• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jelang Lebaran 2026, Menperin: Saatnya Industri TPT dan Alas Kaki Nasional ‘Marema’

Editor
Selasa, 10 Maret 2026 - 10:18
sepatu kulit ceker ayam

Sepatu kulit ceker ayam Hirka Official (bandung.go.id)

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk menyiapkan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) serta industri alas kaki nasional agar mampu memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa industri TPT dan alas kaki nasional menunjukkan kinerja yang stabil serta memiliki kapasitas produksi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang secara historis meningkat pada periode Ramadhan dan Idul Fitri.

RelatedPosts

Senator Agita: Kepastian Status PPPK Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Kunci Menjaga Layanan Publik

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

“Setiap tahun, momentum Ramadhan dan Idul Fitri selalu diikuti dengan peningkatan konsumsi masyarakat terhadap produk tekstil dan alas kaki. Berdasarkan koordinasi kami dengan pelaku usaha dan asosiasi industri, kapasitas produksi nasional saat ini berada dalam kondisi optimal dan siap memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/3).

Industri TPT dan alas kaki merupakan salah satu sektor manufaktur prioritas yang bersifat padat karya dan memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Pada tahun 2025, industri TPT mencatatkan pertumbuhan PDB sebesar 3,55 persen (C-to-C) dengan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 0,97 persen.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Rizky Aditya Wijaya menjelaskan bahwa sektor Industri TPT terus menjalankan fungsi sosial-ekonominya sebagai sektor padat karya dengan melakukan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar. Pada Agustus 2025, jumlah tenaga kerja di sektor ini mencapai sekitar 3,96 juta orang, meningkat dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 3,76 juta orang. Ini menunjukkan bahwa industri TPT masih menjadi salah satu tulang punggung penyerapan tenaga kerja manufaktur.

Kemenperin terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan kesiapan industri dalam menghadapi lonjakan permintaan, antara lain melalui monitoring kapasitas produksi, penguatan pasokan bahan baku, serta koordinasi distribusi dan logistik. Pemantauan terhadap utilisasi kapasitas industri tekstil, pakaian jadi, dan alas kaki juga dilakukan secara berkala.

Selain itu, koordinasi dengan produsen bahan baku seperti serat, benang, kain, serta bahan baku alas kaki juga diperkuat agar pasokan tetap lancar dan harga tetap stabil. Lebih lanjut, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap praktik impor pakaian bekas (thrifting) ilegal yang dinilai merugikan industri dalam negeri, khususnya pelaku industri kecil dan menengah.

“Kami terus memperkuat pengawasan terhadap peredaran pakaian bekas impor ilegal. Langkah ini penting untuk menjaga keberlangsungan industri tekstil nasional serta memberikan ruang yang lebih besar bagi produk dalam negeri untuk berkembang di pasar domestik,” tegas Rizky.

Berdasarkan laporan dari pelaku industri yang tergabung dalam Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), produksi pada beberapa segmen produk mengalami peningkatan sejak awal tahun 2026, terutama pada produk busana muslim, kain sarung, pakaian anak, sepatu kasual, dan sandal yang menjadi kebutuhan utama masyarakat menjelang Idul Fitri. Momentum Ramadhan dan Idul Fitri juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja tambahan guna memenuhi peningkatan pesanan produksi.

Kemenperin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat daya saing industri nasional melalui peningkatan produktivitas, transformasi teknologi, penerapan industri 4.0, serta penguatan pasar domestik. Pemerintah juga mendorong pelaku industri untuk memanfaatkan platform digital guna memperluas pemasaran dan memperkuat branding produk dalam negeri.

Rizky menyampaikan optimisme bahwa industri TPT dan alas kaki nasional mampu memanfaatkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri ini secara maksimal. Momentum ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat kinerja industri dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, Kemenperin mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan menggunakan produk dalam negeri sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat industri nasional dan menciptakan kemandirian ekonomi bangsa.

Tags: lebaran 2026

Related Posts

Anggota DPD Dapil Jabar Agita Nurfianti (paling kiri) di acara Inventarisasi Materi Pengawasan terkait Pemberhentian PPPK Bidang Pendidikan dan Kesehatan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (23/7), di Bandung, dalam rangka Reses Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026.

Senator Agita: Kepastian Status PPPK Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Kunci Menjaga Layanan Publik

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti...

Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat, dan saat ini operasi pencarian difokuskan untuk menemukan satu awak kapal yang masih dalam pencarian.(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi Selamat

Editor
26 Juli 2026

12 Penumpang kapal yang merupakan warga asing berhasil diselamatkan Tim SAR Gabungan. Tim kini fokus untuk menemukan satu awak kapal...

Buruan SAE Kota Bandung. Pertanian, Organik

Buruan SAE Kota Bandung, Diplomasi Pangan Global

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Buruan SAE Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Atas undangan resmi World Food...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menghadiri musyawarah pemilihan Ketua IKA Unpad kepengurusan Kota Bandung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Sabtu 25 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan Ajak IKA Unpad Perkuat Kontribusi bagi Kota Bandung

Editor
26 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pengurus Kota Bandung untuk terus...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

3 Anggota Polda Jabar Disanksi Buntut Intimidasi Satpam di Bundaran HI

Editor
25 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengakui, tiga pria yang diduga melakukan intimidasi terhadap satpam proyek MRT di kawasan Bundaran Hotel Indonesia...

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.(Foto: Humas Kemenpar)

KEK Samota Didorong Jadi Destinasi Wisata Bahari Berkelas Dunia

Editor
25 Juli 2026

KEK Samota berada di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan. SATUJABAR,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat