• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 22 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemiskinan Ekstrem Jabar Harus Segera Dientaskan

Editor
Rabu, 01 Mei 2024 - 09:01
Sekda Jabar bilang Kemiskinan ekstrem Jabar harus segera dientaskan

Sekda Jabar bicara tentang pengentasan kemiskinan ekstrem Jabar. (FOTO: Humas Jabar)

BANDUNG – Kemiskinan ekstrem Jabar harus segera dientaskan, ungkap Sekda Jabar Herman Suryatman dalam rapat koordinasi pembangunan.

Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman membuka Rapat Koordinasi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) .

RelatedPosts

Bahlil: Harga Komoditas Membaik PNBP Meningkat, Didorong Tata Kelola yang Baik

Wamenekraf: Ekonomi Kreatif Mesin Pertumbuhan Baru

Indonesia Belajar Kembangkan Museum Modern dari Grand Egyptian Museum

Hal itu dalam rangka pengentasan kemiskinan di Grand Sunshine, Kabupaten Bandung, Selasa (30/4/2024).

Rakor ini bertujuan untuk membangun sinergi antar perangkat daerah di 27 kota/kabupaten dalam upaya peningkatan pemahaman fungsi dan peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah untuk pengentasan kemiskinan di Jabar.

Hadir dalam rakor tersebut para sekretaris daerah dan kepala perangkat daerah terkait dari 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat.

Ditemui seusai pembukaan rakor, Herman menyebut ada tiga strategi untuk melakukan skema percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Jabar. Pertama, yakni melalui penurunan beban pengeluaran masyarakat.

“Kurangi beban pengeluaran antara lain pastikan masyarakat miskin, terutama miskin ekstrem mendapatkan perlindungan, bantuan, dan jaminan sosial sehingga beban pengeluarannya bisa diminimalisasi,” kata Herman dilansir jabarprov.go.id.

Kedua, sambungnya, dengan meningkatkan pendapatan masyarakat miskin dengan mempermudah aksesibilitas terhadap permodalan dan izin usaha.

Ini mendorong pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sehingga masyarakat miskin tidak banyak yang lari ke bank emok atau rentenir.

“Jadi yang miskin harus diberikan kemudahan untuk mengakses lembaga-lembaga keuangan formal. Karena itu kita akan fasilitasi juga masyarakat miskin agar literate, kemudian punya persyaratan-persyaratan minimal untuk usaha serta memiliki NIB,” ujar Herman.

“Kita akan siapkan dan akselerasi sehingga yang miskin bisa mengakses keuangan formal, berbasis syariah, yang tentu dengan jasa yang murah dan sangat kompetitif. Insyaallah, yang miskin bisa meningkatkan pendapatannya,” imbuhnya.

Ketiga, meminimalkan wilayah kantong kemiskinan melalui kolaborasi bersama program strategis kabupaten/kota maupun provinsi.

STUNTING

Sedangkan untuk penurunan tengkes (stunting), Herman menyebut dua strategi sederhana yang harus terus rutin diupayakan di lapangan.

Pertama, sebelum kelahiran pada ibu hamil, pastikan ibu hamil mendapatkan tablet tambah darah, juga memeriksakan diri ke petugas kesehatan minimal enam kali serta mendapatkan protein hewani seperti telur, daging, ikan, dan susu.

Kemudian yang kedua, setelah kelahiran, sasarannya adalah balita 0-6 bulan untuk dipastikan mendapatkan ASI eksklusif.

Balita 7-24 bulan supaya dipastikan selain mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MP ASI), juga protein hewani.

“Saya kira sederhana saja, tapi yang menjadi sulit adalah eksekusinya dan itu butuh komitmen dari pemprov, pemkab/pemkot. Ayo kita bareng-bareng eksekusi,” ujarnya.

Herman menuturkan, dengan penanganan mulai dari hulu sampai hilir, yaitu mulai dari remaja, pasangan usia subur/calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui.

Dan anak berusia 0-59 bulan, maka kemiskinan dan stunting di Jabar bisa menurun signifikan.

“Entaskan kemiskinan, wujudkan zero new stunting. Insyaallah, angka kemiskinan dan stunting di Jabar akan menurun. Sekali lagi angka Jawa Barat adalah agregasi kabupaten kota. Oleh karena itu bersama-sama, kuncinya adalah sinergi, kolaborasi atau dalam bahasa Sunda adalah sabilulungan,” pungkasnya.

Tags: Kemiskinan ekstrem Jabarsekda jabarstunting

Related Posts

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Humas Kementerian ESDM)

Bahlil: Harga Komoditas Membaik PNBP Meningkat, Didorong Tata Kelola yang Baik

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Sektor mineral dan batu bara (minerba) menjadi salah satu subsektor strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Selain berkontribusi terhadap...

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menjadi narasumber dalam sesi Creative Biztalk pada gelaran Petranesian Business and Education Fair di Galaxy Mall 2, Surabaya, Minggu (20/9/2026).(Foto: Humas Kemenekraf)

Wamenekraf: Ekonomi Kreatif Mesin Pertumbuhan Baru

Editor
22 September 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menegaskan pentingnya menempatkan sektor ekonomi kreatif sebagai...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, bertemu dengan CEO Grand Egyptian Museum Authority Prof. Dr. Ahmed Ghoneim untuk mempelajari pengalaman Grand Egyptian Museum (GEM) dalam membangun dan mengelola museum modern berskala internasional.(Foto: Humas Kemenbud)

Indonesia Belajar Kembangkan Museum Modern dari Grand Egyptian Museum

Editor
22 September 2026

KAIRO - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, bertemu dengan CEO Grand Egyptian Museum Authority Prof. Dr. Ahmed Ghoneim untuk...

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan Entech Global Singapore dan Group Pestigo di Paseban Suradipati, Senin (21/9/2026).(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Bank Kota Bogor Jalin Kerjasama dengan Entech Global Singapore dan Group Pestigo

Editor
22 September 2026

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bank Kota...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar luncurkan program Gembol.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Kabupaten Kuningan Luncurkan Gembol, Gerakan Menanam Boled

Editor
22 September 2026

KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan sekaligus sumber peningkatan kesejahteraan...

Gedung KPK.(Foto:Istimewa).

Penggeledahan di Kantor Summarecon Bogor, Penyidik KPK Angkut Kardus dan Koper

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Kegiatan penggeledahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor PT Summarecon Bogor, Jawa Barat, Senin (21/09/2026), berlangsung hingga sore...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.