• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kejadian Bencana dan Penanganan BNPB 14 Agustus 2026

Editor
Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:32
Bencana banjir merendam ratusan unit rumah di wilayah Kab. Aceh Barat , Kamis (13/08). (BPBD Kabupaten Aceh Barat)

Bencana banjir merendam ratusan unit rumah di wilayah Kab. Aceh Barat , Kamis (13/08). (Foto: BPBD Kabupaten Aceh Barat)

JAKARTA– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Kamis (13/08) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (14/08) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian hidrometeorologi kering masih mendominasi, terutama kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Namun demikian, di tengah kondisi musim kemarau, kejadian hidrometeorologi basah berupa banjir dan cuaca ekstrem juga dilaporkan terjadi di beberapa daerah.

Kejadian baru yang dilaporkan antara lain banjir di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada Kamis (13/08). Banjir berdampak pada sekitar 100 kepala keluarga dan 100 unit rumah berdasarkan pendataan sementara. Wilayah terdampak meliputi Gampong Le Mirah dan Gampong Pante Rakyat di Kecamatan Babahrot serta Gampong Tangan-Tangan Cut di Kecamatan Setia. Hingga Kamis (13/08), banjir belum surut dan masih dalam penanganan serta pendataan oleh BPBD Kabupaten Aceh Barat Daya.

RelatedPosts

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Selanjutnya, cuaca ekstrem berupa angin kencang terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa (11/08) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian tersebut berdampak pada sekitar 43 kepala keluarga atau 170 jiwa, dengan tiga jiwa mengungsi. Sebanyak lima unit rumah mengalami rusak berat, 13 unit rusak sedang dan 24 unit rusak ringan.

Wilayah terdampak bencana meliputi Desa Durian dan Desa Perkebunan Ramunia di Kecamatan Pantai Labu; Desa Paya Gambar, Desa Masjid, Desa Baru dan Desa Sidodadi di Kecamatan Batang Kuis; Desa Serdang di Kecamatan Beringin; serta Desa Tanjung Rejo di Kecamatan Percut Sei Tuan. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan sedang mengungsi di rumah tetangga maupun kerabat. Sebagian warga lainnya telah memperbaiki rumah masing-masing, sementara pembersihan puing-puing dilakukan setelah kejadian. Bantuan sembako direncanakan kembali disalurkan pada Jumat (14/08).

Di sisi lain, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga terjadi di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, karhutla pada Kamis (13/08) berdampak pada sekitar dua hektare lahan. Lokasi kebakaran berada di Nagari Solok Bio-Bio, Kecamatan Harau. Api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi terkendali setelah hujan turun.

Karhutla di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (13/08) berdampak pada sekitar 18 hektare lahan. Kebakaran terjadi di Dukuh Jogoprayan RT 01/RW 04, Desa Jogoprayan, Kecamatan Gantiwarno. Api telah berhasil dipadamkan.

Di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, karhutla pada Kamis (13/08) membakar sekitar 7,5 hektare lahan di Desa Ngargosari dan Desa Ngantuk, Kecamatan Sumber Lawang. Api telah berhasil dipadamkan.

Di wilayah lainnya, karhutla terjadi di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, berdampak pada sekitar 4,64 hektare lahan. Wilayah terdampak meliputi Desa Tepian Batang, Desa Tapis dan Desa Sungai Tuak di Kecamatan Tanah Grogot serta Desa Laburan di Kecamatan Pasir Belengkong. Api telah berhasil dipadamkan.

Di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, karhutla pada Kamis (13/08) berdampak pada sekitar dua hektare lahan di Desa Bonebae 2, Kecamatan Ulubongka. Api telah berhasil dipadamkan dan kondisi saat ini aman terkendali.

Sedangkan di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku, karhutla terjadi pada Rabu (12/08) di Negeri Bula Air, Kecamatan Bula, tepatnya di Dusun Sidomampir dan Dusun Limura. Kejadian berdampak pada sekitar 12 hektare hutan dan lahan. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat sejak Rabu (05/08) hingga Jumat (04/09). Api telah berhasil dipadamkan.

Bencana kekeringan juga masih menjadi salah satu kejadian yang mendominasi di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, kekeringan berdampak pada sekitar 596 kepala keluarga. Wilayah terdampak meliputi Desa Tukadaya dan Desa Manistutu di Kecamatan Melaya; Desa Berangbang dan Kelurahan Baler Bale Agung di Kecamatan Negara; Desa Pergung di Kecamatan Mendoyo; serta Kelurahan Pendem di Kecamatan Jembrana. BPBD Kabupaten Jembrana telah mendistribusikan 10.000 liter air bersih sehingga total distribusi yang telah dilakukan mencapai 127.000 liter.

Selain kejadian baru tersebut, BNPB memantau perkembangan sejumlah kejadian dengan dampak signifikan, terutama kekeringan di Pulau Jawa.

Di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, kekeringan berdampak pada sekitar 28.281 kepala keluarga atau 93.914 jiwa yang tersebar di 28 kecamatan dan 82 desa. Pada Kamis (13/08), BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi, antara lain Desa Hambalang, Desa Batok, Desa Sukajaya, Desa Ciadeg, Desa Sukamanah dan Desa Sukaraksa. Total distribusi air bersih yang dilakukan mencapai 54.000 liter.

Di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, kekeringan berdampak pada sekitar 7.230 kepala keluarga atau 23.269 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan, 20 desa dan satu kelurahan. Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Sokanegara di Kecamatan Purwokerto Timur; Desa Taman Sari, Pasir Lor dan Kediri di Kecamatan Karanglewas; Desa Nusadadi, Karanggedang, Kemiri dan Selandaka di Kecamatan Sumpiuh; Desa Karanglewas di Kecamatan Jatilawang; Desa Panusupan, Rancamaya, Langgongsari, Cipete dan Sudimara di Kecamatan Cilongok; Desa Kedungpring dan Karangsalam di Kecamatan Kemranjen; Desa Buniayu di Kecamatan Tambak; Desa Kedungwuluh Lor di Kecamatan Patikraja; Desa Jurangbahas di Kecamatan Wangon; Desa Tanggeran di Kecamatan Somagede; serta Desa Sawangan di Kecamatan Ajibarang.

Pada Kamis (13/08), BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan 40.000 liter air bersih melalui empat ritase untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Wilayah kekeringan lainnya, di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, berdampak pada sekitar 5.639 kepala keluarga atau 18.135 jiwa. BPBD Kabupaten Cilacap telah mendistribusikan 25.000 liter air bersih menggunakan lima tangki kepada 237 kepala keluarga atau 1.100 jiwa.

Di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, kekeringan berdampak pada sekitar 6.790 kepala keluarga atau 17.349 jiwa. BPBD Kabupaten Grobogan telah mendistribusikan 30.000 liter air bersih menggunakan dua unit truk tangki. Distribusi masih diperlukan karena debit sumber air yang dimanfaatkan masyarakat terus mengalami penurunan.

Selain kekeringan, karhutla masih menjadi perhatian pemerintah di sejumlah wilayah. Di Provinsi Riau, luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 12 Agustus 2026 tercatat sekitar 15.676,72 hektare. Pemantauan satelit NOAA-20, SNPP serta Terra/Aqua mendeteksi 46 titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang.

Di Provinsi Jambi, luas lahan terbakar sejak 1 Januari hingga 8 Agustus 2026 tercatat sekitar 540 hektare. Pemantauan selama 24 jam hingga pukul 20.00 WIB mendeteksi 37 titik panas, dengan tiga titik di antaranya memiliki tingkat kepercayaan tinggi.

Sementara itu, kebakaran di area tempat pemrosesan akhir sampah (TPSA) Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, masih dalam penanganan tim gabungan. Area yang terbakar diperkirakan sekitar lima hektare dan upaya pemadaman dilakukan oleh sekitar 200 personel. Evaluasi penanganan lanjutan dilakukan berdasarkan hasil briefing dan perkembangan kondisi di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi El Niño, BNPB bersama pemerintah daerah terus memperkuat upaya mitigasi melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pembangunan sumur bor, pipanisasi serta dukungan distribusi air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bersih sekaligus mengurangi risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan serta dampak lanjutan terhadap masyarakat dan sektor pertanian.

BNPB mengimbau seluruh unsur untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering melalui penguatan pemantauan dan deteksi dini terhadap banjir, cuaca ekstrem, kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca, menggunakan air secara bijak, tidak melakukan pembakaran lahan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG dan instansi terkait. Kesiapsiagaan dan respons cepat diperlukan untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana.

Tags: Bencanabnpb

Related Posts

Sapi kaki enam ras Madura milik TKT Farm Boyolali yang berhasil meraih Juara I pada kelas sapi unik.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Sapi Kaki Enam Sabet Gelar Juara Satu Sapi Unik di Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menghadirkan beragam keunikan dan potensi peternakan dari berbagai daerah....

Car Free Day (CFD) Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

CFD Dago, Buahbatu, Braga Kembali Hadir Digelar : Warga Antusias

Editor
4 Oktober 2026

BANDUNG - Setelah sempat dihentikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Car Free Day (CFD) Dago dan Buahbatu. Tak hanya...

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat membuka Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 di Gelora Pakansari, Cibinong, Sabtu (3/10).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kabupaten Bogor Dipilih sebagai Titik Awal FMTI Karena Kekayaan Musik Tradisinya

Editor
4 Oktober 2026

CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 4/10/2026 Antam Rp 2.574.000 Per Gram

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 4/10/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.574.000 per gram...

Satelit Indonesia berusia 18 tahun, LAPAN-A1/LAPAN-Tubsat.

Yogyakarta Jadi Panggung Inovasi Dunia : Titik Temu Riset Roket, Satelit, dan Drone dari Berbagai Negara

Editor
4 Oktober 2026

YOGYAKARTA – Peneliti di bidang roket, satelit, pesawat tanpa awak (drone), dan astrofisika dari berbagai negara akan berkumpul di Yogyakarta...

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Jenazah KM Virgo Asal Garut Dipulangkan, 9 Orang Masih Hilang

Editor
4 Oktober 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terbalik dan tenggelam perairan Laut Jawa, asal Kabupaten Garut,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.