• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Lingkungan Jadi Penyebab Ancaman Stunting di Garut

Editor
Kamis, 15 Desember 2022 - 11:00
stunting

Ilustrasi (pexels)

SATUJABAR, BANDUNG – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut untuk menekan angka stunting di wilayahnya. Salah satunya dengan upaya perbaikan dan peningkatan gizi masyarakat.

Pada Senin 12 Desember 2022, Dinas Kesehatan Garut menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek).  Rapat bersama dengan penanggung jawab program terkait teknis upaya penanganan di Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas).

RelatedPosts

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Rapat ini dibuka Wakil Bupati (Wabup) Garut dr. Helmi Budiman.

Ia menyatakan, permasalahan stunting merupakan masalah yang tidak bisa selesai oleh hanya satu dinas saja. Akan tetapi seluruh stakeholder sangat berperan dalam hal penurunan stunting di Kabupaten Garut.

Helmi menyebutkan, terdapat empat penyebab yang mempengaruhi sektor kesehatan.

Di mana faktor lingkungan menjadi salah satu yang memiliki peran paling besar terhadap adanya balita stunting.

Kedua yaitu perilaku, yang ketiga pelayanan kesehatan, yang keempat turunan, karena yang terkait dengan lingkungan kesehatan itu.

Kemudian Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) terkait dengan sanitasi, sanitasi air bersih, yang terkait dengan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang terkait dengan septic tank.

“Bahkan terakhir dengan kloset, itu PUPR, makanya harus hati-hati,” katanya.

KONDISI LINGKUNGAN DIJAGA

Lingkungan memiliki kontribusi yang besar terhadap munculnya kondisi stunting pada balita.

Maka dari itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tugas yang sangat berat dan sangat besar untuk mempersiapkan generasi mendatang.

Kepala Dinkes Garut dr. Maskut Farid mengungkapkan acara mengatasi stunting.

Yaitu dengan permasalahan lingkungan, maka diperlukan pengelolaan sampah rumah tangga yang baik, baik sampah padat maupun sampah yang cair.

Ia menambahkan, pihaknya juga ingin kondisi new born new stunting ini diperbaiki, dengan dilakukannya intervensi terhadap bayi usia 0 sampai 6 bulan.

Di mana dalam usia ini bayi tidak boleh diberi makanan melainkan harus mengkonsumsi ASI eksklusif. Maka dari itu, lanjut Maskut, adanya ASI eksklusif ini memperbaiki kondisi tersebut sebesar 50%.

“Belum nanti kita perbaiki kualitas ASI-nya, dengan makanan ibunya harus bagus, makanannya harus makan 6 kali sehari, minumannya harus 14 kali sehari, kemudian sisi emosional ibu yang melahirkan ini juga harus bagus,” ujarnya.

Tags: stunting

Related Posts

Wanita Dalam Pusaran Narkoba di Cianjur, Dimanfaatkan Para Bandar

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang pria yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan, polisi...

ST (23), pelaku pembunuhan YA (23), mantan istrinya di kamar hotel berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Cirebon Kota.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Polisi berhasil mengungkap kasus kematian wanita muda di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Wanita muda berinisial YA,...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang wanita muda ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Polisi telah berhasil menangkap pria teman...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Pengamanan ASEAN Cup 2026, Polisi Jaga Ketat Jalur ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 2.025 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Polda...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berfoto bersama di acara Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin 21 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Review Kerja Sama Pasar Baru, Farhan: Kembalikan Kepercayaan Pedagang

Editor
22 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan meninjau ulang kerja sama pengelolaan Pasar Baru Trade Center menyusul dinamika yang terjadi sejak...

Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bidik PAD 60 Persen, Farhan: Untuk Kemandirian Fiskal

Editor
22 September 2026

BANDUNG – Pemkot Bandung atau Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Wali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.