• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 9 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Karhutla dan Penanganannya, Kemenhut Perkuat Operasi

Editor
Jumat, 09 Oktober 2026 - 01:36
Pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

JAKARTA – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meskipun pemantauan terbaru menunjukkan penurunan signifikan jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi secara nasional. Perhatian terutama diarahkan pada Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah yang masih mencatat hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas.

Berdasarkan pemantauan Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan hingga Kamis (8/10) pukul 21.10 WIB, secara nasional terdeteksi 387 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence berdasarkan satelit NASA Terra/Aqua, NASA SNPP, dan NASA NOAA-20. Jumlah tersebut turun 789 titik dibandingkan Rabu (7/10) yang mencatat 1.176 hotspot.

RelatedPosts

Penjualan Eceran September 2026 Diduga Naik – Bank Indonesia

Polisi Selidiki Kasus Keracunan Massal di Restoran Korea di Bandung

Pasar Gembrong Bogor Raih SNI dari Pemprov Jabar

Pada enam provinsi prioritas pengendalian karhutla, perkembangan hotspot high confidence tercatat sebagai berikut:

  • Sumatera Selatan: 130 titik, turun dari 224 titik;
  • Kalimantan Tengah: 86 titik, turun dari 225 titik;
  • Kalimantan Selatan: 37 titik, meningkat dari 31 titik;
  • Kalimantan Barat: 12 titik, turun dari 47 titik;
  • Jambi: 3 titik, turun dari 16 titik; dan
  • Riau: nihil, tetap nihil.

Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas mencatat 268 hotspot high confidence, turun dari 543 titik sehari sebelumnya.

Penurunan tersebut merupakan perkembangan yang perlu terus dijaga. Namun, Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa kewaspadaan tidak dapat dikurangi karena dinamika karhutla dapat berubah dengan cepat dan kondisi antarwilayah tidak selalu sama. Sumatera Selatan saat ini mencatat hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas, diikuti Kalimantan Tengah. Sementara Kalimantan Selatan menjadi satu-satunya wilayah prioritas yang menunjukkan peningkatan dibandingkan sehari sebelumnya.

Kementerian Kehutanan kembali mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit dan tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal yang terbakar. Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, seluruh indikasi tetap harus diverifikasi melalui groundcheck untuk memastikan kondisi aktual dan menentukan tindakan penanganan yang diperlukan.

 

Operasi Darat dan Udara Tetap Diperkuat

Pengendalian karhutla terus dilakukan secara terpadu oleh Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan, dunia usaha, dan para pihak terkait. Pemerintah menyiagakan 61 unit armada udara, terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta 44 unit untuk operasi water bombing.

Operasi udara berjalan bersama penanganan di darat melalui patroli, groundcheck, pemadaman langsung, penyekatan penjalaran api, pembasahan, mopping up, dan pendinginan. Perhatian khusus tetap diberikan pada kawasan gambut. Bara dapat bertahan dan menjalar di bawah permukaan meskipun api di atas tanah sudah tidak terlihat. Karena itu, proses pembasahan dan pendinginan harus terus dilakukan hingga lokasi benar-benar aman.

Pemerintah terus memantau kondisi udara berbasis konsentrasi PM2,5 sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat. Pantauan terkini menunjukkan sebagian wilayah Indonesia berada pada kategori baik hingga sedang, namun masih terdapat area dengan kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, khususnya pada sebagian Sumatera dan Kalimantan.

Pada bagian tertentu Kalimantan juga masih terlihat area dengan kategori berbahaya, sehingga pemantauan kondisi udara dan perkembangan asap terus dilakukan. Kondisi udara dapat berubah mengikuti perkembangan kebakaran, konsentrasi partikulat, arah dan kecepatan angin, serta dinamika atmosfer lainnya.

Masyarakat di wilayah terdampak diminta mengikuti informasi resmi mengenai kondisi udara dan arahan pemerintah daerah. Apabila kualitas udara memburuk, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, serta masyarakat dengan gangguan pernapasan maupun penyakit kronis.

Selain melindungi masyarakat dan kawasan hutan, Kementerian Kehutanan terus melakukan penyelamatan dan penanganan satwa liar yang terdampak kebakaran maupun gangguan habitat di Kalimantan. Berdasarkan rekap terkini, sedikitnya 272 individu satwa di Kalimantan telah mendapatkan penanganan, melalui kegiatan rescue atau evakuasi, translokasi, rehabilitasi, hingga penggiringan menuju habitat yang lebih aman sesuai kondisi di lapangan.

Penanganan tersebut tercatat di sejumlah wilayah, yaitu Kalimantan Selatan sebanyak 105 individu, Kalimantan Barat 71 individu, Kalimantan Tengah 48 individu, dan Kalimantan Timur 48 individu. Di Kalimantan Barat, satwa yang mendapatkan penanganan antara lain 46 orangutan, 12 trenggiling, 5 kukang, 4 kucing kuwuk, 2 bekantan, 1 musang, dan 1 lutung kelabu. Penanganan dilakukan sesuai kondisi masing-masing satwa, mulai dari evakuasi, pemeriksaan dan perawatan, hingga pemindahan ke fasilitas rehabilitasi atau habitat yang lebih aman.

Masyarakat yang menemukan satwa liar terluka, terjebak, terdampak kebakaran, atau masuk ke kawasan permukiman diminta tidak melakukan penanganan maupun evakuasi secara mandiri. Jaga jarak, hindari tindakan yang dapat membuat satwa stres atau agresif, catat lokasi serta kondisi satwa apabila memungkinkan, dan segera laporkan kepada BKSDA atau petugas kehutanan terdekat.

 

Penurunan Hotspot Tidak Mengurangi Kewaspadaan

Kementerian Kehutanan kembali mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Penurunan hotspot secara nasional perlu dijaga melalui patroli, deteksi dini, respons cepat, serta partisipasi masyarakat. Situasi dapat kembali berubah apabila kondisi cuaca dan lahan mendukung terjadinya kebakaran.

Sumber: Kemenhut

Tags: HotspotkarhutlaKemenhut

Related Posts

Penjualan eceran, toko, minimarket

Penjualan Eceran September 2026 Diduga Naik – Bank Indonesia

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Penjualan eceran pada September 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan. Indeks Penjualan Riil (IPR) September 2026 diprakirakan tumbuh sebesar...

Ilustrasi korban keracunan makanan.(Foto:Istimewa).

Polisi Selidiki Kasus Keracunan Massal di Restoran Korea di Bandung

Editor
9 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus dugaan keracunan massal di Restoran Korea 88 Seoul 23 Paskal, Kota Bandung, Jawa Barat, diselidiki polisi. Keracunan massal...

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berfoto bersama jajaran di Bandung. Pasar Gembrong Kota Bogor menerima sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pasar rakyat dari Pemprov Jabar.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Pasar Gembrong Bogor Raih SNI dari Pemprov Jabar

Editor
9 Oktober 2026

Pasar Gembrong Kota Bogor menerima sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pasar rakyat dari Pemprov Jabar. BOGOR - Pemerintah Kota...

Pedagang membongkar sendiri lapak mereka di Cihapit.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pedagang Buku Cihapit Boleh Jualan, Asal….

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung memastikan penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cihapit tetap memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat....

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (berbicara) di Kompleks DPR.(Foto: Humas Kementerian UMKM)

Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres Perlindungan Ekosistem Ojek Online

Editor
9 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan ekosistem transportasi berbasis platform digital atau...

bank bjb bersama pihak-pihak terkait dalam Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Rumah Subsidi yang berlangsung di Aula Oman Syahroni, Perkantoran Pemda Kabupaten Subang, Jalan Dewi Sartika No. 2, Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.(Foto: Dok. bank bjb)

bank bjb Perluas Akses Kredit Perumahan bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Editor
9 Oktober 2026

BANDUNG - bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.