• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menlu RI Desak OKI Bertindak Lebih Tegas Isu Palestina dan Perkuat Multilateralisme

Editor
Senin, 23 Juni 2025 - 07:26
(Foto: Dok. Kemlu)

(Foto: Dok. Kemlu)

ISTANBUL, Turkiye — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil langkah lebih tegas dalam memperkuat multilateralisme dan menegakkan hukum internasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri (KTM) ke-51 OKI yang berlangsung di Istanbul, Turki.

“OKI harus lebih keras dan tegas memperkuat multilateralisme dan hukum internasional,” tegas Menlu Sugiono di hadapan para delegasi dari 50 negara anggota.

RelatedPosts

Sidang Ujaran Kebencian Youtuber Resbob, Minta Dipindah ke Surabaya

Menkomdigi Tegaskan Penundaan Akses Anak ke Media Sosial Berisiko Tinggi

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

Seruan ini dilontarkan di tengah meningkatnya ketegangan global, terutama akibat kekerasan yang terus dilakukan Israel, termasuk serangan terbaru terhadap Iran. Menlu Sugiono menegaskan kembali kutukan Indonesia terhadap aksi militer Israel, serta mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi.

Dalam pernyataannya, Menlu RI mengusulkan sejumlah langkah konkret untuk diambil OKI, antara lain:

Meningkatkan upaya diplomasi dan politik dalam menyelesaikan konflik global,

Mendorong pengakuan internasional yang lebih luas terhadap Palestina,

Menyatukan kekuatan untuk mendorong reformasi sistem multilateral global.

“Sebagai organisasi negara-negara Global South, OKI tidak boleh lelah dalam mendorong tata dunia yang lebih adil dan inklusif,” papar Menlu Sugiono.

Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antaranggota OKI dalam menghadapi berbagai tantangan. “Hentikan konflik antara anggota, selesaikan perbedaan pandangan. Tanpa persatuan, solidaritas, dan semangat bertindak nyata, suara OKI tidak akan pernah didengar,” tegasnya.

Selain isu politik dan keamanan, Menlu RI mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dan pembangunan antarnegara anggota, khususnya di bidang perdagangan, pendidikan, sains, dan hilirisasi sumber daya alam. Menurutnya, kerja sama konkret di sektor-sektor tersebut dapat memperkuat posisi negara-negara OKI di tingkat global.

Konferensi yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, selaku tuan rumah, turut dihadiri oleh menteri luar negeri dari negara-negara penting seperti Arab Saudi, Azerbaijan, Jordania, Malaysia, Mesir, dan Pakistan.

Di sela-sela konferensi, Menlu Sugiono juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Azerbaijan untuk membahas penguatan hubungan kedua negara serta kerja sama dalam kerangka OKI.

Kehadiran Indonesia dalam KTM ke-51 OKI menegaskan peran aktifnya sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dalam mendorong penyelesaian isu-isu global dan permasalahan umat Islam dunia. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara pendiri OKI sejak dibentuk pada tahun 1969.

Tags: KemluMenteri Luar NegeriOKI

Related Posts

Adimas Firdaus Putra, terdakwa kasus ujaran kebencian terhandap Suku Sunda saat akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Sidang Ujaran Kebencian Youtuber Resbob, Minta Dipindah ke Surabaya

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sidang lanjutan perkara ujaran kebencian terhadap Suku Sunda, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, dengan terdakwa Youtuber,...

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan paparan dalam Rapat Tingkat Menteri Sinkronisasi Koordinasi dan Pengendalian (SKP) Pencegahan dan Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa pada Anak dan Remaja di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (05/03/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Menkomdigi Tegaskan Penundaan Akses Anak ke Media Sosial Berisiko Tinggi

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menegaskan kebijakan perlindungan anak di ruang digital tidak bertujuan melarang anak menggunakan internet, melainkan menunda akses...

(Foto: Dok. Kemenperin)

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui penerapan konsep industri hijau. Salah...

Fitch Ratings

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada BBB dan melakukan penyesuaian outlook...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi di kawasan Sudirman Central Business...

Personel keamanan di Lawang Sewu.(Foto: Humas KAI Wisata)

KAI Wisata Siagakan 3.556 Personel Saat Masa Angkutan Lebaran 2026

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan sebanyak 3.556 personel untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.