• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

KPID Jabar: Isi Siaran Masih Didominasi Pelanggaran Ramah Perempuan dan Anak

Editor
Selasa, 17 Desember 2024 - 11:25
Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet.(Foto:Istimewa).

Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG– Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat (Jabar), merilis hasil temuan dalam penelitian dan pengawasannya selama periode tahun 2020-2024. Hasil temuan dan laporan masuk ke KPID Jabar, masih terdapat pelanggaran-pelanggaran secara terus-menerus dilakukan lembaga penyiaran, paling mendominasi pelanggaran berkaitan ramah perempuan dan anak.

Hasil temuan dan pengawasan selama periode menjabat tahun 2020-2024, disampaikan KPID Jabar dalam ‘Ekspose Hasil Penelitian Pengawasan Isi Siaran’ di Kantor KPID Jabar, Kota Bandung, pada Senin (16/12/2024).

RelatedPosts

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Menurut Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet, fokus kajian yang dilakukan, salah satunya terkait dorongan melakukan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002, tentang Penyiaran, yang bertujuan memperketat dan menjangkau konten-konten lebih spesifik di media berbasis internet.

Adiyana, mengatakan, masih terdapat berbagai pelanggaran-pelanggaran terjadi dan secara menerus dilakukan lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio. Temuan tersebut selain dari penyelidikan dan pengawasan, juga berdasarkan laporan masyarakat, atau pemirsa yang masuk ke KPID Jabar.

“Riset ini sebagai gambaran bahwa selama tahun 2021 hingga tahun 2024, lembaga penyiaran ini program-programnya apakah sudah sesuai dengan P3SPS. Ada komparasi data  terkait program-program apa saja yang banyak melanggar,” ujar Adiyana.

Adiyana menyebutkan, data tahun 2024, tercatat setidaknya ada  133 tindak lanjut putusan pelanggaran dari total seluruhnya 200 pelanggaran hasil temuan dan dilaporkan ke KPID Jabar. Hampir sama seperti 3 tahun sebelumnya, di tahun 2024, kasus pelanggaran berkaitan dengan ramah perempuan dan anak masih mendominasi sebagai pelanggaran yang banyak ditemukan dan dilaporkan.

“Pelanggaran berkaitan ramah perempuan dan anak masih mendominasi ditemukan dan dilaporkan dalam berbagai program mulai acara sinetron, muatan lirik lagu, hingga pemberitaan. Ini bagi kami miris, konten atau program banyak melakukan pelanggaran tersebut, konsisten terjadi selama 4 tahun hingga tahun 2024,” ungkap Adiyana.

Pelanggaran tersebut menempati posisi pertama banyak dilakukan oleh kawan-kawan lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio. Tingginya temuan angka pelanggaran ramah perempuan dan anak menjadi pertimbangan dan isu penting dipikirkan oleh KPID Jabar.

Adiyana menjelaskan, hasil dari temuan dan komparasi data yang dilakukan KPID Jabar, akan dijadikan bahan kaleidoskop penyiaran ditujukan agar menjadi evaluasi, sekaligus otokritik terhadap lembaga-lembaga penyiaran. Kaleidoskop yang akan ditampilkan, bisa menjadi perhatian untuk diketahui dan ditindaklanjuti lembaga penyiaran, khususnya di Jawa Barat.(chd).

Tags: Ketua KPID Jabarkpid jabar

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.