar AS

Penghentian sementara aliran jaringan gas ke rumah warga, buntut insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan di Stasiun Pengumpul Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field. Jaringan gas ke rumah warga sementara tidak bisa digunakan hingga perbaikan oleh tim teknis lapangan selesai.

“Akibat insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan di stasiun pengumpul, jalur distribusi gas untuk sekitar 9.000 sambungan rumah warga, dihentikan sementara. Penghentikan aliran jaringan gas, untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan,” ujar Ndirga, dalam keterangannya, Selasa (05/08/2025).

Ndirga juga meminta warga sementara menggunakan gas elpiji untuk kegiatan memasak, selama aliran gas tidak tersedia. Pihak Pertamina Belum bisa memastikan kapan jaringan gas bisa kembali normal.

Pihak Pertamina juga masih mengumpulkan data kerusakan yang harus dialami warga, akibat insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan. Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, kaca jendela pecah.

Diselidiki Polres Subang
Sementara itu, Polres Subang berkoordinasi dengan PT Pertamina EP, masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan. Insiden mengakibatkan dua karyawan mengalami luka bakar serius sudah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta.

“Kami bersama pihak Pertamina masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebocoran pipa gas Pertamina EP,” ujar Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, Selasa (05/08/2025).

Dony memastikan, tidak ada warga yang menjadi korban dalam insiden kebocoran pipa gas disertai ledakan. Warga berjarak radius satu kilometer sudah kembali beraktivitas normal, meski tetap dilakukan penyekatan dengan memasang garis polisi untuk menjamin keselamatan warga dan mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

“Polres Subang akan terus melakukan monitoring perkembangan di lapangan. Memastikan langkah penanganan dilakukan cepat, aman, dan tepat,” ungkap Dony.

Tags: Aliran Jaringan Gas Warga Dihentikanjawa baratKabupaten SubangKecamatan Pagaden BaratLedakan Pipa Gas Pertamina EP Subangpolres subang

Related Posts

Pemasangan box trap beruang madu oleh petugas BKSDA.(Foto: Dok. Humas Kemenhut)

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, PELALAWAN - Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan konflik...

properti perumahan,harga properti

Harga Properti Residensial di Pasar Primer Naik

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Harga Properti Residensial (SHPR) berdasarkan survey Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan...

Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

Cadangan Devisa Akhir Juli 2026 Sebesar 145,3 Miliar Dolar AS

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar 145,3 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan...

Mumi berusia lebih dari 300 tahun yang hingga kini tetap terawat melalui tradisi dan kearifan masyarakat adat di Desa Aikima, Kabupaten Jayawijaya.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Wisata Wamena Jadi Unggulan Indonesia

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, WAMENA - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai Wamena memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

2 Penggugah Konten Hasutan Soal Prabowo dan Nuklir Iran Ditangkap Polda Jabar

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Bafat menangkap dua orang penggugah konten hasutan di platform media sosial Threads, terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Jum’at 7/8/2026 Antam Rp 2.650.000 Per Gram

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 7/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.650.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat