• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kerja Sama BRIN dan PT. Cosmax Indonesia, Kembangkan Industri Kosmetik Alam Indonesia

Editor
Jumat, 10 Januari 2025 - 07:31
Tanaman herbal lidah buaya

Tanaman herbal lidah buaya (pexels)

BANDUNG – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT. Cosmax Indonesia di Gedung BJ. Habibie, Jakarta, pada Rabu (8/1). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, dan President Director PT. Cosmax Indonesia, Cheong Min-Kyoung.

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan industri kosmetik Indonesia melalui pemanfaatan bahan-bahan tradisional lokal, khususnya dalam penelitian mikrobioma dari ekstrak produk alam Indonesia untuk aplikasi antimicrobial yang sesuai dengan jenis kulit masyarakat Indonesia. Cheong Min-Kyoung menyatakan bahwa Cosmax Indonesia masih dalam tahap pengembangan formulasi bahan-bahan dari tanaman alam Indonesia.

RelatedPosts

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

“Cosmax, yang didirikan di Korea pada 1992, telah berkembang menjadi perusahaan global dengan rekam jejak kolaborasi internasional, termasuk dengan perusahaan di Spanyol. Di Indonesia, kami mulai beroperasi pada 2012 dan telah menjalin kemitraan erat dengan perusahaan lokal yang mendukung ekosistem kami,” kata Cheong.

Sejak kehadirannya di Indonesia, Cosmax Indonesia juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Saat ini, terdapat 64 peneliti asal Indonesia di perusahaan tersebut, dan 28 di antaranya telah dikirim ke Korea untuk pelatihan jangka panjang. Cheong juga menekankan bahwa kerja sama dengan universitas-universitas seperti ITB dan UI telah menghasilkan berbagai inovasi yang diakui oleh IFSCP, lembaga kosmetik terbesar di dunia.

Melalui kerja sama ini, Cosmax berharap dapat memperdalam penelitian mengenai potensi bahan alami Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui produk kosmetik yang berbasis lokal. “Kolaborasi dengan BRIN ini sangat penting untuk mengeksplorasi lebih jauh bahan-bahan alam Indonesia, yang dapat memberikan dampak besar pada industri kosmetik global,” ujar Cheong melalui keterangan resmi.

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, Puji Lestari, menjelaskan bahwa salah satu fokus kerja sama ini adalah penelitian berbasis sumber daya genetik lokal Indonesia. “Kami akan menggali potensi bahan alami dari lebih dari 17.000 pulau di Indonesia, seperti beras, yang memiliki potensi untuk aplikasi anti-aging, serta rumput laut, aloe vera, timun, dan tanaman khas lainnya seperti nyamplung dan pinang,” ungkap Puji.

Puji juga menyoroti pentingnya pengetahuan tradisional dalam riset kosmetik. “Cabe Lombok, misalnya, memiliki manfaat tradisional untuk mengatasi sakit kepala dan bisa menjadi bahan yang sangat berguna dalam pengembangan produk kosmetik,” tambahnya.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas penelitian bahan lokal Indonesia dengan teknologi yang lebih maju dan mendukung pengembangan sistem kosmetik yang sesuai dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia. “Kami berharap kolaborasi ini bisa menjadikan bahan alami Indonesia sebagai komponen utama produk kosmetik global yang bersaing tinggi di dunia,” tegas Puji.

Plt Direktur Penguatan dan Kemitraan Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, Lisman Suryanegara, berharap kerja sama ini dapat mendukung perkembangan teknologi kosmetik di Indonesia. Ia juga mengungkapkan adanya fasilitas riset di Serpong yang dapat digunakan untuk percobaan klinis dan formulasi kosmetik.

“Laboratorium kami di Serpong difokuskan pada kosmetik dan obat-obatan. Fasilitas ini sudah tersedia dan kami mengundang tim Cosmax untuk menggunakannya, sehingga kita bisa memulai kolaborasi ini lebih cepat dan efisien,” ujar Lisman.

Dengan adanya nota kesepahaman ini, diharapkan kerja sama antara BRIN dan PT. Cosmax Indonesia dapat mengembangkan industri kosmetik berbasis bahan alam Indonesia dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, terutama dalam mendukung industri kecil dan menengah di sektor kosmetik.

Tags: BRINkosmetik

Related Posts

Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih.(Foto:Istimewa).

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Pemerintah membuka rekrutmen untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih tahun 2026. Rekrutmen secara resmi dibuka melalui panitia seleksi nasional,...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Editor
16 April 2026

Pemerintah mengawasi lebih ketat platform digital, memastikan setiap penyelenggara sistem elektronik menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan pengguna. SATUJABAR, JAKARTA...

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar.(Foto: Dok. Komdigi)

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

Editor
16 April 2026

Jika dalam 7 hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, maka Kemkomdigi akan...

Pembukaan pameran Indo Intertex – Inatex 2026 di Jakarta, Rabu (15/4/2026).(Foto: Istimewa)

Menperin Optimistis Industri TPT Tetap Jadi Sektor Sunrise

Editor
16 April 2026

Khusus untuk industri TPT, sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,55% (year-on-year), dengan nilai ekspor mencapai USD12,08 miliar serta surplus...

Bupati Cirebon Imron dan Duta Besar Bulgaria, Tanya Dimitrova.(Foto: Diskominfo Kab Cirebon)

Pemkab Cirebon Terima Dubes Bulgaria, Bahas Kerja Sama Ekonomi

Editor
16 April 2026

Bupati Imron menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama setelah ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Industri Rebana....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Kamis 16/4/2026 Rp 2.888.000 Per Gram

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Kamis 16/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.888.000 per gram sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.