• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Keren! Produk Kerajinan Warga Binaan Lapas Sumedang Diekspor Ke Belgia

Editor
Rabu, 11 Desember 2024 - 07:13
Warga binaan Lapas Sumedang.

Warga binaan Lapas Sumedang.(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)

BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sumedang membuat langkah inovatif dalam pembinaan kemandirian warga binaan dengan mengekspor kerajinan tangan dari sabut kelapa ke Belgia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang melibatkan kerjasama dengan perusahaan di Garut, dan melibatkan 30 peserta yang terbagi dalam 14-15 kelompok.

RelatedPosts

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Kalapas Sumedang, Ratri Eko Handoyo Saputro, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk melatih keterampilan, tetapi juga untuk memberikan kesempatan ekonomi kepada warga binaan.

“Saat ini ada 30 peserta yang berpartisipasi dalam pembuatan rajutan sabut kelapa, dan kami telah menjalin kerjasama dengan perusahaan untuk mengekspor hasil kerajinan ini ke Belgia,” ujar Ratri dilansir situs Pemkab Sumedang.

Dalam pelatihan ini kata Ratri, warga binaan memproduksi rajutan sabut kelapa dengan ukuran 3×3 meter yang dihargai antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per meter, tergantung pada kualitasnya.

“Setiap kelompok yang terdiri dari 2-3 warga binaan diharapkan dapat menghasilkan 3 hingga 4 rajutan per hari. Target ekspor kali ini adalah 640 produk yang akan dikirim langsung dari Sumedang ke Belgia,” ujarnya.

Ratri menjelaskan, program ini juga memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk menghasilkan uang secara mandiri, tanpa membebani keluarga mereka.

“Pembayaran dilakukan setiap minggu melalui rekening Brizzi, sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan langsung dari hasil kerja keras mereka sendiri,” kata Ratri.

Pelatihan ini sudah berlangsung selama tiga bulan dan diharapkan akan terus berlanjut setelah warga binaan bebas. Dengan demikian, mereka tetap dapat berkontribusi dalam perekonomian, baik di dalam maupun di luar Lapas.

“Saya selalu menyampaikan kepada mereka untuk tidak membebani keluarga. Mereka bisa menghasilkan uang dengan cara yang halal dan mandiri,” tambah Ratri.

Tags: Ekspor produk kerajinankerajinanLapas Sumedang

Related Posts

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Petugas SPBU mengisi BBM kepada kendaraan roda empat. (Dok. Istimewa)

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026

Editor
19 April 2026

Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga bahan bakar minyak (BBM) produk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.