• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Mata Air Ciseupan Di Tengah Kota Sumedang, Dihidupkan Lagi Untuk Daya Tarik Wisata

Editor
Rabu, 06 November 2024 - 06:25
Mata Air Ciseupan.(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)

Mata Air Ciseupan.(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)

Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara bersiap menghidupkan kembali aset wisata air yang melegenda, yakni Mata Air Ciseupan. Sumber air panas itu ada di belakang kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jalan Parigilama, Kelurahan Situ.

Sumber air masih ada namun bangunannya tinggal puing-puing saja. Ohir warga setempat menyebutkan dari cerita warga setempat mata air tersebut dahulu menjadi tempat kerbau minum setelah merumput. Air tersebut terasa panas dan asin, yang akhirnya dipercaya oleh masyarakat memiliki khasiat untuk penyembuhan. Tidak hanya bagi hewan, tetapi juga bermanfaat bagi manusia.

RelatedPosts

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Lurah Situ Endang Rohman menyebutkan, Mata Air Ciseupan mulai dibangkitkan sebagai destinasi untuk wisata kesehatan. Kelurahan Situ akan mengembangkan aset-aset lokal di Kelurahan Situ dengan melibatkan pengusaha pribumi. “Kami ingin mengutamakan kolaborasi dengan pengusaha lokal untuk membangun wisata air panas ini, yang berpotensi menjadi daya tarik wisata di pusat kota,” ujarnya.

Dikatakan Endang, Mata Air Ciseupan yang terletak strategis di tengah kota menawarkan kenyamanan bagi wisatawan, terutama yang ingin menikmati suasana malam di pemandian air panas tanpa harus bepergian jauh. Rencana pengembangan ini, kata dia, Sumedang berpeluang menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan, menjadikan Ciseupan sebagai pusat wisata alam dan kesehatan bagi masyarakat luas. “Kami menangkap peluang wisata ini karena lokasinya berada di pusat kota. Kalau misalkan malam, apalagi tengah malam, rata-rata orang yang jauh biasanya agak malas bepergian jauh berendam di air panas,” tuturnya.

Ia pun optimistis masyarakat akan memilih Ciseupan sebagai alternatif beristirahat di pemandian air panas. “Mudah -mudahan kita bisa menangkap peluang-peluang itu orang bisa menikmati air panas di tengah kota di Ciseupan,” katanya.

Sumber: sumedangkab.go.id

Tags: mata airMata Air Ciseupansumedang

Related Posts

Ngobeng ikan di Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan0

Ngobeng Ikan di Bawah Jembatan Baru Dibangun

Editor
18 Juni 2026

Suasana berbeda terlihat di bawah Jembatan Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII, Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026)....

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
16 Juni 2026

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak...

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya Aceh yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025.(Foto: Dok. Humas Kemenag)

Kisah Madrasah yang Hilang Di Terjang Banjir Aceh

Editor
14 Juni 2026

Bencana yang terjadi pada November 2025 itu sungguh memilukan melanda Kawasan Sumatra di bagian utara antara lain Aceh, Sumatra Utara,...

Suasana pagelaran wayang golek di Jasingan Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pagelaran Wayang 4 Dalang di Jasinga Bogor

Editor
12 Juni 2026

Pagelaran Wayang Golek 4 Dalang yang menampilkan para seniman pewayangan ternama, yakni Dadan Sunandar Sunarya, Arie Sunarya, Khanha Ade Kosasih...

Peringatan tsunami

Tsunami Besar di Selatan Jawa 400 Tahun Lalu, Begini Faktanya

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian paleotsunami yang dilakukan di sepanjang pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap indikasi kuat bahwa tsunami besar...

Kirab Pusaka Kujang dalam rangkaian kegiatan Babakti Tugu Kujang saat Hari Jadi Bogor 544.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Hari Jadi Bogor 544: Kirab 140 Pusaka Kujang di Kota Bogor

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR – Hari Jadi Bogor ke-544 masih berlangsung dalam rangkaian acara yang dikemas oleh Pemerintah Kota Bogor antara lain...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.