• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 12 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Antar IKM Kerajinan Raup Rp 1,83 Miliar dari Penjualan Ekspor

Editor
Kamis, 12 Maret 2026 - 12:04
(Foto: Dok. Kemenperin)

(Foto: Dok. Kemenperin)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal lndustri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus melakukan peningkatan daya saing pelaku industri kecil dan menengah sektor kerajinan dan home decor melalui pembukaan akses pasar internasional. Salah satunya yaitu dengan kembali memfasilitasi Industri Kecil Menengah (IKM) berpartisipasi dalam pameran dagang bertaraf intemasional agar jaringan bisnis dan peluang ekspor IKM semakin luas dan meningkat.

“Akses pameran internasional menjadi kesempatan besar dan ajang pembuktian bagi IKM dan juga lndonesia di dunia internasional bahwa produknya sejajar dan bahkan mampu bersaing dengan produk luar negeri lainnya,” ucap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (10/3).

RelatedPosts

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Genjot Kinerja UMKM, Bupati Sumedang Gandeng Agung Sari Utama

Bulan Belanja Bandung 2026: Pasar Kreatif Jadi Motor Penggerak UMKM

Menperin menambahkan, partisipasi IKM dalam pameran internasional tidak hanya membuka peluang pertemuan dengan buyer, tetapi juga mampu menghasilkan kerja sama bisnis yang berkelanjutan. Sebagai contoh, calon pembeli potensial dari Eropa, yang kerap memiliki banyak pertimbangan dan persyaratan ketat sebelum melakukan transaksi, tentu akan sangat memanfaatkan pameran intemasional untuk menyeleksi produk incaran.

“Mereka tidak hanya memperhatikan kualitas produk, tapi juga menimbang asal usul bahan baku, dan bahkan juga tanggung jawab sosial produsen terhadap para perajin. Jadi, kalau akhimya bisa sampai deal dengan mereka, berarti reputasi IKM kita dianggap sangat baik, nama lndonesia pun ikut harum di pasar internasional,” jelas Menperin.

Salah satu kisah sukses IKM yang berhasil meraup penjualan ekspor dari hasil fasilitasi pameran internasional yang disediakan Ditjen IKMA Kemenperin, yaitu PT lndo Risakti dari Bantul, Yogyakarta. IKM dengan produk kerajinan dan dekorasi rumah ini mampu menembus pasar ekspor ke berbagai negara dengan cukup gemilang.

Pada 10 Maret 2026, Direktur Jenderal lndustri Kecil, Menengah dan Aneka, Reni Yanita turut hadir dalam acara Pelepasan Ekspor Produk PT lndo Risakti ke Amerika Serikat, Korea Selatan, Perancis, dan lnggris dengan total nilai mencapai USD 108 ribu atau setara sekitar Rp 1,83 miliar sepanjang Januari hingga April 2026.

“lni membuktikan bahwa produk kerajinan lndonesia betul-betul berkualitas dan berdaya saing kuat di pasar global, sehingga buyer yakin untuk melakukan pembelian ulang (repeat order) dan juga memengaruhi kepercayaan kepada potential buyer lainnya,” kata Dirjen IKMA.

Sebelumnya Ditjen IKMA memfasilitasi 10 IKM kerajinan dan home decor untuk mempromosikan produknya kepada buyer internasional pada ajang Pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman pada tahun 2025. PT lndo Risakti merupakan salah satu IKM peserta yang difasilitasi Ditjen IKMA pada ajang tersebut, dan berhasil menunjukkan penjualan positif pascapameran. “Artinya, IKM yang difasilitasi ini betul-betul memanfaatkan kesempatan pameran dengan sebaik-baiknya, dan memenuhi berbagai kriteria ekspor di tengah persaingan pasar global yang ketat,” ucap Reni.

Secara rinci, ekspor PT lndo Risakti ke Amerika Serikat pada Januari 2026 mencapai USD 26 ribu. Kemudian ekspor ke Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Perancis pada bulan berikutnya senilai USD 27 ribu. Selanjutnya pada Maret 2026, ekspor ke Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis mencapai USD 34 ribu, serta pada April 2026 akan kembali melakukan pengiriman ke Amerika Serikat senilai USD 20 ribu. “Total yolu/re pengiriman selama periode tersebut mencapai 9.514 pieces produk home decori ” ungkap Reni.

Dirjen IKMA menegaskan, selain fasilitasi akses pasar yang membuat IKM mampu naik kelas dan berdaya saing di pasar yang lebih luas, Ditjen IKMA terus berupaya memberikan bentuk dukungan lainnya kepada pelaku IKM kerajinan agar semakin siap berdaya saing dan bisnisnya terus berkelanjutan. Beberapa upaya yang dilakukan adalah melalui peningkatan kapasitas usaha, penguatan desain produk, serta akses permodalan.

