• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Munas HIPMI, Prabowo: Bangun Ekonomi dengan Nasionalisme

Editor
Kamis, 11 Juni 2026 - 09:30
Presiden Prabowo Subianto di Munas HIPMI di Bandar Lampung Rabu 10 Juni 2026.(Foto: Dok. Sekretariat Negara)

Presiden Prabowo Subianto di Munas HIPMI di Bandar Lampung Rabu 10 Juni 2026.(Foto: Dok. Sekretariat Negara)

SATUJABAR, BANDAR LAMPUNG – Munas HIPMI atau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/06/2026) yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa nasionalisme merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan suatu bangsa.

RelatedPosts

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Di hadapan ribuan peserta Munas HIPMI, Presiden Prabowo mengajak para pengusaha muda untuk memahami bahwa kemajuan ekonomi tidak lahir dengan sendirinya, melainkan tumbuh dan bertahan karena adanya semangat nasionalisme yang kuat.

Presiden Prabowo pun mengutip pemikiran sosiolog dan sejarawan Liah Greenfeld dalam buku The Spirit of Capitalism: Nationalism and Economic Growth. Menurut Presiden, bahkan para pemikir yang menjadi rujukan dalam perkembangan kapitalisme modern mengakui bahwa nasionalisme merupakan faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Yang saya ambil kalimat terakhir, ‘The sustained growth characteristic of modern economy’ karakteristik tidak maju, tidak berkembang dengan sendirinya. Pembangunan, pertumbuhan distimulasi dan dipertahankan oleh nasionalisme,” ujar Presiden dilansir Setneg.

Kepala Negara menegaskan bahwa pengalaman berbagai negara menunjukkan hubungan erat antara nasionalisme dan kemajuan ekonomi. Menurut Presiden, kebangkitan sejumlah negara besar di dunia tidak dapat dilepaskan dari semangat kebangsaan yang mereka bangun dan pelihara.

“Ini adalah guru kapitalisme. Jepang maju, Amerika maju, seluruh Barat maju, Tiongkok bangkit sekarang, karena nasionalisme,” tegas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti sejarah lahirnya HIPMI yang sejak awal dibangun dengan semangat nasionalisme. Presiden menilai organisasi tersebut memiliki peran penting sebagai wadah pembinaan generasi pengusaha muda yang kelak menjadi pemimpin di berbagai bidang kehidupan nasional.

“Sebagai wadah dari pengusaha muda, HIPMI adalah suatu wadah yang sangat penting karena wadah ini sebagaimana tadi disampaikan melahirkan pemimpin-pemimpin. Pemimpin masyarakat, pemimpin ekonomi,” kata Presiden.

Presiden kemudian mengingatkan bahwa banyak tokoh nasional lahir dan tumbuh dari lingkungan HIPMI. Mereka tidak hanya berhasil di dunia usaha, tetapi juga mengemban berbagai jabatan strategis di pemerintahan maupun organisasi nasional.

“Pak Latif menjadi menteri, menjadi pengusaha pribumi besar, Pak Siswono juga berapa kali jadi menteri, Pak Abu Rizal Bakrie Menko, dan juga ketua partai politik besar, ketua KADIN. Sekarang Pak Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Golkar, partai yang besar, beliau juga Menteri ESDM,” ujar Presiden.

Meski mengapresiasi kontribusi besar HIPMI, Presiden Prabowo mengajak seluruh peserta Munas untuk melihat kondisi bangsa secara jujur dan objektif. Menurut Presiden, berbagai tantangan dalam sistem ekonomi nasional harus dihadapi dengan keterbukaan dan semangat perbaikan bersama.

“Marilah kita bertanya kepada diri kita sendiri, apa benar-benar sistem ekonomi kita sudah berdasarkan nasionalisme? Marilah kita tanya kepada diri kita sendiri,” ujar Presiden.

Presiden menambahkan bahwa berbagai tantangan yang masih dihadapi bangsa perlu menjadi bahan refleksi bagi seluruh elemen nasional, termasuk para pengusaha muda. Oleh karena itu, Presiden mengajak HIPMI untuk terus mengambil peran strategis dalam memperkuat perekonomian nasional yang berlandaskan kepentingan bangsa.

“Di tengah peran besar itu, saya mengimbau Saudara-saudara, bersama-sama marilah kita menatap keadaan bangsa kita dengan jujur,” pungkas Presiden.

Tags: Munas HIPMIprabowo subianto

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.