• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pabrik Perdana Daikin di Bekasi Resmi Beroperasi, Dorong Ekspor AC Nasional

Editor
Kamis, 15 Mei 2025 - 09:52
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meresmikan pabrik pertama PT Daikin Industries Indonesia (DIID) yang berada di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (14 Mei).

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meresmikan pabrik pertama PT Daikin Industries Indonesia (DIID) yang berada di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (14 Mei).(Foto: Humas Kemendag)

BEKASI – Indonesia berpeluang besar meningkatkan pangsa pasar ekspor pendingin udara (AC) di pasar global seiring dengan masih kecilnya kontribusi produk dalam negeri di sektor ini. Peluang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan melalui peresmian pabrik pertama PT Daikin Industries Indonesia (DIID) di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (14/5).

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran pabrik ini merupakan momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekspor AC dari Indonesia sekaligus memperkuat daya saing produk manufaktur nasional.

RelatedPosts

Harga Saham Terendah Jadi Rp1 Per 28-9-2026, Ini Penjelasan BEI

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

2 Jemaah Haji Masih Jalani Perawatan di Arab Saudi

“Selamat atas pembukaan pabrik baru DIID. Kami harap ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan investasi dan perluasan pasar ekspor Indonesia, sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian nasional,” kata Wamendag Roro melalui keterangan resmi.

Pabrik yang mulai beroperasi sejak November 2024 ini memiliki kapasitas produksi sebesar 1,5 juta unit AC per tahun. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik yang selama ini masih mengandalkan impor, DIID ditargetkan mulai melakukan ekspor ke Filipina pada tahun 2027. Ke depan, Indonesia akan menjadi salah satu basis produksi utama Daikin di Asia.

Wamendag Roro juga menekankan pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam produksi AC, sebagai bagian dari strategi pemerintah memperkuat struktur industri nasional.

Di tengah persaingan ketat dari negara-negara eksportir AC lainnya di kawasan ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam, pemerintah terus berupaya membuka akses pasar ekspor melalui berbagai perjanjian dagang seperti FTA, PTA, dan CEPA.

“Kementerian Perdagangan terus memperkuat daya saing produk ekspor Indonesia melalui branding, misi dagang, pameran internasional, hingga business matching,” tambahnya.

Sejak Januari hingga awal Mei 2025, Kemendag telah menyelenggarakan 246 kegiatan business matching dengan total transaksi mencapai USD 57,61 juta.

Dalam acara peresmian tersebut, Wamendag Roro juga menandatangani prasasti peresmian dan meninjau fasilitas produksi, area pelatihan pegawai (dojo), serta ruang pamer produk. Turut hadir sejumlah tokoh penting, antara lain Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Kemendag Deden Muhammad Fajar Shiddiq, Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Katsuro Nagai, dan Chairman of the Board & CEO Daikin Industries Ltd Masanori Togawa.

Masanori menyatakan bahwa DIID telah mengantongi tiga sertifikat ISO (9001, 14001, 45001), serta Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikat TKDN, yang menjamin keamanan dan kualitas produk. Selain aspek bisnis, Daikin juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bersama komunitas, lembaga pendidikan, dan pemerintah.

Pertumbuhan Positif Ekspor AC Indonesia

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor AC Indonesia (kode HS 8415) pada periode Januari–Maret 2025 mencapai USD 157 juta, naik 118,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (USD 71,7 juta). Sepanjang tahun 2024, nilai ekspor AC Indonesia mencapai USD 197,6 juta, menempatkan Indonesia sebagai eksportir ke-28 dunia dengan pangsa pasar global sebesar 0,29 persen.

Ekspor AC nasional juga mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 85,5 persen pada 2023–2024. Negara tujuan utama ekspor meliputi Amerika Serikat (68,27 persen), Vietnam (20,68 persen), Korea Selatan (6,38 persen), Malaysia (5,51 persen), dan Taiwan (2,73 persen).

Dengan dukungan infrastruktur industri seperti DIID, serta kolaborasi pemerintah dan sektor swasta, Indonesia optimis mampu memperkuat posisinya sebagai pemain penting dalam pasar AC global.

Tags: daikinpabrik ac

Related Posts

Tangkapan layar pergerakan IHSG pada sesi pagi Selasa 22-9-2026 di Bursa Efek Indonesia.(Image: Google Finance)

Harga Saham Terendah Jadi Rp1 Per 28-9-2026, Ini Penjelasan BEI

Editor
22 September 2026

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi telah menyesuaikan ketentuan batasan harga terendah (minimum) dan batasan Auto Rejection...

Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj RI Ian Heriawan.(Foto: Humas Kemenhaj)

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Kemenhaj atau Kementerian Haji dan Umrah membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M....

Jemaah haji jalani perawatan di Arab Saudi.(Foto: Dok. Humas Kemenhaj)

2 Jemaah Haji Masih Jalani Perawatan di Arab Saudi

Editor
22 September 2026

JEDDAH - Pelaksanaan ibadah haji 2026 telah usai. Namun, perhatian Kementerian Haji dan Umrah belum berhenti. Dua jemaah haji Indonesia...

Qris Antarnegara

QRIS Antarnegara Raih Penghargaan Dunia di Sidang Umum PBB

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara meraih “50-in-5 Awards 2026" kategori Kolaborasi yang diselenggarakan oleh Digital Public...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 22/9/2026 Antam Rp 2.627.000 Per Gram

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 22/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.627.000 per gram...

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni (tengah) didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kanan), dan Pangdam Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.(Foto: Humas Kemenhut)

Menhut Cabut Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla

Editor
22 September 2026

PALANGKA RAYA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni kembali mengumumkan pencabutan izin usaha lima perusahaan sebagai bagian dari proses penegakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.