• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 19 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Super Air Jet Resmi Beroperasi di Bandara Husein

Editor
Sabtu, 19 September 2026 - 05:26
Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Super Air Jet resmi membuka layanan penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dengan rute Medan–Bandung–Denpasar memperkuat konektivitas udara Kota Bandung. Sebelumnya Garuda Indonesia dan Citilink juga sudah beroperasi pada Agustus.

Peresmian penerbangan perdana tersebut berlangsung di Bandara Husein Sastranegara, Jumat, 18 September 2026, dan disambut langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

RelatedPosts

Kabel Lampu Lalu Lintas Digasak Pencuri, Farhan Gandeng Polisi Buru Pelaku

Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Kota Bandung

2 Warga Sumedang Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan

Farhan menilai kehadiran Super Air Jet menjadi bukti semakin pulihnya aktivitas penerbangan di Bandara Husein sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu pusat konektivitas udara di Indonesia.

“Sebulan setelah inaugurasi penerbangan oleh Garuda dan Citilink, hari ini inaugurasi penerbangan oleh Super Air Jet di Bandara Husein. Alhamdulillah, ini artinya menambah jumlah penerbangan dan jumlah penumpang,” ujar Farhan seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Menurut Farhan, peningkatan jumlah penerbangan mulai berdampak terhadap pergerakan penumpang di Bandara Husein. Jika sebelumnya rata-rata jumlah penumpang berada di kisaran seribu orang per hari, kini jumlahnya terus meningkat dan diperkirakan telah mendekati dua ribu penumpang per hari.

Ia menyatakan, Pemerintah Kota Bandung bersama Lanud Husein Sastranegara dan Angkasa Pura terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur, sarana, dan prasarana penunjang agar operasional bandara semakin optimal.

“Kami bersama Lanud Husein dan Angkasa Pura berkomitmen melakukan berbagai perbaikan infrastruktur serta fasilitas yang diperlukan untuk mendukung perkembangan Bandara Husein,” katanya.

Farhan juga melihat peluang besar Bandung untuk berkembang menjadi kota transit penerbangan domestik. Menurutnya, posisi strategis Bandung memungkinkan kota ini menjadi titik penghubung perjalanan dari Pulau Sumatra menuju Bali, Kalimantan, maupun Sulawesi.

“Bandung itu salah satu transit yang paling menyenangkan. Biayanya tidak mahal, prosesnya cepat karena bandaranya relatif kecil, sehingga sangat nyaman bagi penumpang,” tuturnya.

Pesawat Super Air Jet di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Pesawat Super Air Jet di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ia mencontohkan penerbangan perdana Super Air Jet dari Medan yang mengangkut sekitar 170 penumpang. Sebanyak 130 penumpang turun di Bandung, sementara sekitar 40 penumpang melanjutkan perjalanan menuju Denpasar.

Kondisi tersebut, menurut Farhan, menunjukkan potensi Bandung sebagai hub transit yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi berbagai sektor, mulai dari layanan hospitality, kuliner, perdagangan hingga pariwisata.

“Kalau transit, bisnis hospitality di sekitar bandara bisa bergerak. Kalau penumpang turun di Bandung, dampaknya lebih luas lagi untuk sektor wisata, perdagangan, manufaktur hingga pendidikan,” ujarnya.

Farhan menambahkan, selain wisata dan bisnis, sektor pendidikan menjadi salah satu alasan utama banyak orang datang ke Bandung.

“Kita harus memberi ruang seluas-luasnya untuk tujuan pendidikan karena Bandung dikenal sebagai kota pendidikan,” katanya.

Meski tren pertumbuhan penumpang menunjukkan perkembangan positif, Farhan mengakui masih ada pekerjaan rumah untuk mengembalikan aktivitas Bandara Husein ke masa kejayaannya.

Pemkot Bandung menargetkan jumlah penumpang mencapai 3.000 orang per hari pada akhir tahun 2026. Saat ini, jumlah penumpang masih berada pada kisaran 1.300 hingga 1.600 orang per hari.

 

“Kalau sudah 3.000 penumpang per hari, kita kembali ke kondisi tahun 2023. Sebelum pandemi Covid-19 bahkan pernah mencapai sekitar 9.000 penumpang per hari,” ungkapnya.

Untuk mendukung target tersebut, Pemkot Bandung tengah melakukan berbagai pembenahan kawasan sekitar bandara. Setelah menyelesaikan peningkatan kualitas jalan dan penerangan jalan umum (PJU), fokus berikutnya adalah penataan kabel udara dan peningkatan akses menuju bandara.

“Salah satu prioritas kami adalah menata kabel udara agar kawasan sekitar bandara lebih rapi. Selain itu, sedang dibahas bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bappenas, pembangunan akses langsung dari Gerbang Tol Pasteur menuju Bandara Husein,” jelas Farhan.

Penumpang transportasi udara di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
Penumpang transportasi udara di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Sementara itu, Direktur Utama Lion Air Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, pembukaan rute dari Bandung merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara.

“Hari ini menjadi hari bersejarah karena Bandung kembali diramaikan dengan penerbangan. Kami siap mendukung karena memiliki armada dan jaringan konektivitas yang cukup kuat,” ujar Daniel.

Pada tahap awal, Super Air Jet mengoperasikan rute Medan–Bandung–Denpasar setiap hari menggunakan pesawat Airbus A320-200 berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi.

Daniel mengungkapkan tingkat keterisian penumpang atau load factor penerbangan perdana telah mencapai lebih dari 90 persen, baik dari Medan menuju Bandung maupun Bandung menuju Denpasar.

“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Karena itu kami akan terus mengembangkan jaringan penerbangan dari Bandung,” katanya.

Selain Medan dan Bali, Super Air Jet juga berencana membuka rute baru menuju Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Pekanbaru dalam waktu dekat.

Menurut Daniel, Bandung memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata, pendidikan, kuliner, olahraga, hingga kesehatan. Karena itu, potensi pengembangan penerbangan dari dan menuju Bandung masih sangat besar.

Ia bahkan menyatakan kesiapan perusahaan apabila Bandara Husein kembali berstatus sebagai bandara internasional.

“Jika nanti Bandung dibuka kembali sebagai bandara internasional, kami siap melayani penerbangan internasional. Salah satu pasar yang sangat potensial adalah Kuala Lumpur,” ujarnya.

Tags: Bandara Husein SastranegaraMuhammad Farhansuper air jetwalikota bandung

Related Posts

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kabel Lampu Lalu Lintas Digasak Pencuri, Farhan Gandeng Polisi Buru Pelaku

Editor
19 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengambil langkah menyusul aksi pencurian kabel lampu lalu lintas yang terjadi di sejumlah lokasi....

Becak listrik bantuan pemerintah pusat untuk Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo untuk Kota Bandung

Editor
19 September 2026

BANDUNG - Kota Bandung mendapat dukungan program berupa 200 unit becak listrik, tablet pintar untuk siswa sekolah dasar, serta kacamata...

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

2 Warga Sumedang Korban KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan

Editor
18 September 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang tenggelam di Perairan Laut...

Ilustrasi aksi penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Gegara Dendam, Pemuda di Bandung Luka Berat Dianiaya 2 Temannya

Editor
18 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pemuda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami luka berat akibat dianiaya dua temannya. Aksi penganiayaan yang dipicu dendam...

Etalase pariwisata Indonesia di "Tourism Expo Japan 2026" yang berlangsung pada 24–27 September 2026 di Hall E2, Tokyo Big Sight, Jepang.(Dok. Kemenpar)

Kemenpar Penetrasi Pasar Jepang di Tourism Expo Japan 2026

Editor
18 September 2026

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperluas jangkauan promosi pariwisata Indonesia di pasar Jepang melalui partisipasi dalam "Tourism Expo Japan 2026"...

Direktur Utama KAI Commuter Mochamad Purnomosidi (kiri) dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna.(Foto: Website bank bjb)

bank bjb dan KAI Commuter Bersinergi Hadirkan Ekosistem Transaksi Digital yang Terintegrasi

Editor
18 September 2026

DEPOK – bank bjb terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna memperluas jangkauan layanan perbankan sekaligus menghadirkan solusi finansial...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.