• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Musim Kemarau 2025 Mundur dan Lebih Pendek, BMKG: Anomali Iklim Harus Diantisipasi dengan Adaptasi Cerdas

Editor
Minggu, 22 Juni 2025 - 07:35
kekeringan kemarau

Ilustrasi musim kemarau/kekeringan (pexels)

JAKARTA – Musim kemarau 2025 datang lebih lambat dari biasanya dan diprediksi berdurasi lebih pendek. Hingga awal Juni, hanya 19 persen wilayah Indonesia yang telah memasuki musim kemarau, sementara sebagian besar lainnya masih dibalut hujan. Fakta ini diungkap oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan pola iklim yang kian sulit diprediksi.

“Peralihan ke musim kemarau tahun ini tertunda karena curah hujan yang masih tinggi selama April dan Mei 2025, padahal itu seharusnya sudah masa transisi,” jelas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam keterangan resminya.

RelatedPosts

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

BMKG sendiri telah memprediksi kondisi ini sejak Maret lalu melalui prakiraan iklim bulanan. Wilayah selatan Indonesia — seperti Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, dan NTT — masih menerima hujan di atas normal. Hal ini menyebabkan kemarau tidak bisa segera mengambil alih.

Meski demikian, hasil analisis terbaru dari Dasarian I Juni (sepuluh hari pertama bulan Juni) menunjukkan gejala perubahan mulai muncul. Sebanyak 72% wilayah Indonesia tercatat dalam kategori hujan normal, 23% di bawah normal (lebih kering), dan hanya 5% yang masih hujan di atas normal.

 

Pola Tidak Seragam, Kemarau Datang Bertahap

Dwikorita menyebut bahwa kemarau lebih dulu terasa di Sumatera dan Kalimantan yang sudah beberapa dasarian mengalami penurunan curah hujan. Sebaliknya, wilayah selatan seperti Jawa dan Nusa Tenggara masih diguyur hujan cukup intens.

“Musim kemarau tahun ini tidak seragam. Ada yang lebih cepat kering, ada pula yang masih terus diguyur hujan. Ini menandakan bahwa pola iklim kita semakin kompleks,” ujarnya.

BMKG memprediksi anomali ini akan bertahan hingga Oktober 2025. Artinya, meskipun secara kalender klimatologis sudah masuk musim kemarau, intensitas hujan yang lebih tinggi akan membuat musim kemarau terasa lebih pendek dan lebih basah dari biasanya.

 

Dua Sisi Dampak untuk Pertanian

Situasi ini membawa dua dampak yang harus dicermati. Di satu sisi, hujan di musim kemarau menjadi keuntungan bagi pertanian padi karena pasokan air tetap tersedia. Namun di sisi lain, sektor hortikultura justru menghadapi risiko besar. Tanaman seperti cabai, bawang, dan tomat sangat rentan terhadap hama dan penyakit dalam kondisi lembap berlebih.

“Kami mendorong petani hortikultura untuk menyiapkan sistem drainase dan perlindungan tanaman yang memadai,” imbau Dwikorita.

 

Tantangan Iklim = Ujian Adaptasi

Dwikorita menekankan bahwa ketidakpastian iklim global adalah tantangan nyata. Oleh karena itu, Indonesia tidak bisa lagi berpatokan pada pola cuaca masa lalu.

“Kita harus bergerak cepat dan tepat. Adaptasi berbasis data adalah kunci. Informasi dari BMKG wajib dijadikan dasar kebijakan lintas sektor, mulai dari pertanian hingga mitigasi bencana,” tegasnya.

BMKG berkomitmen untuk terus memberikan data iklim yang akurat dan real-time sebagai panduan masyarakat dan pemangku kebijakan. Dengan begitu, setiap langkah dalam menghadapi perubahan iklim dapat dilakukan secara lebih cerdas dan terukur.

“Musim kemarau tahun ini bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang untuk membuktikan kemampuan bangsa dalam beradaptasi. BMKG akan terus mendampingi dengan informasi yang presisi,” tutup Dwikorita.

Tags: musim kemarau

Related Posts

(Foto: Dok KKP)

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Editor
16 April 2026

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang kompromi terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang...

Pengamanan satwa langka (Foto: Dok. Gakkum Kemenhut)

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus penyelundupan ratusan satwa...

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Dukung Sarimukti Jadi PSEL

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyepakati pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Sarimukti Kabupaten...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Lansia di Subang Ditemukan Tewas Terikat, Uang Puluhan Juta dan Perhiasan Raib

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, SUBANG--Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditemukan tewas dalam kondisi kedua tangan dan kakinya terikat...

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian satpam dan siswi SMAN 1 Banjaran yang terseret arus Sungai Cibanjaran.(Foto:Istimewa).

Satpam dan Siswi SMAN 1 Banjaran Bandung Tewas Terseret Arus Sungai

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Berupaya menyelamatkan siswi yang terseret arus sungai, seorang satpam sekolah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ikut hanyut. Kedua korban...

Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih.(Foto:Istimewa).

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Pemerintah membuka rekrutmen untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih tahun 2026. Rekrutmen secara resmi dibuka melalui panitia seleksi nasional,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.