• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 17 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kampung Siaga Bencana Kota Bandung

Editor
Selasa, 11 Oktober 2022 - 07:19
Kampung siaga bencana

Wali Kota Bandung Yana Mulyana (bandung.go.id)

BANDUNG: Kampung Siaga Bencana dibentuk di setiap Kecamatan di Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung membentuk kampung tersebut dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana.

RelatedPosts

Weekend di Kota Bandung: Kirab Budaya, Lomba Lari, Nobar Persib

Wali Kota Bandung : Kajian Dhuha, Ruang Ikhtiar Spiritual

Dua Wanita Wisatawan Korban Longsor di Curug Cileat Subang Ditemukan Tewas

Kampung Siaga Bencana dibentuk untuk membangun mental masyarakat.

Selain itu, untuk meningkatkan koordinasi agar selalu siap siaga dan kuat menghadapi berbagai ancaman bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi di daerahnya.

“Ini untuk kesiapsiagaan kita semua menghadapi perbencanaan, tanggap bencana. Karena BMKG juga sudah mengingatkan kita bahwa beberapa waktu kedepan iklim ini cukup ekstrim,” kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Kota Bandung, Senin 10 Oktober 2022.

Dikutip dari situs Pemkot Bandung, kerawanan bencana di Kota Bandung cukup tinggi.

Mengingat curah hujan yang mulai tinggi serta letak geografis Kota Bandung yang berada di cekungan.

Tak hanya itu, Kota Bandung juga  dikelilingi pegunungan serta berada di bawah patahan atau Sesar Lembang.

Maka dari itu, lanjutnya, Kota Bandung memiliki risiko cukup tinggi terjadinya bencana.

Seperti banjir, angin puting beliung, longsor, kebakaran hingga gempa bumi.

“Dengan adanya rakor ini, diharapkan kalau ada satu bencana di satu wilayah, semua itu sudah tau harus bawa apa, masing-masing sudah jelas tugas dan fungsinya dalam menanggapi bencana,” ujarnya.

“Kalau ada bencana banjir Dinsos apakah menyiapkan beras, makanan, misalkan PU melakukan pembersihan sedimentasenya, masing-masing sudah paham apa yang dilakukan di setiap bencana,” imbuhnya.

Secara bertahap, setiap kecamatan di Kota Bandung diharapkan dapat memiliki Kampung Tanggap Bencana.

SEGERA DIBENTUK

Ia menargetkan, pembentukan Kampung Siaga Bencana ini dilakukan secepatnya.

“Target lebih cepat lebih baik. Mudah-mudahan dari rakor ini ada sepemahaman dan niat yang sama, warga, pemkot, stakeholder, bisa bikin role model dulu. Bisa dibikin kecamatan di tingkat dulu karena SDMnya cukup banyak, potensi konsolidasi stakeholder kebencanaannya lebih siap,” ujarnya.

Ia berharap, cukup banyak titik titik kampung siaga bencana agar jika terjadi bencana di satu wilayah lebih cepat penanggulangannya.

“Tidak hanya dari pemkot tapi warga juga semakin paham bagaimana menanggulangi bencana terutama pasca bencananya,” katanya.

Ia mengatakan Pemkot Bandung telah menyiapkan anggaran bagi penanggulangan bencana di Kota Bandung.

“Tentunya kita siapkan anggaran, itu kan tersebar di setiap dinas. Yang pasti pemerintah ini tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri, butuh partisipasi masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengaku akan berperan aktif dalam penanggulangan bencana, terutama terkait pemenuhan sandang dan papan.

“Kami dinsos memiliki peran aktif terharap bencana di kewilayahan, kami siap sandang dan papan saat terjadi bencana di Kota Bandung,” ujarnya.

Ia mengatakan pemetaan terhadap potensi bencana di Kota Bandung sangat penting.

Untuk itu, pencanangan kampung siaga bencana harus segera diimplementasikan.

“Kedepan kami berharap akan terbentuk kampung siaga bencana kita akan buat pemetaan daerah yang sering terjadi bencana di Kota Bandung. Kalau kita memiliki data kita lebih siap menghadapi bencana,” katanya.

Ia mengungkapkan pihaknya saat ini tengah menginventarisir potensi bencana di setiap wilayah di Kota Bandung.

“Kalau Kampung Siaga Bencana akan dibentuk dibeberapa titik, kita menyebarkan format untuk diisi potensi bencana di setiap wilayah. Kita inventarisasi, lalu kita lakukan pemetaan.,” ungkapnya.

Di lain sisi, Sekretaris Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Iwan Rusmawan mengatakan, titik-titik banjir yang diwaspadai daerah Bandung timur.

Sedangkan titik-titik kebakaran ada di daerah padat penduduk, untuk lonsor ada di daerah Bandung Utara.

Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan personil untuk bersiaga apabila terjadi bencana.

“Fungsi kita koordinasi, tugas kita ketika ada bencana. Tiap hari kita siapkan 40 orang pemadam dan rescue di markas utama,” katanya.

Tags: kampung siaga bencana

Related Posts

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan terkait weekend di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Weekend di Kota Bandung: Kirab Budaya, Lomba Lari, Nobar Persib

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Weekend di Kota Bandung pada medio Mei akan meriah dengan sejumlah event. Menurut Wali Kota Bandung Muhammad...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Kajian Dhuha Masjid Agung Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung : Kajian Dhuha, Ruang Ikhtiar Spiritual

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap kegiatan Kajian Dhuha di Masjid Agung Alun-alun Bandung menjadi ruang ikhtiar...

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad wanita wisatawan korban longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang.(Foto:Istimewa).

Dua Wanita Wisatawan Korban Longsor di Curug Cileat Subang Ditemukan Tewas

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, SUBANG--Dua orang wanita wisatawan yang menjadi korban longsor di Curug Cileat, Kabupaten Subang, Jawa Barat, akhirnya ditemukan. Kedua korban...

Ilustrasi 'Palu' Majelis Hakim Pengadilan.(Foto:Istimewa).

Pembunuh dan Pemerkosa Anak di Majalengka Divonis Hukuman Mati

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, MAJALENGKA--Pengadilan Negeri Majalengka, Jawa Barat, menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Gin Gin Ginanjar, terdakwa pembunuh dan pemerkosa anak laki-laki...

Stasiun Whoosh. Tiket Whoosh terjual banyak saat libur panjang.(Foto: Istimewa)

Tiket Whoosh Terjual 70 Ribu Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Tiket Whoosh terjual lebih dari 70.000 tiket pada periode long weekend. Hal itu menunjukkan minat masyarakat untuk...

Presiden Prabowo Ziarahi Makam Marsinah di Nganjuk Jatim Sabtu 16 Mei 2026.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Ziarahi Makam Marsinah di Nganjuk

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto ziarahi Makam Ibu Marsinah usai meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.