SATUJABAR, CIANJUR–Empat pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan. Dua orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menurur Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, empat pemuda tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan, setelah mereka mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Pesta miras oplosan digelar di rumah salah satu korban di wilayah Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (17/09/2026) pekan lalu.
“Empat orang meninggal dunia, setelah mengonsumsi minuman keras (miras) hasil racikan sendiri, alias oplosan,” ujar Alex saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (23/09/2026).
Alex mengatakan, jumlah korban akibat pesta miras oplosan tersebut, ada enam orang. Empat orang tewas, dua lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kejadian berawal dari kedatangan dua korban bernisial DS, berusia 29 tahun dan RD, berusia 24 tahun, bertandang ke rumah SR, berusia 20 tahun, dengan membawa miras oplosan. Di lokasi rumah tersebut, mereka menggelar pesta miras oplosan, diikuti tiga teman lainnya datang menyusul.
“Dari keempat korban, dua orang
meninggal dunia di Cianjur, sedangkan dua lainnya meninggal di Bogor,” ungkap Alex.
Kasus pesta miras oplosan yang merenggut korban jiwa, masih dalam penyelidikan Tim Satreskrim Polres Cianjur. Tim Inafis Satreskrim telah mendatangi lokasi pesta miras, untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan menyita barang bukti.







