• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Komplotan Penipu Penggandaan Uang di Kota Sukabumi, Diringkus Polisi

Editor
Rabu, 18 September 2024 - 11:22
Tujuh pelaku penipuan modus bisa menggandakan uang diringkus Polres Sukabumi Kota.(Foto:Istimewa).

Tujuh pelaku penipuan modus bisa menggandakan uang diringkus Polres Sukabumi Kota.(Foto:Istimewa).

BANDUNG – Masih saja ada masyarakat yang masih mempercayai tipu muslihat orang bisa menggandakan uang. Komplotan pelaku penipuan modus bisa menggandakan uang di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diungkap polisi.

Komplotan penipuan modus bisa mennggandakan uang, yang berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota, melibatkan tujuh orang.

RelatedPosts

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Kepala BNPB Diganti, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI

‘Bang Jago’ Viral Palak Sopir dan Merusak Mobil di Bandung Barat Diburu Polisi

Ketujuh pelaku yang berkomplot, masing-masing berinisial 0S (43), SA (37), HT (43), AD (40), warga Kabupaten Cianjur, JS (54), YS (44), serta, HY (51) Warga Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ketujuh pelaku berperan dari mengaku sebagai ustadz memiliki ilmu tinggi sehingga bisa menggandakan uang, menawarkan jasa kepada korbannya atau selaku penghubung, hingga pemilik kendaraan rental yang disewa dan digunakan untuk menjalankan aksi penipuannya. Ketujuh pelaku diringkus di daerah Ciwalen, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (15/09/2024).

Menurur Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, para pelaku sedukitnya sudah lima kali menjalankan aksi penipuan dan penggelapan di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Dua TKP (tempat kejadian perkara) diantaranya dilakukan di Kampung Cibalung, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, 4 September 2024, dan di Perumahan Grand Palma, Desa/Kecamatan Karawang, Kabupaten Sukabumi, pada 28 Mei 2024 lalu.

“Dari ulah penipuan para pelaku modus bisa menggandakan uang, korban pertama asal Yogyakarta berprofesi sebagai guru menderita kerugian Rp. 100 juta, dan korban kedua asal Lubukpakam, Sumatera Utara, harus kehilangan uang Rp.200 juta,” ujar Rita kepada wartawan, Selasa (17/09/2024).

 

Meraup Rp. 850 Juta

Rita mengatakan, modus kejahatan para pelaku melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang berkedok mengaku sebagai ustadz memiliki ilmu tinggi. Pelaku menjanjikan bisa menggandakan uang hingga 10 kali lipat kepada para korbannya.

“Para korban diminta membayar administrasi sebagai syarat penggantian seri uang sebelum bisa menggandakan uang sesuai nilai yang diinginkan. Para pelaku total sudah menggelapkan uang para korbannya hingga mencapai Rp.850 juta,” ungkap Rita.

Barang bukti yang disita berupa peralatan tindak penipuan modus bisa menggandakan uang, yakni dua kotak kayu hitam berisi 30 lembar uang mainan pecahan Rp.100 ribu, serta dua unit kendaraan rental dan tujuh buah handphone.

Para pelaku akan dijerat Pasal 372 junto Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan. Para pelaku terancam hukuman pidana 4 tahun hingga 8 tahun kurungan penjara.

Tags: Polres Sukabumi Kota

Related Posts

Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

Utang Luar Negeri Agustus 2026 Naik 5,6% Y-o-Y

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Agustus 2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia pada Agustus 2026 tercatat sebesar...

Pelantikan pejabat baru dan mutasi di Istana Negara Kamis 15 Oktober 2026.(Image: YouTube Setpres)

Kepala BNPB Diganti, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA – Kepala BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Suharyanto resmi diganti oleh Letjen TNI Kristomei Sianturi. Pergantian...

Pelaku pemalakan dan perusakan mobil di Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

‘Bang Jago’ Viral Palak Sopir dan Merusak Mobil di Bandung Barat Diburu Polisi

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi 'Bang Jago' melakukan aksi pemalakan terhadap sopir mobil di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Pelaku...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Keributan di KM Nelayan Cahaya Mutiara di Sukabumi, 2 Tewas

Editor
15 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Dua orang dilaporkan tewas setelah terlibat keributan di atas Kapal Motor (KM) Cahaya Mutiara di Perairan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi,...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor,harga referensi ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Kedua Oktober 2026 Turun 3,15 Persen

Editor
15 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua Oktober...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu, (14 Okt).(Foto: Kemendag)

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Editor
15 Oktober 2026

TANGERANG - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.