• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 29 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

KemenKopUKM Dorong Koperasi Modern Lewat Pendampingan 114 Koperasi

Editor
Jumat, 12 Juli 2024 - 04:31
Koperasi di Sumedang

Logo koperasi

BANDUNG – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) terus menguatkan upaya dalam memajukan koperasi modern dengan meluncurkan program pendampingan yang ambisius.

Program ini bertujuan untuk mendampingi 114 koperasi pada tahun 2024, melibatkan tenaga pendamping dari berbagai bidang ilmu yang telah dipilih dari 2.796 pelamar, termasuk mereka yang memiliki gelar Magister (S2) dan Doktor (S3), serta pakar di bidangnya.

RelatedPosts

Kerajinan Sumedang Hadir di PKJB 2026

Produk Olahan Ikan Indonesia Raih Peluang Pasar di Arab Saudi

Dekranasda Kuningan Juara Promosi Digital di PKJB

“Peran tenaga pendamping sangat krusial dalam proses ini. Keberhasilan mereka akan diukur dari perubahan yang terjadi pada koperasi setelah mendapatkan pendampingan,” ujar Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM, Ahmad Zabadi, dalam keterangan resminya.

Pendampingan dilakukan melalui dua model, yaitu secara langsung (on-site) dengan penempatan 80 tenaga pendamping, dan 34 lainnya melalui pendampingan digital oleh vendor teknologi.

Zabadi menekankan bahwa program ini dimulai di tiga wilayah strategis, yaitu Makassar, Medan, dan DI Yogyakarta, untuk mempercepat pencapaian target nasional yaitu 500 koperasi modern dan kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,5 persen pada tahun 2024.

Untuk memastikan keberhasilan program, terdapat 15 tema pendampingan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan koperasi, seperti manajemen bisnis, akuntansi, manajemen keuangan, pemasaran, dan lain-lain.

Rumah Produksi Bersama

Lebih lanjut, Zabadi menjelaskan bahwa tenaga pendamping juga akan mengarahkan koperasi untuk mendukung beberapa program strategis KemenKopUKM, termasuk pengembangan Rumah Produksi Bersama (RPB) seperti RPB sapi di Nusa Tenggara Timur, RPB kulit di Jawa Barat, RPB rotan di Jawa Tengah, serta program Minyak Makan Merah (M3).

“Koperasi perlu mampu menerapkan pengetahuan dari tenaga pendamping untuk menjadi offtaker dalam rantai pasok, baik melalui Lembaga Keuangan Bank (LKB) maupun Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), serta memanfaatkan teknologi digital. Harapannya, hal ini akan meningkatkan jumlah anggota, volume usaha, Sisa Hasil Usaha, serta meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan keanggotaan,” tambahnya.

Zabadi menegaskan bahwa kinerja tenaga pendamping akan dinilai secara menyeluruh dengan kriteria penilaian yang jelas, yaitu Sangat Baik, Baik, dan Cukup Baik.

Acara peluncuran program ini juga dihadiri oleh Asisten Deputi Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional, Nasrun Siagian, serta sejumlah instruktur profesional dari PPA FEB-UI, Universitas IPB, ICCI, UCoach, dan praktisi lainnya yang memberikan pembekalan selama lima hari kepada tenaga pendamping sebelum mereka ditempatkan pada koperasi yang dibina.

Tags: Kemenkopkoperasi

Related Posts

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila beserta istri mengunjungi Stand Dekranasda Sumedang, Jumat (26/6/2026) meninjau kerajinan Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Kerajinan Sumedang Hadir di PKJB 2026

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kerajinan Sumedang mewarnai ajang Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB di Trans Studio Mall Bandung. Bupati Sumedang Dony...

Kapal Nelayan. (Foto: KKP)

Produk Olahan Ikan Indonesia Raih Peluang Pasar di Arab Saudi

Editor
27 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Produk olahan boga bahari Indonesia makin berpeluang untuk masuk ke arena perniagaan di Arab Saudi. Peluang ini...

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kuningan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Terselaras Anugerah Promosi Digital Terbaik pada ajang Pameran Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Dekranasda Kuningan Juara Promosi Digital di PKJB

Editor
26 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dekranasda atau Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Kuningan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Terselaras Anugerah Promosi...

Kota Bandung sabet tiga penghargaan di Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 di Trans Studio Mall & Trans Convention Centre, Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026: Kota Bandung Sabet Tiga Penghargaan

Editor
26 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Trans Studio Mall & Trans Convention...

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri (tengah) berfoto bersama usai acara kiprah UMKM Perempuan di Jakarta, Rabu (24/6).

UMKM Didominasi Kaum Perempuan, Kata Wamendag Roro

Editor
25 Juni 2026

UMKM di Indonesia didominasi perempuan mencapai 60 persen. UMKM berkontribusi 60,51 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. SATUJABAR, JAKARTA...

Kerajinan

Pekan Kerajinan Jawa Barat 26-28 Juni di Trans Studio Mall

Editor
24 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 kembali hadir. Tahun ini akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.