• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 27 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabar Gembira! BRIN Ciptakan Alat Deteksi Alkohol & Zat Berbahaya pada Pangan Secara Real Time

Editor
Rabu, 15 Oktober 2025 - 03:28
Kabar Gembira! BRIN Ciptakan Alat Deteksi Alkohol & Zat Berbahaya pada Pangan Secara Real Time

(Foto: Humas BRIN)

SATUJABAR, JAKARTA – Sebuah kabar menggembirakan meluncur dari markas Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Lembaga itu berhasil mengembangkan alat deteksi alkohol dan zat aditif berbahaya pada bahan pangan secara cepat bernama Si-AZA (Sistem Deteksi Alkohol dan Zat Aditif).

RelatedPosts

3.000 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan, Operasi Pemadaman Terus Jalan

Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri

Senator Agita: Penanggulangan Bencana Perlu Didukung Regulasi Kuat dan Kesiapan Anggaran Daerah

Inovasi ini ditujukan untuk mendukung pengawasan keamanan pangan di Indonesia, terutama yang dilakukan oleh petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehatan di lapangan.

Inovasi ini merupakan kolaborasi antara Pusat Riset Elektronika, Pusat Riset Telekomunikasi, dan Pusat Riset Teknologi Tepat Guna BRIN.

Ketua peneliti, Novita Dwi Susanti, menjelaskan latar belakang pengembangan Si-AZA berangkat dari kebutuhan praktis di lapangan. Dalam kegiatan operasi pasar, selama ini, petugas BPOM atau Dinas Kesehatan harus membawa sampel makanan ke laboratorium untuk diuji. Proses itu memakan waktu dan hasilnya tidak bisa langsung diketahui di tempat.

“Dari situ kami berpikir, bagaimana kalau dibuat alat yang bisa langsung mendeteksi kadar alkohol dan zat aditif berbahaya secara real-time?” ujarnya, saat diwawancara Tim Humas BRIN, Selasa (14/10).

Si-AZA merupakan perangkat portabel yang dapat mendeteksi bahan berbahaya pada bahan pangan seperti kandungan alkohol, formalin, boraks, dan rodamin B secara real-time. Alat ini dilengkapi fitur internet of things (IoT) untuk mendukung pencatatan dan pemantauan hasil uji.

“Tantangan utama pengawasan pangan selama ini adalah keterbatasan waktu dan akses ke laboratorium. Dengan Si-AZA, deteksi dini bisa dilakukan langsung di tempat. Sehingga, tindakan bisa diambil lebih cepat bila ditemukan indikasi bahan berbahaya,” jelas Novita.

 

Akurasi Tembus 90 Persen

Si-AZA bekerja menggunakan kombinasi beberapa sensor, antara lain sensor HCHO untuk mendeteksi alkohol dan formalin, serta sensor warna RGB untuk boraks dan rodamin B. Data yang tertangkap sensor diolah oleh mikrokontroler, dianalisa, dan hasilnya langsung ditampilkan di layar sentuh serta dikirim ke IoT web server.

“Keunggulan utamanya adalah kecepatan dan portabilitas. Hasil bisa keluar dalam hitungan detik dan langsung tersimpan secara digital. Sangat cocok untuk skrining awal sebelum dilakukan uji laboratorium lanjutan,” terangnya.

Soal akurasi, Peneliti Pusat Riset Telekomunikasi BRIN ini menyebutkan Si-AZA telah dikalibrasi menggunakan metode standar laboratorium. Tingkat kesesuaian hasil Si-AZA dengan laboratorium BPOM mencapai lebih dari 90 persen.

Selain itu, alat ini dirancang agar mudah digunakan oleh petugas tanpa latar belakang teknis tinggi. “Tampilannya berbasis layar sentuh dengan ikon intuitif, jadi mudah dioperasikan. Ditambah lagi, alat ini punya baterai internal, jadi bisa dipakai langsung di lapangan tanpa sumber listrik 220  volt,” terangnya.

Salah satu nilai tambah Si-AZA adalah integrasi data. Hasil pengujian bisa langsung dikirim ke server web melalui koneksi Wi-Fi atau hotspot dan diakses oleh pihak berwenang secara real-time. “Kami mendesain sistem ini agar mendukung pengawasan pangan yang terintegrasi secara nasional,” ujar Novita.

Meski masih tahap prototipe fungsional, alat ini sudah mengantongi nomor pendaftaran paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. BRIN kini tengah menyiapkan proses komersialisasi dan standardisasi bersama mitra industri.

Novita menyampaikan adanya tantangan dalam pengembangan alat ini pun tidak sedikit. Salah satunya menjaga kestabilan sensor dalam berbagai kondisi lingkungan. “Namun, berkat kolaborasi lintas bidang di tim, hambatan-hambatan itu bisa diatasi,” ungkapnya.

Topang Program MBG

BRIN membuka peluang kerja sama dengan industri alat kesehatan, lembaga pengawas pangan, maupun pemerintah daerah untuk mendukung pemanfaatan luas Si-AZA di seluruh Indonesia. Ke depannya, BRIN berencana mengembangkan Si-AZA sebagai alat sensor multimoda yang dapat digunakan tidak hanya untuk mendeteksi zat aditif berbahaya pada bahan pangan, tapi juga gas-gas berbahaya penyebab keracunan makanan, terutama untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami sedang menyiapkan versi yang bisa mendeteksi gas, yang dihasilkan oleh bakteri pada makanan, seperti VOC, NH₃, H₂S, dan CO₂. Dengan begitu, Si-AZA bisa menjadi alat analisis awal untuk menentukan apakah makanan layak dikonsumsi atau tidak,” jelasnya.

Dengan inovasi berkelanjutan, BRIN berharap Si-AZA menjadi solusi nyata meningkatkan keamanan pangan di Indonesia. “Masyarakat bisa merasa lebih aman. Sementara, petugas punya alat bantu modern yang praktis untuk melindungi konsumen dari bahaya zat aditif dan kontaminan berbahaya,” pungkas Novita.

Tags: Alat Deteksi AlkoholBRIN

Related Posts

Foto : Penanganan karhutla yang melanda kawasan Hutan Resort SPTN Wilayah I Kuningan, Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (25/10). (BPBD Kabupaten Kuningan)

3.000 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan, Operasi Pemadaman Terus Jalan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA — Pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah masih terus dilakukan petugas gabungan. Lebih dari...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah di dalam negeri agar crude impor bisa langsung masuk ke...

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti (depan kanan). (Foto: Istimewa)

Senator Agita: Penanggulangan Bencana Perlu Didukung Regulasi Kuat dan Kesiapan Anggaran Daerah

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) sekaligus Wakil Ketua...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia melalui tiga langkah kebijakan strategis, yaitu...

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Humas Kemenhaj)

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Tidak Gunakan Maskapai Transit Singapura dan Malaysia, Ini Alasannya

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah umrah Indonesia untuk mengutamakan penerbangan langsung (direct flight)...

Ketepatan waktu Whoosh capai 99,4%.(Foto: KCIC)

Whoosh Tawarkan Diskon Hingga 75 Persen Saat Liburan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - KCIC kembali menghadirkan promo tiket Kereta Cepat Whoosh berupa diskon hingga 75 persen dan cashback maksimal Rp150.000. Promo...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.