Sementara itu Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa produk kerajinan lndonesia mampu bersaing di pasar global apabila didukung dengan kualitas produk, desain yang kuat, serta kemampuan memenuhi standar pasar internasional. Budi menekankan, dalam berbagai kegiatan dan fasilitasi pameran dilakukan kurasi yang mendalam, serta pendampingan dan penguatan kapasitas sebelum memfasilitasi IKM untuk ikut seria dalam pameran internasional.

“Kami cari dan dampingi IKM yang serius untuk mampu memenuhi tren, standar, dan preferensi pasar global,” ucap Budi.

Budi mengaku pihaknya juga memperhatikan aspek dampak sosial yang dilakukan oleh IKM saat IKM tersebut mampu berkembang dan naik kelas. “Kami lihat bagaimana peran IKM dalam pemberdayaan masyarakat lokal dan manfaat positif yang dirasakan oleh sekitamya,” kata Budi.

PT lndo Risakti didirikan pada tahun 2012 oleh pasangan Windu Sinaga dan Riris Simanjuntak, yang memproduksi berbagai produk dekorasi rumah seperti keranjang, kotak hias, dekorasi dinding, dan cermin. PT lndo Risakti memanfaatkan bahan alami ramah lingkungan seperti enceng gondok, pandan laut, mendong, batang pisang, hingga akar kayu dalam produksinya. Bahan-bahan tersebut diolah oleh para perajin menjadi produk dekorasi rumah bemilai tinggi dengan sentuhan desain khas Indonesia.

PT lndo Risakti terus memberdayakan masyarakat sekitar sebagai perajin produknya, yakni dengan mempekerjakan 20 orang karyawan tetap dan bermitra dengan 15 leader perajin, dimana setiap leader membina sekitar 100 perajin di berbagai desa di sekitar Yogyakarta. Pada saat permintaan meningkat, kegiatan produksi bahkan dapat melibatkan hingga 800 hingga 1.500 perajin.

Saat ini PT lndo Risakti telah berhasil menembus pasar kerajinan di Belanda, perancis, Jerman, Uruguay, Dubai, Qatar, dan Afrika selatan, meskipun pasar terbesarnya masih di Amerika serikat dan Eropa. untuk mendukung kepercayaan buyer internasional, pr lndo Risakti juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi, antara lain Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), sertifikat BusIness SociaL Compliance lnitiative (BSCI) yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap praktik produksi yang legal, transparan, dan bertanggung jawab secara sosial, serta sertifikat Sustaining Competitive and Responsibte Enterpises (SCORE) yaitu program dari ILO (International Labour Organization) yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kondisi kerja usaha Kecil Menengah (UKM).

Tags: Dirjen IKMekspor IKMkemenperin

Related Posts

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung.pph FINAL umkm

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM sebesar 0,5...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengunjungi perusahaan Agung Sari Utama di Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026). (Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Genjot Kinerja UMKM, Bupati Sumedang Gandeng Agung Sari Utama

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Untuk memperkuat jejaring UMKM Sumedang, Pemkab SUmedang dipimpin Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengunjungi perusahaan Agung Sari...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berbincang dengan pelaku UMKM di acara Bulan Belanja Bandung di Mal Paris Van Java.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bulan Belanja Bandung 2026: Pasar Kreatif Jadi Motor Penggerak UMKM

Editor
9 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 resmi dimulai dengan pembukaan Pasar Kreatif Bandung di Paris Van Java Mall,...

Batik Indonesia

Industri Batik: Kemenperin dan YBI Perkuat Daya Saing IKM

Editor
8 Juni 2026

Industri batik konsisten mencatatkan kinerja positif. Nilai ekspor batik tahun 2025 mencapai US$30,62 juta atau tumbuh 13,03 persen dibandingkan tahun...

Wamendag Roro Dyah Esti terus mendukung inovasi dan penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia di era digital agar dapat bersaing di pasar domestik dan global.(Foto: Humas Kemendag)

UMKM Didorong Tingkatkan Kapasitas & Inovasi

Editor
8 Juni 2026

SATUJABAR, BADUNG – Kementerian Perdagangan terus mendukung inovasi dan penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia di...

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung.pph FINAL umkm

Bulan Belanja Bandung 2026, Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Bulan Belanja Bandung 2026 akan mendorong sektor perekonomian sekaligus mendorong daya saing UMKM. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.