• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi, Anggota KSPSI Meninggal Dunia

Editor
Minggu, 26 April 2026 - 01:04
Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi garis polisi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BEKASI–Anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Tri Wibowo, korban penyiraman air keras di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meninggal dunia. Staf PC KEP (Kimia, Energi, dan Pertambangan) KSPSI Kabupaten Bekasi tersebut, tidak tertolong setelah mengalami pendarahan pasca menjalani operasi pencangkokan kulit.

Informasi meninggalnya anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Tri Wibowo, disampaikan Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. Staf PC KEP (Kimia, Energi, dan Pertambangan) KSPSI Kabupaten Bekasi tersebut, menjadi korban penyiraman air keras, yang terjadi di Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

RelatedPosts

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui Lampung Diresmikan Presiden Prabowo

Kantor WIKA Digeledah, Ini Penjelasan Polri

Purbaya Bilang Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

“Tri Wibowo Staf PC KEP KSPSI Kabupaten Bekasi, yang menjadi korban penyiraman air keras di wilayah Kabupaten Bekasi wafat, Minggu pagi. Korban mengalami pendarahan pasca operasi pencangkokan kulit,” ujar Andi Gani, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (26/04/2026).

Andi Gani menyampaikan duka cita mendalam, sekaligus kehilangan salah satu keuarga besar KSPSI AGN (Andi Gani Nena). Pihak keluarga meminta kasus penyiraman air keras terhadap korban diusut tuntas, termasuk motif yang menjadi melatarbelakanginya.

“Pihak kelurga korban meminta kasusnya diusut tuntas, termasuk motif yang melatarbelakanginya. DPP KSPSI AGN akan mengawal penuh proses hukum terhadap pelaku penyiraman air keras dan harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya, karena tindakannya telah mengakibatkan hilangnya nyawa,” tegas Andi Gani

Andi Gani menginstruksikan seluruh jajaran KSPSI AGN untuk mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian dan pengadilan. Pihak berwenang diminta mengawasi dan menindak penyalahgunaan air keras agar diawasi betul penjualannya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni mengungkapkan, motif pelaku melakukan penyiraman air terhadap korban, karena sakit hati dan dendam. Dalam kasus tersebut, tiga orang pelaku telah ditangkap dan ditetapkan tersangka.

“Motifnya, sakit hati dan dendam terhadap korban,” ujar Sumarni kepada wartawan.

Ketiga pelaku penyiraman air keras yang telah ditetapkan tersangka, yakni berinisial PBU, 30 tahun, MSN, 29 tahun, dan SR, 24 tahun. Ketiga pelaku mengaku, sakit hati dan dendam kepada korban, karena merasa telah direndahkan atas profesinya sebagai pengemudi ojek online (ojol).

Ketiga pelaku sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 469 Ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dan Pasal 470 KUHP.

Tags: Andi Gani Nena WeaAnggota KSPSIjawa baratkabupaten bekasiKapolres BekasiKombes Pol. SumarniKorban Penyiraman Air Keras MeninggalPolres BekasiPresiden KSPSI

Related Posts

Presiden resmikan RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui.(Foto: Dok. Sekretariat Negara)

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui Lampung Diresmikan Presiden Prabowo

Editor
10 Juni 2026

RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui merupakan proyek strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan daerah. Telan Rp152,99 miliar dari APBN. SATUJABAR,...

Wijaya karya atau WIKA digeledah

Kantor WIKA Digeledah, Ini Penjelasan Polri

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penyidik Kortastipidkor Polri melakukan penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengembangan dan modernisasi Pabrik...

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.(Foto:Istimewa).

Purbaya Bilang Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Perkembangan perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian meski tekanannya mulai menurun. Di tengah ketidakpastian tersebut, perekonomian Indonesia tetap...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di rapat DPR. Kemenperin usul anggaran tambahan.(Foto: Istimewa)

Kemenperin Usul Tambahan Anggaran Rp 1,59 Triliun

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun pada tahun 2027 guna lebih memperkuat pelaksanaan berbagai...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang.(Foto:Istimewa).

Puncak Musim Kemarau Agustus! BMKG Ingatkan El Nino

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli–September 2026. Kondisi...

Proses penggeledahan kantor DPRD Kabupaten Indramayu oleh Tim Kejati Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kejati Jabar Geledah Kantor DPRD Indramayu, Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan

Editor
10 Juni 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menggeledah Kantor DPRD Kabupaten Indramayu. Tindakan penggeledahan untuk menyita dokumen, terkait kasus dugaan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.