• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mengenang Sejarah Sumedang Lewat Diorama di Alun-Alun

Editor
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:56
Alun-alun Sumedang

Alun-alun Sumedang.(Humas Pemkab Sumedang)

Di tengah kesibukan kota yang terus berkembang, ada sebuah proyek ambisius yang sedang digarap di Alun-Alun Sumedang. Sebuah karya seni yang akan menghidupkan kembali jejak sejarah panjang kota ini, dengan menghadirkan diorama yang menggambarkan perjalanan Sumedang sejak zaman kerajaan. Diorama ini bukan sekadar miniatur, melainkan sebuah representasi visual yang membawa kita kembali ke masa lalu, di mana setiap adegan dan pemandangan menyimpan cerita yang tak ternilai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang, Tuti Ruswati, dengan antusias memaparkan bahwa pihaknya sudah melakukan ekspos terkait Detail Engineering Design (DED) diorama tersebut pada Senin, 17 Maret 2025, di Ruang Rapat Sekda Sumedang. “Kami sedang melakukan kajian dan perencanaan secara matang untuk memastikan diorama ini bisa menjadi representasi visual yang tepat dari sejarah dan kebudayaan Sumedang,” ujar Tuti dengan penuh semangat.

RelatedPosts

Pemudik Merasa Nyaman Usai Istirahat di Posko Mudik Pemkot Bandung

Peresmian Tugu Angklung, Dari Kuningan Menyapa Dunia

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Diorama ini dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar hiasan. Menurut Tuti, ini adalah cara bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan panjang Sumedang, menggali lebih dalam akar sejarah, dan memahami bagaimana kota ini berkembang. “Diorama ini akan menghubungkan Alun-Alun Sumedang, Museum Prabu Geusan Ulun, dan kantor Disparbudpora, menciptakan sebuah rute sejarah yang dapat dinikmati oleh siapa saja yang berkunjung,” tambah Tuti.

(Humas Pemkab Sumedang)

Dalam proses perancangannya, Tuti menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai dinas terkait dan tim ahli dari Kabupaten Sumedang serta Provinsi Jawa Barat. “Kami akan merancang kolaborasi yang erat antara Sumedang dan Provinsi Jabar, karena ini adalah proyek dengan anggaran dari Jawa Barat. Kami akan memberikan masukan terkait budaya dan sejarah yang ada di daerah kami,” jelasnya. Pemerintah Kabupaten Sumedang ingin memastikan bahwa setiap elemen yang ditampilkan dalam diorama benar-benar menggambarkan suasana tiga ratus tahun yang lalu, sesuai dengan arahan dari Gubernur Jawa Barat.

Saat ini, Alun-Alun Sumedang sedang dalam tahap pembenahan, baik itu taman, pencahayaan, akrilik, hingga elemen-elemen lainnya. Semua persiapan ini ditargetkan rampung pada H-7 Lebaran, sehingga Alun-Alun Sumedang akan siap menyambut pengunjung dengan wajah baru yang lebih menarik dan penuh makna sejarah.

Proyek diorama ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman yang mendalam bagi setiap orang yang mengunjungi Sumedang. Sebuah kesempatan untuk berjalan melalui lorong waktu, merasakan kekayaan budaya, dan mengingatkan kita akan pentingnya menghargai sejarah.

Sumber: Humas Pemkab Sumedang

Tags: Sejarah Sumedang

Related Posts

Posko mudik.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemudik Merasa Nyaman Usai Istirahat di Posko Mudik Pemkot Bandung

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Posko Mudik Kolaborasi di SDN 090 Cibiru menjadi salah satu titik singgah favorit bagi para pemudik yang...

Tugu Angklung Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Peresmian Tugu Angklung, Dari Kuningan Menyapa Dunia

Editor
20 Maret 2026

SATUJABAR, KUNINGAN – Dari Kuningan, alunan bunyi angklung nan merdu menyebar ke pelosok dunia. Menjadi bukti identitas budaya daerah mampu...

(Foto: Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Mochammad Zulkarnain)

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Editor
18 Maret 2026

Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan perempuan. Namanya Rahmah El Yunusiyyah...

‎(Foto: Anggana Mulia/ Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kab. Garut)

Guyub Berburu Berkah Ramadan di Acara Rumaksa Manjang Waluya di Garut

Editor
15 Maret 2026

GARUT, Selaawi - Dalam rangka menggerakkan perekonomian desa, Pemerintah Kabupaten Garut menggelar acara Rumaksa Manjang Waluya, yang dilaksanakan di Desa...

Jembatan Pasupati Kota Bandung

Fenomena Bunuh Diri di Pasupati, Pemkot Lakukan Pengawasan dan Siagakan Psikolog

Editor
11 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Dalam beberapa waktu terakhir terdapat kejadian yang sangat mengejutkan di area jalan layang Mochtar Kusumaatmadja atau kerap...

Di balik hadirnya Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh penyandang disabilitas netra, ada proses panjang yang dikerjakan dengan ketelitian tinggi.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dari Bilik Produksi Percetakan Al-Qur’an Braille, Semangat Membumikan Al Quran

Editor
8 Maret 2026

Di balik hadirnya Al-Qur’an Braille yang dibaca oleh penyandang disabilitas netra, ada proses panjang yang dikerjakan dengan ketelitian tinggi. Mulai...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.