• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 17 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Musim Kemarau di Jawa Barat Diprediksi Terpanjang, 5 Bulan

Editor
Kamis, 02 April 2026 - 12:18
Kekeringan akibat musim kemarau panjang el nino godzilla.(Foto:Istimewa).

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di wilayah Jawa Barat terpanjang hingga lima bulan ke depan. Awal musim kemarau bervariasi mulai April, Mei, Juni, hingga mengalami puncaknya pada Juli dan Agustus 2026 mendatang

Sebagian wilayah Jawa Barat sudah memasuki peralihan musim, memasuki musim kemarau awal April. Menjelang peralihan musim hujan ke musim kemarau, sejumlah bencana hindrometeorologi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk di wiayah Bandung Raya.

RelatedPosts

Warga Jakarta Hilang Terseret Ombak Pantai Karangnaya Sukabumi

HUT Kemerdekaan RI ke-81: Warga Sumedang Tumpah Ruah Ngagogo Ikan

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), telah mengimbau agar masyarakat di Jawa Barat, termasuk wilayah Bandung Raya, waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam sepekan ke depan. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Barat, hingga 5 April 2026.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, kondisi tersebut, dipicu oleh suhu muka laut yang hangat serta adanya pola siklonik di Samudra Hindia membentuk pertemuan angin tepat di atas Pulau Jawa. Awal musim kemarau di Jawa Barat akan bervariasi mulai April, Mei, hingga Juni, hingga mengalami puncaknya pada Juli dan Agustus 2026.

Mengutip dari akun Instagram resmi BMKG Jawa Barat, berikut prediksi awal musim kemarau di wilayah Jawa Barat:

– Maret 2026 sebanyak 2%: sebagian kecil Jawa Barat bagian utara.
– April 2026 sebanyak 10%: sebagian kecil Jawa Barat bagian utara.
– Mei 2026 sebanyak 56%: sebagian besar wilayah Jawa Barat.
– Juni 2026 sebanyak 30%: Jawa Barat bagian tengah dan tenggara.

Sebagian besar wilayah Jawa Barat mengalami awal musim kemarau lebih cepat dibanding kondisi normalnya. Sebagian besar wilayah Jabar juga akan mengalami kemarau lebih kering dibanding kondisi biasanya.

Sejumlah wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami musim kemarau pada tahun 2026, lebih kering dan berlangsung lebih panjang, dengan durasi mencapai empat hingga lima bulan. BMKG menyebut, daerah lebih dulu memasuki musim kemarau berpotensi mengalami durasi paling panjang, meliputi wikayah Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, serta sebagian wilayah Cirebon, yang mulai mengalami kemarau, sejak Maret hingga April 2026.

Awal musim kemarau yang lebih cepat, wilayah-wilayah ini berpotensi mengalami kemarau hingga sekitar Agustus-September 2026, atau empat hingga lima bulan ke depan. Sementara itu, wilayah lain, seperti Bandung Raya, Sumedang, Garut, Majalengka, dan Kuningan, diprediksi mengalami kondisi lebih kering dari normal, dengan awal kemarau sekitar April-Mei 2026.

Wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, serta Pangandaran, diperkirakan mulai memasuki kemarau pada Mei hingga Juni 2026, dengan durasi relatif lebih singkat. BMKG juga mencatat, sekitar 81 persen wilayah Jawa Barat mengalami musim kemarau lebih panjang, dan 93 persen wilayah mengalami kondisi lebih kering dari normal pada tahun 2026.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Curah hujan tinggi disertai angin kencang, selanjutnya potensi bencana kekeringan memasuki kemarau panjang, sejak April 2026.

“Kita tahu, wilayah Jawa Barat rawan bencana, ketika musim hujan bencana longsor dan banjir, saat kemarau terjadi kekeringan, bencana kebakaran hutan dan lahan,” ujar Erwan kepada wartawan, Selasa (31/03/2026) lalu.

Erwan mewanti-wanti masyarakat Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan untuk menekan dampak bencana. Musim hujan, puncaknya sampai akhir Maret, April sudah berkurang, Mei terjadi kemarau panjang. Masyarakat diimbau untuk menjaga ketersediaan air, lingkungan, jangan sampai nanti saat kemarau kekurangan air.

Setelah ini akan masuk musim kemarau panjang, masyarakat bisa kekurangan air, dan ada potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta harus bisa menyimpan ketersediaan air, jangan dibuang-buang,” kata Erwan.

Erwan juga menyinggung potensi bahaya yang mengintai masyarakat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pasca bencana tanah longsor hingga menelan korban jiwa 80 orang. Masyarakat sekitar harus waspada, apalagi wikayah Desa Pasirlangu berada di garis sesar Lembang.

Tags: April hingga Agustus 2026bmkgerwan setiawanjawa baratMusim Kemarau di Jawa Barat Terpanjang 5 Bulanwakil gubernur jawa barat

Related Posts

Ilustrasi korban tenggelam.(Foto:Istimewa).

Warga Jakarta Hilang Terseret Ombak Pantai Karangnaya Sukabumi

Editor
17 Agustus 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang warga Jakarta dilaporkan hilang terseret ombak Pantai Karangnaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban terseret arus ombak saat sedang...

Warga tumpah ruah mengikuti tradisi ngagogo lauk di Kolam Masjid Al Kamil, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (17/8/2026) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

HUT Kemerdekaan RI ke-81: Warga Sumedang Tumpah Ruah Ngagogo Ikan

Editor
17 Agustus 2026

SUMEDANG - Warga tumpah ruah mengikuti tradisi ngagogo lauk di Kolam Masjid Al Kamil, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (17/8/2026)....

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/08/2026).(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi

Editor
17 Agustus 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin...

Pesawat jet Garuda Indonesia di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Layani 10 Penerbangan di Long Weekend

Editor
17 Agustus 2026

BANDUNG - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung terus menunjukkan perkembangan positif. Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan resmikan pembukaan Alun-alun Bandung bertepatan dengan Pesta Rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka, Wali Kota Ajak Warga Tertib

Editor
17 Agustus 2026

BANDUNG - Alun-alun Bandung Kota Bandung kembali dibuka untuk masyarakat setelah menjalani sejumlah evaluasi dan perbaikan. Pembukaan kembali ruang terbuka...

Ilustrasi gerombolan bermotor.(Foto:Istimewa).

11 Remaja Gerombolan Bermotor di Bandung, Ugal-Ugalan Ditangkap

Editor
17 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebelas orang gerombolan bermotor melakukan aksi ugal-ugalan di jalanan Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka diamakan polisi, setelah aksinya membahayakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung