• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Antar IKM Kerajinan Raup Rp 1,83 Miliar dari Penjualan Ekspor

Editor
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:04
(Foto: Dok. Kemenperin)

(Foto: Dok. Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal lndustri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus melakukan peningkatan daya saing pelaku industri kecil dan menengah sektor kerajinan dan home decor melalui pembukaan akses pasar internasional. Salah satunya yaitu dengan kembali memfasilitasi Industri Kecil Menengah (IKM) berpartisipasi dalam pameran dagang bertaraf intemasional agar jaringan bisnis dan peluang ekspor IKM semakin luas dan meningkat.

“Akses pameran internasional menjadi kesempatan besar dan ajang pembuktian bagi IKM dan juga lndonesia di dunia internasional bahwa produknya sejajar dan bahkan mampu bersaing dengan produk luar negeri lainnya,” ucap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (10/3).

RelatedPosts

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Menperin menambahkan, partisipasi IKM dalam pameran internasional tidak hanya membuka peluang pertemuan dengan buyer, tetapi juga mampu menghasilkan kerja sama bisnis yang berkelanjutan. Sebagai contoh, calon pembeli potensial dari Eropa, yang kerap memiliki banyak pertimbangan dan persyaratan ketat sebelum melakukan transaksi, tentu akan sangat memanfaatkan pameran intemasional untuk menyeleksi produk incaran.

“Mereka tidak hanya memperhatikan kualitas produk, tapi juga menimbang asal usul bahan baku, dan bahkan juga tanggung jawab sosial produsen terhadap para perajin. Jadi, kalau akhimya bisa sampai deal dengan mereka, berarti reputasi IKM kita dianggap sangat baik, nama lndonesia pun ikut harum di pasar internasional,” jelas Menperin.

Salah satu kisah sukses IKM yang berhasil meraup penjualan ekspor dari hasil fasilitasi pameran internasional yang disediakan Ditjen IKMA Kemenperin, yaitu PT lndo Risakti dari Bantul, Yogyakarta. IKM dengan produk kerajinan dan dekorasi rumah ini mampu menembus pasar ekspor ke berbagai negara dengan cukup gemilang.

Pada 10 Maret 2026, Direktur Jenderal lndustri Kecil, Menengah dan Aneka, Reni Yanita turut hadir dalam acara Pelepasan Ekspor Produk PT lndo Risakti ke Amerika Serikat, Korea Selatan, Perancis, dan lnggris dengan total nilai mencapai USD 108 ribu atau setara sekitar Rp 1,83 miliar sepanjang Januari hingga April 2026.

“lni membuktikan bahwa produk kerajinan lndonesia betul-betul berkualitas dan berdaya saing kuat di pasar global, sehingga buyer yakin untuk melakukan pembelian ulang (repeat order) dan juga memengaruhi kepercayaan kepada potential buyer lainnya,” kata Dirjen IKMA.

Sebelumnya Ditjen IKMA memfasilitasi 10 IKM kerajinan dan home decor untuk mempromosikan produknya kepada buyer internasional pada ajang Pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman pada tahun 2025. PT lndo Risakti merupakan salah satu IKM peserta yang difasilitasi Ditjen IKMA pada ajang tersebut, dan berhasil menunjukkan penjualan positif pascapameran. “Artinya, IKM yang difasilitasi ini betul-betul memanfaatkan kesempatan pameran dengan sebaik-baiknya, dan memenuhi berbagai kriteria ekspor di tengah persaingan pasar global yang ketat,” ucap Reni.

Secara rinci, ekspor PT lndo Risakti ke Amerika Serikat pada Januari 2026 mencapai USD 26 ribu. Kemudian ekspor ke Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Perancis pada bulan berikutnya senilai USD 27 ribu. Selanjutnya pada Maret 2026, ekspor ke Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis mencapai USD 34 ribu, serta pada April 2026 akan kembali melakukan pengiriman ke Amerika Serikat senilai USD 20 ribu. “Total yolu/re pengiriman selama periode tersebut mencapai 9.514 pieces produk home decori ” ungkap Reni.

