• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Paru-paru Berair, Jabar Cetak Angka Tertinggi, Brin Ungkap Sebabnya

Editor
Jumat, 17 Oktober 2025 - 04:31
(Image: Humas BRIN)

(Image: Humas BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Pneumonia atau radang paru-paru adalah penyakit akibat infeksi akut saluran pernapasan bagian bawah yang membuat peradangan dan penumpukan cairan di paru-paru sehingga penderitanya sulit bernapas. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa dan lansia, tetapi paling berbahaya bagi balita dan orang tua yang daya tahan tubuhnya lemah.

Terkait dengan itu, Muhammad Rheza Firmansyah, mahasiswa peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) BRIN, mempresentasikan hasil risetnya yang berjudul “A Comparison of SAR, SEM and SARMA Models Towards Pneumonia Spread in West Java,” dalam konferensi The International Conference on Informatics, Control, and Intelligent Systems (IC3INA) 2025, yang diselenggarakan pada Rabu (15/10) dilansir BRIN.

RelatedPosts

Bea Masuk Arab Saudi Berubah, Kemendag Tetap Dorong Daya Saing Produk Indonesia

Harga Patokan Ekspor Emas Melemah pada Periode Kedua Juli 2026

GOR Pajajaran Kota Bogor Jalani Perbaikan

Pada kesempatan tersebut, Rheza mengungkapkan bahwa riset ini dilatarbelakangi oleh ketertarikannya terhadap pemodelan spasial dan temporal, khususnya untuk memahami penyebaran penyakit menular. “Saya memilih kasus pneumonia karena Jawa Barat memiliki jumlah kasus tertinggi di Indonesia,” ujar Rheza yang tergabung dalam kelompok riset Information Retrieval di Pusat Riset Sains Data dan Informasi (PRSDI) BRIN.

Dalam risetnya yang juga berkolaborasi dengan peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer, Rheza menggunakan tiga model analisis spasial, yakni SAR (Spatial Autoregressive Model), SEM (Spatial Error Model), dan SARMA (Spatial Autoregressive Moving Average). Data yang digunakan mencakup jumlah kasus pneumonia bulanan selama tahun 2023 di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Variabel yang dianalisis meliputi enam faktor lingkungan, yaitu curah hujan, kelembaban, suhu, karbon monoksida, PM2.5, dan SO₂.

“Hasil analisis menunjukkan bahwa model SARMA merupakan model terbaik berdasarkan nilai AIC (Akaike Information Criterion) dan jumlah koefisien signifikan,” jelas Rheza. Menurutnya, variabel yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kasus pneumonia adalah kelembaban, suhu, dan PM2.5.

“Peningkatan kasus tertinggi terjadi pada akhir tahun atau musim hujan, yakni antara bulan September hingga Desember 2023, terutama di Kota Bandung, Bogor, dan Bekasi,” tambahnya.

Ke depan, Rheza berharap penelitian ini dapat dikembangkan dengan rentang waktu yang lebih panjang, model yang lebih kompleks, serta penambahan variabel yang lebih beragam agar mampu memberikan interpretasi yang lebih komprehensif terhadap penyebaran penyakit.

IC3INA 2025 mengusung tema “From Data to Knowledge: The Convergence of Open Linked Data, Big Data, and AI.” Konferensi ini merupakan ajang tahunan BRIN untuk mendorong integrasi data terbuka, big data, dan kecerdasan buatan (AI) menjadi pengetahuan yang berdampak luas. Selain menjadi wadah berbagi hasil riset, IC3INA juga membuka peluang kolaborasi antara universitas, lembaga riset, dan institusi dalam maupun luar negeri sebagai co-organizer.

Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) BRIN, Budi Prawara, menegaskan pentingnya membangun masyarakat pengetahuan yang terbuka, cerdas, dan inklusif. “Bersama-sama kita dapat membentuk masa depan di mana teknologi tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan manusia. Data dan AI bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai kemajuan berkelanjutan bagi semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala PRSDI BRIN, Esa Prakasa, berharap IC3INA dapat terus berlanjut sebagai forum ilmiah untuk pertukaran pengetahuan, hasil riset, dan inovasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

Tags: pneumoniaradang paru-paru

Related Posts

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) secara resmi melepas ekspor kopi dari Sistem Resi Gudang (SRG) Subang ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis (15/8) di Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB), Kabupaten Subang, Jawa Barat. Total kontrak ekspor kopi yang dilepas mencapai 311,4 ton dengan nilai sebesar USD 2,04 juta.

Bea Masuk Arab Saudi Berubah, Kemendag Tetap Dorong Daya Saing Produk Indonesia

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, RIYADH - Kementerian Perdagangan RI mendorong produk Indonesia untuk tetap berdaya saing menyusul perubahan tarif bea masuk yang ditetapkan...

Cadangan devisa emas

Harga Patokan Ekspor Emas Melemah pada Periode Kedua Juli 2026

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas periode kedua Juli 2026 sebesar USD 131.839,51 per kilogram....

Wali Kota Dedie Rachim di GOR Pajajaran.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

GOR Pajajaran Kota Bogor Jalani Perbaikan

Editor
16 Juli 2026

GOR Pajajaran Kota Bogor menjalani renovasi besar setelah puluhan tahun tidak mengalami perubahan signifikan atau sejak 1982. SATUJABAR, BOGOR -...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Inovasi Kampus Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block, Bupati Dian Beri Dukungan

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, KUNINGAN - Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci menghadirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Balarea Plaza Summarecon Bandung, Rabu, 15 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

1.000 Rumah Susun Akan Dibangun, Pemkot Dukung Program 3 Juta Rumah

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan berbagai terobosan regulasi untuk mendukung pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah, program nasional...

Penerbangan Wings Air di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Reaktivasi Bandara Husein, Pemkot Siapkan Branding

Editor
16 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tinggal menunggu waktu. Paralel dengan rencana itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mematangkan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat