• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemendag Ajak Pelaku Waralaba Ekspansi ke Pasar Global

Editor
Senin, 03 November 2025 - 06:56
Waralaba

Waralaba

SERPONG – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia mendorong pelaku usaha waralaba untuk tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga berani melakukan ekspansi ke pasar internasional.

Dukungan terhadap langkah ekspansi tersebut dapat dimanfaatkan melalui jaringan 25 Atase Perdagangan, Konsulat Perdagangan, serta 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di berbagai negara.

RelatedPosts

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, dalam jamuan makan malam (gala dinner) Indonesia Franchise Week (IFW) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (31/10).

Acara bertema “Franchise Unity Gala: Celebrating Global Partnership” tersebut dihadiri berbagai pelaku industri waralaba, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Pelaku waralaba diharapkan tidak hanya sukses merajai pasar dalam negeri, tetapi juga mampu go global. Kesuksesan dapat dicapai melalui kolaborasi dan konektivitas, khususnya dengan perwakilan perdagangan RI (perwadag) di luar negeri. Perwadag dapat membantu memperkaya informasi pasar dan mempertemukan pelaku usaha waralaba dengan mitra potensial,” jelas Iqbal.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkuat ekosistem waralaba nasional melalui peningkatan kapasitas, fasilitasi regulasi, serta dukungan perluasan pasar. Pemerintah juga mendorong transformasi digital dan penggunaan produk dalam negeri untuk memperkuat rantai pasok serta memastikan merek-merek Indonesia mampu bersaing secara efektif di tingkat global.

Iqbal turut menyampaikan kebanggaannya atas semakin banyaknya merek waralaba Indonesia yang menembus pasar internasional.

“Kiprah sejumlah merek waralaba Indonesia cukup membanggakan. Banyak di antaranya telah berhasil berekspansi ke kawasan Asia, Timur Tengah, bahkan hingga Eropa,” tuturnya.

Menurutnya, waralaba dapat menjadi platform untuk transfer pengetahuan, inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan ekonomi. Melalui jejaring kolaboratif Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) dengan The World Franchise Council (WFC) dan The Asia Pacific Franchise Confederation (APFC), Kementerian Perdagangan berharap kemitraan global dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bersama antarbangsa.

Industri waralaba di Indonesia sendiri menunjukkan pertumbuhan positif. Kementerian Perdagangan mencatat hingga tahun ini terdapat 164 pemberi waralaba dalam negeri dan 155 pemberi waralaba asing yang resmi terdaftar di Indonesia. Sektor yang paling dominan meliputi makanan dan minuman, ritel, pendidikan, layanan kesehatan, dan lainnya.

Angka tersebut mencerminkan kuatnya potensi merek lokal sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan pelaku waralaba internasional terhadap iklim usaha di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Iqbal juga menyerahkan International Franchise Award kepada sejumlah merek berprestasi. Penghargaan tersebut tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan menjadi pemicu agar industri waralaba terus berinovasi dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

Jamuan makan malam dan penganugerahan penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Franchise Week 2025, yang digelar oleh AFI pada 30 Oktober–2 November 2025 di ICE BSD City.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua AFI Anang Sukandar, Executive Chairman FT Consulting John Ong, serta Sekretaris Jenderal WFC Simon Bartholomew.

Indonesia Franchise Week 2025 menampilkan sistem waralaba dari 289 merek dengan 187 stan, termasuk paviliun dari berbagai negara seperti Korea, Malaysia, Taiwan, Filipina, Thailand, Meksiko, dan Prancis, yang menampilkan referensi usaha terkini.

Tags: kemendagKementerian Perdaganganperdaganganwaralaba

Related Posts

Ikan sapu-sapu.(Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu yang Ditangkap Pemprov DKI

Editor
19 April 2026

Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan total berat 6,98 ton. SATUJABAR,...

(Foto: Dok. Kemenhaj)

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Editor
19 April 2026

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

Editor
19 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami...

Unifil.(Foto: Unifil)

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Editor
19 April 2026

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program Sapu-sapu Bandung bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Editor
19 April 2026

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan....

Ubi jalar atau singkong.(Image:pexels)

BRIN Genjot Hilirisasi Komoditas Singkong dan Pisang

Editor
19 April 2026

Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21 juta ton. Namun, umbi singkong...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.