Dirjen IKMA menegaskan, selain fasilitasi akses pasar yang membuat IKM mampu naik kelas dan berdaya saing di pasar yang lebih luas, Ditjen IKMA terus berupaya memberikan bentuk dukungan lainnya kepada pelaku IKM kerajinan agar semakin siap berdaya saing dan bisnisnya terus berkelanjutan. Beberapa upaya yang dilakukan adalah melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan desain produk, serta akses permodalan.

Sementara itu Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa produk kerajinan lndonesia mampu bersaing di pasar global apabila didukung dengan kualitas produk, desain yang kuat, serta kemampuan memenuhi standar pasar internasional. Budi menekankan, dalam berbagai kegiatan dan fasilitasi pameran dilakukan kurasi yang mendalam, serta pendampingan dan penguatan kapasitas sebelum memfasilitasi IKM untuk ikut seria dalam pameran internasional.

“Kami cari dan dampingi IKM yang serius untuk mampu memenuhi tren, standar, dan preferensi pasar global,” ucap Budi.

Budi mengaku pihaknya juga memperhatikan aspek dampak sosial yang dilakukan oleh IKM saat IKM tersebut mampu berkembang dan naik kelas. “Kami lihat bagaimana peran IKM dalam pemberdayaan masyarakat lokal dan manfaat positif yang dirasakan oleh sekitamya,” kata Budi.

PT lndo Risakti didirikan pada tahun 2012 oleh pasangan Windu Sinaga dan Riris Simanjuntak, yang memproduksi berbagai produk dekorasi rumah seperti keranjang, kotak hias, dekorasi dinding, dan cermin. PT lndo Risakti memanfaatkan bahan alami ramah lingkungan seperti enceng gondok, pandan laut, mendong, batang pisang, hingga akar kayu dalam produksinya. Bahan-bahan tersebut diolah oleh para perajin menjadi produk dekorasi rumah bemilai tinggi dengan sentuhan desain khas Indonesia.

PT lndo Risakti terus memberdayakan masyarakat sekitar sebagai perajin produknya, yakni dengan mempekerjakan 20 orang karyawan tetap dan bermitra dengan 15 leader perajin, dimana setiap leader membina sekitar 100 perajin di berbagai desa di sekitar Yogyakarta. Pada saat permintaan meningkat, kegiatan produksi bahkan dapat melibatkan hingga 800 hingga 1.500 perajin.

Saat ini PT lndo Risakti telah berhasil menembus pasar kerajinan di Belanda, perancis, Jerman, Uruguay, Dubai, Qatar, dan Afrika selatan, meskipun pasar terbesarnya masih di Amerika serikat dan Eropa. untuk mendukung kepercayaan buyer internasional, pr lndo Risakti juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi, antara lain Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), sertifikat BusIness SociaL Compliance lnitiative (BSCI) yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap praktik produksi yang legal, transparan, dan bertanggung jawab secara sosial, serta sertifikat Sustaining Competitive and Responsibte Enterpises (SCORE) yaitu program dari ILO (International Labour Organization) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kondisi kerja usaha Kecil Menengah (UKM).

Tags: Dirjen IKMekspor IKMkemenperin

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyambut Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat bersama seluruh Ketua Dekranasda dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam rangka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Dekranasda Wajib Bangun Kolaborasi Perluas Pasar Produk UMKM

Editor
16 September 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai seluruh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota di Jawa Barat...

Salah satu menu makanan jamaah haji yang bervariasi setiap waktu.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Expo UMKM Haji dan Umrah 2026 Siap Digelar, Bidik 300 Tenant dan 10.000 Pengunjung

Editor
16 September 2026

MADIUN - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026 menjadi...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.