• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Logo Hari Jadi Kuningan ke-528 Lewat Voting

Editor
Senin, 20 Juli 2026 - 02:31
Logo Hari Jadi Kuningan.(Image: Humas Pemkab Kuningan)

Logo Hari Jadi Kuningan.(Image: Humas Pemkab Kuningan)

Logo Hari Jadi Kuningan ke-528 resmi menjalani tahap voting publik usai Pemkab Kuningan menetapkan tiga desain terbaik.

SATUJABAR, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi membuka voting publik untuk menentukan Identitas Visual Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528. Masyarakat diberi kesempatan memilih satu dari tiga karya terbaik hasil seleksi profesional yang nantinya akan menjadi logo resmi peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan Tahun 2026.

RelatedPosts

Penebangan Pohon Kota Ilegal di Cijerah Kota Bandung

Koneksi Kabel Laut Nongsa-Changi, Era Baru Koridor Digital Indonesia-Singapura

Judi Online, Farhan Prihatin di Kota Bandung Tinggi

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengapresiasi kualitas karya para finalis yang dinilai menunjukkan potensi besar talenta muda daerah di bidang desain grafis. Menurutnya, logo Hari Jadi Kabupaten Kuningan bukan sekadar identitas pemerintah daerah, melainkan simbol yang menjadi milik seluruh masyarakat Kuningan.

Karena itu, penentuan desain terbaik dilakukan dengan melibatkan partisipasi publik melalui mekanisme voting.

“Ketiga desain ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mengandung makna, filosofi, semangat optimisme, kepedulian terhadap lingkungan, serta menggambarkan potensi alam dan budaya Kabupaten Kuningan,” ujar Bupati Dian usai memberikan Arahan Kegiatan Kurasi Portofolio Desain Visual Logo untuk Desain Identitas Visual Hari Jadi Ke 528 Kuningan di Ruang Rapat Sang Adipati, Lt.2 Gedung Pemerintah Daerah Kab.Kuningan, Senin (20/07/2026) seperti dikutip laman Pemkab Kuningan.

Ia menilai para finalis berhasil menerjemahkan karakter Kabupaten Kuningan ke dalam karya visual yang kuat. Bahkan, unsur budaya lokal seperti angklung turut diangkat dalam beberapa desain sehingga semakin mempertegas identitas daerah.

Menurut Bupati, logo yang nantinya terpilih juga harus mampu menjawab kebutuhan komunikasi di era digital.

“Logo harus mudah dikenali, eye-catching di media sosial, menarik bagi generasi milenial dan Gen Z, sekaligus menjadi penciri kuat Kabupaten Kuningan,” katanya.

Ia juga menegaskan penggunaan warna hijau toska dan kuning emas tetap dipertahankan sebagai identitas visual Kuningan Green City. Kedua warna tersebut melambangkan optimisme, kelestarian alam, lingkungan hidup, serta kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Kuningan.

Bupati berharap masyarakat memberikan penilaian secara objektif sehingga logo yang terpilih benar-benar menjadi kebanggaan bersama.

“Semuanya luar biasa. Secara visual menarik, sarat makna dan filosofi. Kini masyarakatlah yang akan menentukan pilihan terbaik,” pungkasnya.

Voting publik berlangsung mulai 20 hingga 22 Juli 2026 dan akan ditutup pada 22 Juli 2026 pukul 18.00 WIB. Masyarakat dapat memberikan suaranya melalui laman resmi https://vote-kng528.aduide.id/.

Tiga karya yang masuk ke babak final merupakan hasil rancangan Ligar Fajar Maulana (Logo 01), M. Alfiq Haikal (Logo 02), dan Geral Dwi Cahyo (Logo 03). Ketiga desainer asal Kabupaten Kuningan tersebut berhasil lolos setelah melalui proses seleksi, pengembangan konsep, hingga presentasi di hadapan panelis.

Pengembangan Identitas Visual Hari Jadi ke-528 merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Dewan Kebudayaan Kabupaten Kuningan dan Komite Ekraf Kuningan. Inisiatif tersebut bertujuan menghadirkan identitas visual yang mampu merepresentasikan semangat, karakter, nilai budaya, serta arah pembangunan Kabupaten Kuningan.

Sebelum memasuki tahap voting publik, proses pengembangan identitas visual dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan design brief, Open Call Portofolio, kurasi berdasarkan rekam jejak dan kapasitas profesional, pengembangan konsep oleh para finalis, hingga presentasi di hadapan panel penilai yang terdiri atas unsur pemerintah, akademisi, praktisi desain, budayawan, dan pelaku ekonomi kreatif.

Dalam proses penentuan pemenang, hasil voting publik memiliki bobot 40 persen, sedangkan 60 persen sisanya berasal dari penilaian panelis. Skema tersebut diterapkan untuk menjaga keseimbangan antara kualitas konseptual karya dengan aspirasi masyarakat.

Pada peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga telah menetapkan tema “Melesat Ngudag Jaman, Ngakar Kuat Purwadaksi.”

Tema tersebut mengandung makna bahwa “Melesat” mencerminkan semangat bergerak cepat, tangkas, dan penuh energi menuju kemajuan melalui akselerasi, inovasi, serta efisiensi. “Ngudag Jaman” bermakna mengejar perkembangan zaman dengan terus beradaptasi terhadap modernisasi, digitalisasi, dan globalisasi.

Sementara itu, “Ngakar Kuat” menggambarkan pentingnya memiliki fondasi yang kokoh pada nilai-nilai budaya dan jati diri daerah. Adapun “Purwadaksi” dalam falsafah Sunda dimaknai sebagai kesadaran akan asal-usul, sejarah, adat istiadat, sekaligus arah tujuan yang hendak dicapai.

Secara keseluruhan, tema tersebut menegaskan bahwa Kabupaten Kuningan bergerak cepat mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya, nilai-nilai luhur, dan identitas daerah sebagai fondasi utama pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap pelaksanaan voting publik dapat memperkuat prinsip transparansi, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap identitas visual yang akan menjadi simbol resmi Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528.

Untuk mengikuti voting, masyarakat diwajibkan mengisi nama lengkap, alamat email, Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta nomor WhatsApp pada formulir yang telah disediakan. NIK yang digunakan harus merupakan NIK warga Kabupaten Kuningan sebagai bagian dari proses verifikasi peserta. Selain itu, pemilih juga harus menyetujui pernyataan bahwa data yang diberikan adalah benar, merupakan warga Kabupaten Kuningan, serta memahami bahwa seluruh data hanya digunakan panitia untuk keperluan verifikasi pelaksanaan voting.

Sesuai jadwal, setelah voting ditutup pada 23 Juli 2026, panitia akan melakukan rekapitulasi hasil sekaligus menetapkan karya pemenang. Tahap berikutnya adalah finalisasi berkas desain pada 24–27 Juli 2026, sebelum identitas visual resmi Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diluncurkan kepada publik pada 28 Juli 2026.

Masyarakat Kabupaten Kuningan diimbau memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan suara sebelum batas waktu yang telah ditentukan, sehingga dapat berpartisipasi langsung dalam menentukan identitas visual yang akan menjadi simbol peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528.

Tags: Logo Hari Jadi Kuningan

Related Posts

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin di lokasi penebangan pohon tanpa izin. Pihaknya menerima laporan dari camat mengenai adanya penebangan pohon tanpa izin yang diduga dilakukan pada dini hari di Cijerah.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Penebangan Pohon Kota Ilegal di Cijerah Kota Bandung

Editor
21 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Penebangan pohon di Cirejah Kota bandung dilakukan tanpa izin menuai reaksi Pemerintah Kota Bandung untuk melakukan penyegelan...

Sistem yang dikembangkan oleh Telin bersama BW Digital ini akan menghadirkan kapasitas tambahan lebih dari 1,6 petabit per detik dengan latensi kurang dari 2 milidetik antara kedua negara.(Foto: Kemenko Perekonomian)

Koneksi Kabel Laut Nongsa-Changi, Era Baru Koridor Digital Indonesia-Singapura

Editor
20 Juli 2026

Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital tercepat dan terdekat di Asia...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Judi Online, Farhan Prihatin di Kota Bandung Tinggi

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan keprihatinannya setelah wilayah Bojongloa Kaler masuk dalam daftar daerah dengan tingkat...

Pantai Pangandaran. (Foto: Istimewa)

Rizky, Korban Hilang Tenggelam di Pantai Pangandaran Ditemukan Tewas

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Mohamad Rizky, korban kecelakaan laut yang dilaporkan hilang di Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Remaja berusia 20 tahun tersebut, ditemukan...

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Gadis Asal Bandung Barat Hilang, Diduga Diculik Mantan Pacar

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang gadis asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hilang diduga diculik mantan pacarnya. Gadis berusia 23 tahun tersebut, sudah...

Suasana di luar Stasiun KA Medan Sumatra Utara. KAI catat pengguna KA capai 3,82 juta pada semester I 2026.(Foto: Humas KAI)

Pengguna KA di Sumatra Semester I 2026 Naik 11,35 Persen

Editor
20 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pengguna KA di Sumatra pada semester I 2026 mencapai 3.818.770 pelanggan pada layanan KA jarak jauh dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat