• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 5 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kenapa Peringatan Bandung Lautan Api 24 Maret Ditunda? Ini Penjelasan Wali Kota

Editor
Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:11
monumen bandung lautan api

Monumen Bandung Lautan Api (bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan peringatan Bandung Lautan Api tahun ini ditunda sementara.

Keputusan tersebut diambil karena konsep pelaksanaan dinilai masih perlu dimatangkan agar lebih bermakna dan berdampak.

RelatedPosts

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

FIFA ASEAN Cup 2026: Tiket Final Senin 5 Oktober Ludes

Farhan menjelaskan, awalnya peringatan direncanakan berlangsung pada 24 Maret.

Namun, momentum tersebut bertepatan dengan masa libur Idulfitri, sehingga persiapan tidak dapat dilakukan secara optimal, terutama untuk latihan dan penyusunan konsep acara.

“Konsepnya menurut saya masih perlu dimatangkan lagi. Ada beberapa ide menarik untuk dibuat, tetapi karena munculnya cukup mendadak. Kita butuh waktu untuk menyiapkannya dengan lebih baik,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat, 27 Maret 2026.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung menargetkan peringatan akan digelar April 2026 dengan harapan seluruh elemen pendukung dapat dipersiapkan secara maksimal.

Baginya, peringatan Bandung Lautan Api bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.

NIlai Sejarah

Menurutnya, semangat Bandung Lautan Api mencerminkan tekad luar biasa warga Kota Bandung saat itu yang rela berkorban demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengorbanan tersebut bahkan memiliki dampak besar dalam proses diplomasi internasional.

“Peristiwa itu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hasil negosiasi di meja perundingan internasional, termasuk di PBB, sehingga bentuk NKRI tetap utuh dan tidak terpecah,” jelasnya.

Farhan juga mengingatkan, tanpa peristiwa tersebut, Kota Bandung berpotensi terbelah antara wilayah yang dikuasai kolonial Belanda dan wilayah Republik Indonesia.

“Justru karena pengorbanan itu, Bandung akhirnya sepenuhnya menjadi bagian dari Republik Indonesia. Maka kita harus menghargai dan menghormati perjuangan luar biasa para pendahulu,” tegasnya.

Ia pun mengajak generasi muda untuk terus meneladani semangat persatuan dan pengorbanan yang ditunjukkan dalam peristiwa Bandung Lautan Api, sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan bangsa di masa kini dan masa depan.

Tags: bandung lautan apiBLAMuhammad Farhan

Related Posts

Sejumlah rumah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sumba Barat, dan Kabupaten Sumba Timur mengalami kerusakan akibat gempabumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah setempat, pada Minggu (4/10). (Foto: BPBD Kabupaten Sumba Barat Daya)

Gempa M 6,1 Guncang Sumba Barat Daya

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan M6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pukul 05.55...

PA alias Agus (41), pelaku pembunuhan Profesor Petrus Pallangan (71) saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cibadak, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Pria ART Bunuh Profesor Petrus di Sukabumi Gegara Gaji 5 Bulan Tidak Dibayar

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Profesor Petrus Pallangan, pria berusia 71 tahun, tewas dibunuh asisten rumah tangga (ART) di rumahnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa...

FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto:Istimewa).

FIFA ASEAN Cup 2026: Tiket Final Senin 5 Oktober Ludes

Editor
4 Oktober 2026

JAKARTA - Antusiasme suporter Indonesia untuk menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 membludak. Panitia penyelenggara mengonfirmasi sebanyak 67 ribu tiket...

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.