• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 17 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Makanan Ramah Lambung, Ini Daftarnya

Editor
Kamis, 14 Desember 2023 - 06:37
Buah pir makanan ramah lambung

Buah pir (pexels)

Makanan ramah lambung adalah makanan yang tidak menyebabkan iritasi pada lambung dan cocok untuk orang-orang yang memiliki masalah lambung seperti asam lambung tinggi atau gangguan lambung lainnya.

Berikut adalah beberapa contoh makanan yang umumnya dianggap ramah lambung:

RelatedPosts

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Explorex 2027: Memantik Adrenalin, Mendongkrak Wisata Petualangan

Pameran Foto Toba Heritage, Menteri Ekraf: Perkuat Ekosistem Ekraf

Sayuran hijau: Brokoli, bayam, kubis, dan sayuran hijau lainnya umumnya rendah asam dan mudah dicerna.

Buah-buahan non-asam: Apel, pisang, melon, dan pir biasanya lebih ramah lambung.

Daging tanpa lemak: Ayam tanpa kulit, ikan, dan daging tanpa lemak adalah pilihan baik.

Karbohidrat kompleks: Beras merah, quinoa, dan oatmeal dapat menjadi pilihan yang baik.

Produk susu rendah lemak: Yogurt rendah lemak atau susu almond bisa menjadi alternatif bagi mereka yang sensitif terhadap produk susu.

Beras dan pasta: Pilihlah beras putih atau beras merah, serta pasta gandum utuh untuk makanan yang lebih mudah dicerna.

Minyak zaitun: Minyak ini dapat lebih mudah dicerna daripada minyak lainnya dan dapat digunakan dalam memasak.

Air putih: Tetap terhidrasi sangat penting untuk kesehatan lambung. Hindari minuman berkafein, berkarbonasi, dan beralkohol.

Jahe: Diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meredakan iritasi lambung.

Daging rendah lemak: Daging tanpa lemak seperti dada ayam tanpa kulit atau ikan dapat menjadi pilihan yang baik.

Penting untuk dicatat bahwa setiap orang dapat memiliki respons yang berbeda terhadap makanan tertentu. Jika Anda memiliki masalah lambung, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk saran yang lebih spesifik sesuai kebutuhan kesehatan Anda.

BERBAHAYA BAGI LAMBUNG

Makanan tertentu dapat meningkatkan risiko iritasi lambung atau memperburuk kondisi lambung, terutama bagi orang yang memiliki masalah lambung seperti asam lambung tinggi atau tukak lambung.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang umumnya dianggap dapat meningkatkan risiko iritasi lambung:

Makanan Pedas: Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang dengan asam lambung tinggi atau gangguan lambung.

Makanan Asam: Buah-buahan asam seperti jeruk, lemon, dan tomat, serta minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman berkarbonasi, dapat memicu peningkatan produksi asam lambung.

Makanan Tinggi Lemak: Makanan tinggi lemak, terutama lemak jenuh, dapat menyebabkan relaksasi katup antara lambung dan kerongkongan, meningkatkan risiko refluks asam.

Makanan Pedas dan Berbumbu Tinggi: Makanan yang mengandung banyak bumbu, seperti bawang putih dan bawang merah, dapat menyebabkan iritasi lambung.

Cokelat dan Produk Cokelat: Cokelat mengandung teobromin, yang dapat merelaksasi otot-otot di sekitar esofagus dan meningkatkan produksi asam lambung.

Makanan Tinggi Gula: Gula dapat menyebabkan peningkatan produksi asam lambung dan merangsang pelepasan asam lambung.

Minuman Beralkohol: Alkohol dapat merangsang produksi asam lambung dan mengiritasi dinding lambung.

Makanan Gorengan dan Berlemak Tinggi: Makanan yang digoreng dan tinggi lemak dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan risiko refluks asam.

Keju dan Produk Susu Tinggi Lemak: Produk susu tinggi lemak dan keju bisa meningkatkan produksi asam lambung.

Makanan dengan Tingkat Asam Tinggi: Saus tomat, saus pedas, dan makanan lain dengan tingkat keasaman tinggi dapat menyebabkan iritasi lambung.

Tags: Makanan Ramah Lambung

Related Posts

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

Kementerian Pariwisata melalui Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai (ketiga dari kiri) bersama stakeholders meluncurkan Explorex 2027 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (14/7/2026).(Foto: Dok. Kemenpar)

Explorex 2027: Memantik Adrenalin, Mendongkrak Wisata Petualangan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Exploration and Experience Expo (Explorex) 2027 sebagai langkah strategis dan katalisator untuk...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kiri), bersama Fotografer profesional sekaligus pendiri Huta Art Space, Edward Tigor Siahaan (kanan) mengamati foto pada pameran Toba Heritage Photo Exhibition 2026 di Huta Art Space, Sumatra Utara, Sabtu (11/7/2026).

Pameran Foto Toba Heritage, Menteri Ekraf: Perkuat Ekosistem Ekraf

Editor
12 Juli 2026

Pameran Foto Toba Heritage berlangsung di Huta Art Space, Sumatra Utara, Sabtu (11/7/2026). SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka Festival Kopyor 2026 di Kebun Kopyor PPKS Unit Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (11/7/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Kebun Kopyor Bogor Perkuat City of Gastronomy

Editor
12 Juli 2026

Kebun Kopyor Bogor, Jalan Jabaru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (11/7/2026) menggelar festival dibuka oleh Wali Kota Bogor Dedie...

Kementerian Kebudayaan menggelar Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026.(Foto: Humas Kemenbud)

Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia 2026

Editor
10 Juli 2026

Sayembara produksi film narasi kepahlawanan Indonesia mendorong hadirnya karya-karya sinema yang berkualitas dan mengusung nilai-nilai perjuangan, persatuan, kemanusiaan, dan kebangsaan....

Coral’s Soapery.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Yuk Ke Bandung! Belajar Bikin Sabun Natural di Coral’s Soapery

Editor
5 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Menghabiskan masa akhir pekan kini tak hanya soal kuliner atau jalan-jalan. Masyarakat kini bisa mencoba pengalaman baru...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat