• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Menlu RI Desak OKI Bertindak Lebih Tegas Isu Palestina dan Perkuat Multilateralisme

Editor
Senin, 23 Juni 2025 - 07:26
Menlu RI Desak OKI Bertindak Lebih Tegas Isu Palestina dan Perkuat Multilateralisme

(Foto: Dok. Kemlu)

ISTANBUL, Turkiye — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil langkah lebih tegas dalam memperkuat multilateralisme dan menegakkan hukum internasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri (KTM) ke-51 OKI yang berlangsung di Istanbul, Turki.

“OKI harus lebih keras dan tegas memperkuat multilateralisme dan hukum internasional,” tegas Menlu Sugiono di hadapan para delegasi dari 50 negara anggota.

RelatedPosts

Kamera Trap Rekam Dua Ekor Tapir di Areal HCV PT Silva Inhutani Mesuji, Lampung

Presiden Prabowo Bertemu Dubes AS, Ini yang Dibahas

Karhutla di Kalimantan, BMKG: OMC Buahkan Hasil

Seruan ini dilontarkan di tengah meningkatnya ketegangan global, terutama akibat kekerasan yang terus dilakukan Israel, termasuk serangan terbaru terhadap Iran. Menlu Sugiono menegaskan kembali kutukan Indonesia terhadap aksi militer Israel, serta mendorong semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi.

Dalam pernyataannya, Menlu RI mengusulkan sejumlah langkah konkret untuk diambil OKI, antara lain:

Meningkatkan upaya diplomasi dan politik dalam menyelesaikan konflik global,

Mendorong pengakuan internasional yang lebih luas terhadap Palestina,

Menyatukan kekuatan untuk mendorong reformasi sistem multilateral global.

“Sebagai organisasi negara-negara Global South, OKI tidak boleh lelah dalam mendorong tata dunia yang lebih adil dan inklusif,” papar Menlu Sugiono.

Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antaranggota OKI dalam menghadapi berbagai tantangan. “Hentikan konflik antara anggota, selesaikan perbedaan pandangan. Tanpa persatuan, solidaritas, dan semangat bertindak nyata, suara OKI tidak akan pernah didengar,” tegasnya.

Selain isu politik dan keamanan, Menlu RI mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dan pembangunan antarnegara anggota, khususnya di bidang perdagangan, pendidikan, sains, dan hilirisasi sumber daya alam. Menurutnya, kerja sama konkret di sektor-sektor tersebut dapat memperkuat posisi negara-negara OKI di tingkat global.

Konferensi yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, selaku tuan rumah, turut dihadiri oleh menteri luar negeri dari negara-negara penting seperti Arab Saudi, Azerbaijan, Jordania, Malaysia, Mesir, dan Pakistan.

Di sela-sela konferensi, Menlu Sugiono juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Azerbaijan untuk membahas penguatan hubungan kedua negara serta kerja sama dalam kerangka OKI.

Kehadiran Indonesia dalam KTM ke-51 OKI menegaskan peran aktifnya sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dalam mendorong penyelesaian isu-isu global dan permasalahan umat Islam dunia. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara pendiri OKI sejak dibentuk pada tahun 1969.

Tags: KemluMenteri Luar NegeriOKI

Related Posts

Tapir tertangkap kamera trap.(Foto: Humas Kemenhut)

Kamera Trap Rekam Dua Ekor Tapir di Areal HCV PT Silva Inhutani Mesuji, Lampung

Editor
6 September 2026

BANDAR LAMPUNG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung terus memperkuat pemantauan dan...

Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN Kevin Kim di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Sabtu sore (05/09/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Bertemu Dubes AS, Ini yang Dibahas

Editor
6 September 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN Kevin Kim dan Kuasa Usaha ad interim (Chargé...

Karhutla di Kalimantan.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla di Kalimantan, BMKG: OMC Buahkan Hasil

Editor
6 September 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoptimalkan dukungan analisis cuaca dan pemantauan dinamika atmosfer untuk menyukseskan Operasi Modifikasi...

Warga rusunawa Cingised Arcamanik latihan menghadapi bencana termasuk potensi gempa Lembang.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Warga Rusunawa Latihan Hadapi Potensi Gempa Lembang

Editor
6 September 2026

BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung menggelar kegiatan simulasi evakuasi mandiri di kawasan Rumah Susun Sewa Sederhana...

BMKG

BMKG: Dentuman di Bandung Bukan dari Gempa Bumi

Editor
5 September 2026

BANDUNG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan bahwa fenomena suara dentuman yang terdengar di...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 5/9/2026 Antam Rp 2.640.000 Per Gram

Editor
5 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 5/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.640.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.