• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 18 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

Editor
Kamis, 18 Juni 2026 - 05:45
Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, PURWAKARTA–Penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, bernama Yogi Saleh, 40 tahun, masih misteri. Polisi masih terus mendalami dengan mengumpulkan fakta dan barang bukti yang ditemukan di lapangan, termasuk menelusuri jejak korban sebelum ditemukan tewas.

Proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, bernama Yogi Saleh, 40 tahun, masih dilakukan penyidik Satreskrim Polres Purwakarta. Penyelidikan melibatkan Tim Identifikasi Polda Jawa Barat dan Tim Pusat Identifikasi Bareskrim Polri.

RelatedPosts

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

BI-Rate Naik Jadi 5,75%, Naik 25 BPS

Begal Sadis Beraksi Lagi di Bandung, Korban Dibacok Sepeda Motor Dirampas

Tim masih terus mendalami, dengan mengumpulkan fakta dan barang bukti yang ditemukan di lapangan. Pendalaman dilakukan, mulai dari menganalisa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, sidik jari, hingga pengujian laboratorium forensik terhadap segala barang bukti yang ditemukan di TKP.

“Kami masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah (korban) dari rumah sakit. Pendalaman juga dilakukan terhadap hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, sidik jari apakah ada sidik jari di luar anggota keluarga yang ditemukan di TKP, hingga pengujian laboratorium forensik terhadap barang bukti yang ditemukan,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, dalam keterangannya, Kamis (18/06/2026).

Made mengatakan, penyidik juga telah melakukan olah TKP lanjutan dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan. Selain itu, menelusuri berbagai informasi berkaitan dengan aktivitas, serta jejak terakhir korban sebelum ditemukan tewas.

“Sejauh ini, istri dan mertua korban, serta tiga rekan kerjanya telah dimintai keterangan. Telepon genggam milik korban yang kami amankan di TKP diperiksa, untuk menelusuri aktivitas korban dan komunikasi terakhir sebelum kejadian,” kata Made.

Penyidik juga berencana memeriksa warga di sekitar rumah korban, untuk mengetahui apa ada aktivitas mencurigakan sebelum kejadian. Bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, CCTV, yang hanya ada sekitar jalan raya, belum bisa dijadikan sebagai acuan terkait kematian korban.

Penyidik terus berupaya memastikan, apakah ada jejak,natau petunjuk lain yang bisa membantu mengungkap penyebab kematian korban. Dari TKP, sampel darah yang ditemukan telah diambil untuk diuji di laboratorium forensik, memastikan kemungkinan adanya DNA milik orang lain.

“Dari TKP, sampel darah sudah diambil untuk diuji forensik, memastikan kemungkinan ada DNA orang lain. Ada juga kami amankan parfum tergeletak, berkas-berkas, hingga bekas kopi dan asbak rokok ,” ungkap Made.

Penyidik juga mendalami alibi istri korban dengan memeriksa rekaman CCTV hotel tempat berlangsungnya acara wisuda anaknya. Keterangan istri korban dengan bukti rekaman cctv hotel, sesuai.

Polisi belum dapat menyimpulkan terkait kematian Yogi Saleh, apakah disebabkan upaya bunuh diri, atau tindak pidana. Penyidik masih menunggu hasil autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, serta analisa terhadap seluruh barang bukti dikaitkan keterangan saksi-saksi.

Yogi Saleh ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya di Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Minggu (14/06/2026), sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban pertama kali ditemukan istrinya saat pulang menghadiri acara wisuda anaknya di salah satu hotel di wilayah Purwakarta. Hasil olah TKP, polisi mendapatkan sejumlah luka, termasuk tiga buah luka tusukan senjata tajam di bagian leher korban.

Polisi juga menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban, antaralain sebilah pisau dapur, tangga, dua potong kabel yang sudah terputus, serta ikat pinggang. Meski barang-barang tersebut ditemukan di sekitar lokasi kamar, namun belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, karena bunuh diri, atau tindak pidana penganiayaan, atau dibunuh.

Tags: AKP I Made Purwantarajawa baratkabupaten purwakartaKasatreskrim Polres PurwakartaKematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum TerungkapPolres PurwakartaSatreskrim Polres Purwakarta

Related Posts

Minyakita minyak goreng,distribusi,pengecer,penyalur

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, saat ini pemerintah mempertahankan Harga Eceran Tertinggi minyak goreng merek MINYAKITA sebesar...

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%.(Image: Bank Indonesia)

BI-Rate Naik Jadi 5,75%, Naik 25 BPS

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps...

Ilustrasi aksi begal.(Foto:Istimewa).

Begal Sadis Beraksi Lagi di Bandung, Korban Dibacok Sepeda Motor Dirampas

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi begal sadis kembali beraksi di Kota Bandung, Jawa Barat. Sasaran pelaku merampas sepeda motor, setelah melukainya korbannya dengan...

Kereta api melintasi jembatan, KA Rajabasa

KA Rajabasa Gunakan Ekonomi Premium Modifikasi Mulai 4 Juli 2026

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan peningkatan layanan pada KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang PP sebagai respons atas...

Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah.(Foto:Istimewa).

Sadis! Dua Kakak-Beradik di Bawah Umur di Sumedang Disiram Air Keras OTK

Editor
18 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang anak di bawah umur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban penyiraman air keras orang tidak dikenal...

Kawasan Hotel Sultan.(gbk.go.id)

Hotel Sultan Sedang Dieksekusi, Ini Profilnya

Editor
18 Juni 2026

Hotel Sultan pada 18 Juni 2026 menjalani eksekusi PN Jakarta Pusat yang merupakan lahan negara dibawah pengelolaan Sekretariat Negara. Menteri...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.